Breaking News
light_mode

DPRD Pati : Apresiasi Bulog Pati, Kenaikan HPP Gabah Berdampak Positif Bagi Petani

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
  • visibility 910

PATI – Kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram dinilai menjadi angin segar bagi para petani. Karena dapat mengangkat kesejahteraan petani.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Pati sekaligus Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Pati, Sudi Rustanto.

Pria yang duduk di Komisi B DPRD Pati itu mengapresiasi kenaikan harga gabah yang menguntungkan bagi petani.

“Kami menilai Bulog Pati cukup baik dan sukses membantu petani, terutama dalam realisasi pengadaan beras sesuai perintah presiden dalam penentuan HPP. Kami mengapresiasi itu,” papar Sudi Rustanto.

Diberitakan sebelumnya Pemerintah Presiden Prabowo menerapkan kebijakan kenaikan HPP menjadi Rp6.500 per kilogram. Kebijakan ini banyak mendapat sambutan positif dari para petani karena dinilai dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Tanto itu mengaku kebijakan kenaikan HPP dari Rp6.300 menjadi Rp6.500 per kilogram sangat membantu penyerapan gabah petani oleh pemerintah. Ia menyebutkan bahwa pasca kenaikan HPP, para petani menjadi lebih semangat untuk menjual gabahnya.

“Ini juga kabar yang baik. Tingginya serapan ikut berdampak pada pengadaan beras yang selalu baru dan tidak ada penumpukan,” imbuh Tanto.

Tanto juga menuturkan bahwa kondisi ini berdampak positif terhadap kestabilan harga beras. Saat ini harga beras di pasaran berada di kisaran Rp12 ribu per kilogram.

Kepada petani di Kabupaten Pati, Tanto mengimbau agar tetap menjaga kualitas hasil panen mereka.

“Untuk menjaga kualitas ini petani harus memanen gabahnya di waktu yang tepat. Dengan panen tepat waktu tentu akan berpengaruh besar pada kualitas dan kuantitas hasilnya juga,” pungkas politisi dari PDIP ini. (adv)

EDITOR : ARIF

  • Penulis: Abdul Adhim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilih Pekerjaan yang Menyenangkan

    Pilih Pekerjaan yang Menyenangkan

    • calendar_month Sab, 13 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Shinta Yunita Shinta Yunita Bagi Shinta Yunita, bekerja bukan saja tentang mencari uang, akan tetapi bekerja menurutnya adalah cara menyalurkan hobi. Untuk itu, perempuan yang duduk di kelas XII SMAN 2 Pati ini memilih masuk menjadi pramugari.  ”Sebab dari dulu saya hobi traveling. Dengan menjadi pramugari, tentu kegemaran saya itu dapat tersalurkan. Jalan-jalan setiap waktu […]

  • Polresta Pati Pastikan Perayaan Paskah 2025 Berjalan Aman dan Damai

    Polresta Pati Pastikan Perayaan Paskah 2025 Berjalan Aman dan Damai

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan Paskah 2025 tetap kondusif. Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, melalui Kabag Ops Kompol Hendrie Suryo Liquisasono, memimpin monitoring pengamanan di sejumlah gereja pada Minggu (20/4/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang beribadah. Kompol Hendrie Suryo Liquisasono […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Realisasikan Program Perbaikan Jalan

    DPRD Pati Minta Pemkab Realisasikan Program Perbaikan Jalan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PATI – Masalah kerusakan jalan masih menjadi keluhan utama masyarakat Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Pati yang baru saja digelar. Aspirasi warga yang dominan adalah perbaikan infrastruktur jalan, terutama di daerah pedesaan. Jalan yang rusak parah dinilai menghambat mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi maupun aktivitas sehari-hari. Anggota DPRD […]

  • DPRD Pati Pantau Penerimaan Murid Baru, Pastikan Tak Ada Penyimpangan

    DPRD Pati Pantau Penerimaan Murid Baru, Pastikan Tak Ada Penyimpangan

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 424
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus memantau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan telah melakukan pemantauan di beberapa kecamatan melalui tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses SPMB. “Kami sudah pantau di […]

  • DPRD Pati Desak Pemerintah Daerah Berikan Bantuan Nyata bagi Petani Tambak Terdampak Banjir Rob

    DPRD Pati Desak Pemerintah Daerah Berikan Bantuan Nyata bagi Petani Tambak Terdampak Banjir Rob

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.011
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera merencanakan langkah nyata guna meringankan beban petani tambak yang terkena dampak banjir rob di kawasan pesisir daerah ini. Menurut politisi dari Fraksi PKB itu, kerugian yang diderita para pembudidaya tambak tidak kalah besar jika dibandingkan dengan kerugian petani padi […]

  • Angka Perkawinan Anak Masih Tinggi, DPRD Pati Minta Pemkab Berikan Pendampingan Secara Serius

    Angka Perkawinan Anak Masih Tinggi, DPRD Pati Minta Pemkab Berikan Pendampingan Secara Serius

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.534
    • 0Komentar

    PATI – Masih tingginya angka kasus perkawinan anak di Kabupaten Pati menjadi perhatian utama bagi DPRD. Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 278 kasus, sedangkan pada periode Januari hingga April 2026 sudah tercatat 78 kasus baru. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Hardi, meminta pemerintah daerah menangani permasalahan ini dengan pendekatan yang sungguh-sungguh dan terarah. “Harus ada […]

expand_less