Breaking News
light_mode

Degradasi Mengintai, Persipa Pati Pegang Harapan Tipis di Laga Krusial Lawan Persikas Subang

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
  • visibility 887

OLAHRAGA – Persipa Pati akan menghadapi laga krusial melawan Persikas Subang dalam babak Playoff Degradasi Liga 2 di Stadion Joyokusumo, Jumat (21/2/2025) sore.

Tim berjuluk Laskar Saridin ini berada di ambang degradasi ke Liga 3 dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa bertahan di Liga 2 musim depan.

Caretaker Pelatih Persipa Pati, Sasi Kirono, menyatakan tekad timnya untuk bermain maksimal.

“Peluang kita sangat tipis walaupun masih ada, hari ini kita persiapkan. Insyaallah Mudah-mudahan apapun hasilnya kita akan fight,” ujarnya.

Ia menambahkan strategi build-up dari belakang akan diterapkan untuk menghindari umpan panjang.

“Kita besok bermain secara build-up dari belakang untuk tidak main long pass. Kita siapkan disitu,” tegasnya.

Senada dengan pelatih, pemain Persipa Pati, Aziz, juga optimistis.

“Insyaallah buat pertandingan besok, teman-teman siap mendapatkan tiga poin,” ucapnya.

Namun, laga ini akan dijalani tanpa dukungan suporter. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi larangan menghadirkan penonton selama dua laga kandang kepada Persipa Pati akibat kerusuhan suporter setelah pertandingan melawan Persipura Jayapura pada 13 Februari 2025 lalu. Kerusuhan tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas stadion.

Nasib Persipa Pati tak hanya bergantung pada hasil pertandingan melawan Persikas Subang. Mereka juga berharap Rans Nusantara dapat mengalahkan Persipura di Stadion Mandala Jayapura pada hari yang sama. Jika Rans Nusantara menang, Persipa Pati akan naik ke peringkat tiga dan berpeluang menjalani playoff lanjutan melawan klub posisi ketiga grup J.

Saat ini, Persipa Pati berada di posisi ke-4 klasemen sementara grup K dengan koleksi 6 poin dari 6 pertandingan (1 menang, 3 seri, 2 kalah). Dua kekalahan beruntun diderita dari Persipura Jayapura (1-2) dan Persipal Palu (0-2). Pertandingan melawan Persikas Subang di Stadion Joyo Kusumo menjadi penentu nasib Laskar Saridin di Liga 2. Kekalahan atau hasil imbang akan memaksa mereka turun kasta.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembali Berulah, Geng Remaja di Pati Gelut: Satu Orang Tewas Masih Berstatus Pelajar SMA

    Kembali Berulah, Geng Remaja di Pati Gelut: Satu Orang Tewas Masih Berstatus Pelajar SMA

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 354
    • 0Komentar

    PATI – Tujuh remaja di Kabupaten Pati ditahan polisi setelah terlibat dalam pertarungan berbahaya di Jalan Gambiran, Kecamatan Margorejo menuju Desa Puri, Kecamatan Pati Kota, pada Minggu (28/7/2024). Mereka menghadapi ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin, ketujuh remaja tersebut terdiri dari dua orang dewasa dan lima […]

  • Komunitas Sepeda Tua Pati Dikukuhkan, Siap Ramaikan Hari-hari Bersejarah

    Komunitas Sepeda Tua Pati Dikukuhkan, Siap Ramaikan Hari-hari Bersejarah

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Para peserta ngontel bareng pengukuhan Kosti Pati PATI – Minggu lalu (17/2/2019), pagi-pagi benar jalanan Kota Pati ramai. Jalanan dipenuhi orang-orang bersepeda santai. Mayoritas memakai sepeda tua. Kita mengenalnya sebagai sepeda ontel. Ada seribu lebih sepeda-sepeda ontel itu memenuhi jalanan Kota Pati.  Ribuan sepeda itu memeriahkan pengukuhan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Pati. Ribuan peserta […]

  • Resah Karena Ulah Anak Punk, Polsek Juwana Giatkan Razia

    Resah Karena Ulah Anak Punk, Polsek Juwana Giatkan Razia

    • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Anak-anak punk didata oleh Polsek Juwana untuk mendapatkan pembinaan PATI – Polsek Juwana melakukan razia dan mengamankan sebanyak 16 anak punk yang mangkal di Jalan Camong Lokasi Gedung Persoda Juwana, Desa Kauman Kamis (1/10/2018). Anak punk yang masih anak baru gede (ABG) tersebut disinyalir membuat aktivitas masyarakat Juwana menjadi kurang nyaman. Kapolsek Juwana AKP Eko […]

  • Belajar dari yang Terbaik: MBBS MA Salafiyah Kajen Studi Banding di UPN “Veteran” Yogyakarta

    Belajar dari yang Terbaik: MBBS MA Salafiyah Kajen Studi Banding di UPN “Veteran” Yogyakarta

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 485
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Demi meningkatkan kualitas dan prestasi, Marching Band Bahana Swara (MBBS) dari Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen melakukan kunjungan studi banding ke Marching Band Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta pada Kamis (13/2/2025). Kunjungan ini memberikan kesempatan berharga bagi anggota MBBS untuk belajar dari pengalaman dan keahlian tim marching band yang berpengalaman. Ketua Marching […]

  • Pemilu 2019 Pati Butuh 4.369 Pengawas TPS

    Pemilu 2019 Pati Butuh 4.369 Pengawas TPS

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI – Kebutuhan pengawas TPS di Kabupaten Pati mencapai 4369. Bawaslu membuka pendaftaran pengawas TPS sampai tanggal 10 Februari di sekretariat panwascam masing-masing kecamatan atau pengawas desa. Kordinator Devisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bawaslu Kabupaten Pati, Karto menyebut, pembentukan pengawas TPS ini sejalan dan merupakan amanat dari UU Nomor 7 Tahun 2017. Perekrutan pengawas […]

  • Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    Anggota DPRD Pati Joni Kurnianto : Pengisian Perangkat Desa Seharusnya Setelah Pilkada

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, menilai seharusnya proses seleksi perangkat desa dilakukan setelah Pilkada 2024. Hal ini disampaikan Joni saat menanggapi isu pengisian perangkat desa yang tengah hangat dibicarakan. “(Sebelumnya) Kita sampaikan itu paling tidak akan dilakukan setelah Pilkada gitu. Tapi nggak tahu itu ya sudahlah, hak wewenangnya ada di […]

expand_less