Breaking News
light_mode

DPRD Pati : Apresiasi Bulog Pati, Kenaikan HPP Gabah Berdampak Positif Bagi Petani

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
  • visibility 926

PATI – Kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram dinilai menjadi angin segar bagi para petani. Karena dapat mengangkat kesejahteraan petani.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Pati sekaligus Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Pati, Sudi Rustanto.

Pria yang duduk di Komisi B DPRD Pati itu mengapresiasi kenaikan harga gabah yang menguntungkan bagi petani.

“Kami menilai Bulog Pati cukup baik dan sukses membantu petani, terutama dalam realisasi pengadaan beras sesuai perintah presiden dalam penentuan HPP. Kami mengapresiasi itu,” papar Sudi Rustanto.

Diberitakan sebelumnya Pemerintah Presiden Prabowo menerapkan kebijakan kenaikan HPP menjadi Rp6.500 per kilogram. Kebijakan ini banyak mendapat sambutan positif dari para petani karena dinilai dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Tanto itu mengaku kebijakan kenaikan HPP dari Rp6.300 menjadi Rp6.500 per kilogram sangat membantu penyerapan gabah petani oleh pemerintah. Ia menyebutkan bahwa pasca kenaikan HPP, para petani menjadi lebih semangat untuk menjual gabahnya.

“Ini juga kabar yang baik. Tingginya serapan ikut berdampak pada pengadaan beras yang selalu baru dan tidak ada penumpukan,” imbuh Tanto.

Tanto juga menuturkan bahwa kondisi ini berdampak positif terhadap kestabilan harga beras. Saat ini harga beras di pasaran berada di kisaran Rp12 ribu per kilogram.

Kepada petani di Kabupaten Pati, Tanto mengimbau agar tetap menjaga kualitas hasil panen mereka.

“Untuk menjaga kualitas ini petani harus memanen gabahnya di waktu yang tepat. Dengan panen tepat waktu tentu akan berpengaruh besar pada kualitas dan kuantitas hasilnya juga,” pungkas politisi dari PDIP ini. (adv)

EDITOR : ARIF

  • Penulis: Abdul Adhim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati : Reboisasi Lahan Tanam Pohon Buah

    DPRD Pati : Reboisasi Lahan Tanam Pohon Buah

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 313
    • 0Komentar

    PATI – Penanaman bibit pohon buah di wilayah Pegunungan Kendeng dinilai sebagai solusi tepat untuk mengatasi masalah banjir yang kerap melanda Pati selatan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Pimpinan Sementara DPRD Pati, Hardi. “Bibit pohon buah dapat memberikan manfaat ganda. Selain menghasilkan buah yang dapat dinikmati masyarakat, penanamannya juga berfungsi sebagai upaya reboisasi yang efektif […]

  • Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    Prosa Jurnalisme Efektif Mengenalkan Kisah-kisah Budaya dan Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    KUDUS– Jurnalisme mampu jadi alat untuk mengisahkan peristiwa keseharian bernafas budaya dan sosial menjadi isu penting. Cerita di sekeliling Kota Kudus yang mudah dijumpai ini digubah para penulis buku Yang Asing di Kampung Sendiri (2018) dengan teknik prosa berpedoman fakta. Salah satu penulis buku antologi, Zakki Amali mengatakan, teknik narasi memang sedang digemari akhir-akhir ini […]

  • Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    Dianggap Tak Mampu Bekerjasama, DA Dipecat Jadi Asisten Pelatih Persipa

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo Tentu banyak yang bertanya-tanya. Apa yang melatarbelakangi manajemen Persipa memecat asisten pelatihnya Dwi Ariyanto. Apakah ada faktor like and dislike di manajemen. Atau memang murni faktor kualitas personal yang buruk? Pelatih kepala Persipa, Gatot Barnowo buka-bukaan tentang alasan dipecatknya Dwi Ariyanto sebagai asistennya sejak beberapa bulan terakhir ini. ”Untuk posisi […]

  • Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungannya terhadap program-program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, salahsatunya yaitu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Dukungan ini disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, dalam sebuah pernyataan resmi. “DPRD mendukung program pemerintah pusat, jadi dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan […]

  • Ansor Pati Kirim Mainan dan Jajanan untuk Anak-Anak Korban Banjir

    Ansor Pati Kirim Mainan dan Jajanan untuk Anak-Anak Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Anak-anak korban banjir dapat jajan dan mainan  PATI – Pimpinan Cabang GP Ansor Pati memberikan pemulihan trauma atau trauma healing bagi anak-anak korban banjir. Kegiatan tersebut digelar di Desa Kedungpancing Kecamatan Juwana Ahad (14/2/2021). Menggandeng Komunitas Pecinta Kucing (Kotaku) Pati mereka berkolaborasi memberikan kegiatan permainan dan mendongeng. Tak hanya itu, mereka membagikan tak kurang dari […]

  • Unjuk Rasa di Alun-alun Tayu: Massa Tuntut Kapolresta Segera Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Koordinator AMPB

    Unjuk Rasa di Alun-alun Tayu: Massa Tuntut Kapolresta Segera Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Koordinator AMPB

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PATI – Gelombang demonstrasi kembali mengguncang Kabupaten Pati pada hari Senin (6/10/2025), dipicu oleh serangkaian insiden yang menimpa seorang koordinator aliansi masyarakat setempat. Aksi unjuk rasa yang diinisiasi oleh Koalisi Masyarakat Pati Anti Premanisme (Kompres) ini berlangsung di Alun-Alun Kecamatan Tayu. Pemicu utama demonstrasi ini adalah dua peristiwa nahas yang dialami oleh Teguh Istiyanto, koordinator […]

expand_less