DPRD Pati Apresiasi Pengadaan Dua Alat Berat untuk Penanganan Sungai
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 17 menit yang lalu
- visibility 102.511

Foto ilustrasi alat berat excavator
PATI – Pemerintah Kabupaten Pati kini memiliki tambahan dua unit alat berat yang dapat digunakan untuk mendukung penanganan sedimentasi di berbagai sungai. Pengadaan tersebut dinilai dapat mempercepat pekerjaan pengerukan sekaligus menjadi bagian dari langkah mitigasi potensi banjir.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai keberadaan alat berat milik pemerintah daerah memberikan dukungan penting terhadap pekerjaan teknis di lapangan. Terlebih, sejumlah sungai di Pati membutuhkan penanganan akibat penumpukan material sedimentasi.
“Kehadiran alat berat ini menjawab kebutuhan di lapangan. Insyaallah barangnya bagus. Dan alhamdulillah kita sudah cek langsung,” kata Joni.
Menurut Joni, sedimentasi yang terjadi di sejumlah sungai dapat menyebabkan pendangkalan. Jika tidak ditangani, kondisi tersebut berpotensi mengurangi daya tampung sungai ketika debit air meningkat akibat hujan deras.
Karena itu, dua unit alat berat yang telah tersedia diharapkan dapat digunakan untuk mempercepat pengerukan pada titik-titik sungai yang membutuhkan penanganan.
“Dengan adanya dua alat berat ini, pengerukan sungai nantinya bisa lebih cepat dan optimal. Harapannya risiko banjir bisa kita kurangi,” ujarnya.
Politikus Partai Demokrat itu menyebut kepemilikan alat berat sendiri juga memberikan keleluasaan kepada DPUTR dalam melakukan pekerjaan di lapangan. Pemerintah daerah tidak harus selalu bergantung pada jasa penyewaan alat dari pihak ketiga ketika terdapat sungai yang membutuhkan pengerukan.
Joni berharap pemanfaatan kedua alat tersebut dilakukan secara maksimal dan disertai perawatan yang baik. Dengan demikian, alat berat dapat digunakan dalam jangka panjang untuk mendukung berbagai kebutuhan penanganan infrastruktur dan sungai di Kabupaten Pati.
Normalisasi sungai menjadi salah satu upaya untuk menjaga kapasitas tampung serta memperlancar aliran air. Langkah tersebut sekaligus penting dalam mengantisipasi potensi luapan sungai yang dapat memicu banjir di sejumlah wilayah.
“Ini investasi jangka panjang untuk mitigasi bencana banjir khususnya akibat luapan sungai. Kalau alatnya dirawat dengan baik, maka manfaatnya bisa dirasakan masyarakat bertahun-tahun,” pungkasnya.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

