Breaking News
light_mode

Degradasi Mengintai, Persipa Pati Pegang Harapan Tipis di Laga Krusial Lawan Persikas Subang

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
  • visibility 779

OLAHRAGA – Persipa Pati akan menghadapi laga krusial melawan Persikas Subang dalam babak Playoff Degradasi Liga 2 di Stadion Joyokusumo, Jumat (21/2/2025) sore.

Tim berjuluk Laskar Saridin ini berada di ambang degradasi ke Liga 3 dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa bertahan di Liga 2 musim depan.

Caretaker Pelatih Persipa Pati, Sasi Kirono, menyatakan tekad timnya untuk bermain maksimal.

“Peluang kita sangat tipis walaupun masih ada, hari ini kita persiapkan. Insyaallah Mudah-mudahan apapun hasilnya kita akan fight,” ujarnya.

Ia menambahkan strategi build-up dari belakang akan diterapkan untuk menghindari umpan panjang.

“Kita besok bermain secara build-up dari belakang untuk tidak main long pass. Kita siapkan disitu,” tegasnya.

Senada dengan pelatih, pemain Persipa Pati, Aziz, juga optimistis.

“Insyaallah buat pertandingan besok, teman-teman siap mendapatkan tiga poin,” ucapnya.

Namun, laga ini akan dijalani tanpa dukungan suporter. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi larangan menghadirkan penonton selama dua laga kandang kepada Persipa Pati akibat kerusuhan suporter setelah pertandingan melawan Persipura Jayapura pada 13 Februari 2025 lalu. Kerusuhan tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas stadion.

Nasib Persipa Pati tak hanya bergantung pada hasil pertandingan melawan Persikas Subang. Mereka juga berharap Rans Nusantara dapat mengalahkan Persipura di Stadion Mandala Jayapura pada hari yang sama. Jika Rans Nusantara menang, Persipa Pati akan naik ke peringkat tiga dan berpeluang menjalani playoff lanjutan melawan klub posisi ketiga grup J.

Saat ini, Persipa Pati berada di posisi ke-4 klasemen sementara grup K dengan koleksi 6 poin dari 6 pertandingan (1 menang, 3 seri, 2 kalah). Dua kekalahan beruntun diderita dari Persipura Jayapura (1-2) dan Persipal Palu (0-2). Pertandingan melawan Persikas Subang di Stadion Joyo Kusumo menjadi penentu nasib Laskar Saridin di Liga 2. Kekalahan atau hasil imbang akan memaksa mereka turun kasta.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah untuk Kesejahteraan Rakyat

    DPRD Pati Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah untuk Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati berkomitmen mendorong optimalisasi pengelolaan sumber daya dan penerimaan daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Ketua Fraksi, Yeti Kristianti, menekankan pentingnya hal ini dalam memastikan program prioritas benar-benar bermanfaat bagi rakyat. “Pendapatan daerah harus dimaksimalkan penggunaannya untuk program-program vital yang mendukung kesejahteraan masyarakat. Ini sejalan dengan manifesto perjuangan Partai Gerindra,” […]

  • Congkel Jendela, Maling Gasak Uang Dan Perhiasan

    Congkel Jendela, Maling Gasak Uang Dan Perhiasan

    • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    PATI – Kasus pencurian marak terjadi dalam sepekan ini. Yasman, 57 warga Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong kali menjadi korban. Uang dan perhiasan yang disimpannya senilai Rp 25 juta ludes dibawa kabur maling Jumat (7/10/2018) lalu. Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalaui Kapolsek Gembong AKP Giyanto mengungkapkan, kejadian pencurian ini terjadi pagi hari. Namun korban baru […]

  • Gangster Bersenjata Tajam Bacok Tiga Pelajar di Pati

    Gangster Bersenjata Tajam Bacok Tiga Pelajar di Pati

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 261
    • 0Komentar

    PATI – Aksi brutal sekelompok gangster bersenjata tajam kembali meresahkan warga Pati. Kejadian terbaru terjadi pada Sabtu dini hari (11/1/2025) sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Pati-Juwana, dekat POM Bensin Cangkring. Tiga pelajar asal Dukuh Sempu, Desa Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, menjadi korban penganiayaan. Ketiga korban, yang masih berstatus pelajar, mengalami luka bacok di punggung. […]

  • Komisi D Nilai Potensi Wisata Besar, tapi Kontribusi PAD Belum Maksimal

    Komisi D Nilai Potensi Wisata Besar, tapi Kontribusi PAD Belum Maksimal

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.579
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Adhi Pamungkas, menyoroti masih rendahnya kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, potensi wisata di daerah ini sebenarnya sangat besar, namun belum mampu digarap secara maksimal hingga menghasilkan pendapatan yang optimal. Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menilai, salah satu kendala utama dalam pengembangan pariwisata […]

  • Benih Damai Suporter Muria Raya Pasca Tragedi Kanjuruhan

    Benih Damai Suporter Muria Raya Pasca Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Suporter Persijap Persipa dan Persiku Kudus berkumpul. Suporter Persijap Jepara, Persiku Kudus, dan Persipa Pati sepakat berdamai. Suporter di tiga kabupaten yang masuk kawasan Muria ini mengambil pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan. Sepak bola untuk kemanusiaan digaungkan. Karena itu tidak ada lagi alasan untuk bertikai.  KUDUS – Puluhan suporter se-Muria Raya berkumpul di gedung olahraga kompleks […]

  • Senangnya Petani Yogyakarta Belajar Kopyor di Dukuhseti Pati

    Senangnya Petani Yogyakarta Belajar Kopyor di Dukuhseti Pati

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Para petani dari Yogyakarta belajar budidaya kelapa kopyor di Ngagel, Dukuhseti, Pati Para peserta tampak antusias ketika masuk ke kebun kelapa yang tingginya sekitar tiga meteran itu. Daunnya melambai-lambai diterpa angin. Buahnya lebat sekali. Itulah agrowisata kelapa kopyor di Omah Kopyor Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati PATI – Puluhan petani asal Dukuh Naungan, Desa Selopamioro […]

expand_less