Breaking News
light_mode

Dapat Kucuran 30 Miliar Terminal Jepara Bakal Dibangun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
  • visibility 832
Terminal Jepara bakal naik menjadi tipe A dan dikelola oleh Kementerian perhubungan.

JEPARA – Terminal bus Jepara direncanakan segera dibangun dengan kucuran dana segar Rp 30 miliar dari APBN 2023. Terminal Jepara rencananya bakal dialihkan statusnya dari terminal Tipe C ke Tipe A tahun 2023

 

Karena itu pangkalan bus angkutan umum yang berada di Jalan Letjen Haryono, Kelurahan Jobokuto Kecamatan Jepara ini, asetnya bakal diserahkan ke Kementerian Perhubungan. 

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara Trisno Santoso.

“Melihat dari Detail Engineering Design (DED) Kemenhub, direncanakan pembangunan terminal Jepara menghabiskan anggaran Rp30 miliar,” ujar Trisno Santoso.

 

Saat ini yang perlu dikerjakan adalah menyelesaikan proses penyerahan aset dari daerah ke pusat. Berupa penandatanganan berkas berita acara alih aset Pemkab Jepara ke pemerintah pusat. Sehingga, bila itu beres, harapannya sudah mulai bisa dibangun terminalnya.

 

“Mari kita berdoa besama, agar proses segera berjalan dan terminal Jepara segera dibangun. Kami masih menunggu dari Kemenhub,” kata Trisno.

 

Sambil menunggu proses penyerahan aset termininal ke Kemenhub, Pemkab Jepara berencana akan memperbaiki jalan dalam terminal yang rusak terlebih dulu. Meskipun, nanti kalau dikelola Kemenhub akan dibongkar secara total.

 

“Sambil menunhgu kita akan rencanakan perbaiki jalan dalam terminal yang rusak. Untuk memberi kenyamanan kepada angkutan umum,” kata Trisno.

 

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Nur Sahid menambahkan, proses DED sudah selesai di tingkat Kementerian. Tinggal menunggu proses serah terima saja.

 

“Pada 31 Agustus 2022, Pemkab sudah mengirimkan surat percepatan penyerahan aset,” katanya.

 

Rencananya Terminal Jepara akan ditingkatkan pula menjadi bangunan dua lantai. Potensi pelayanan terminal di Jepara menurutnya cukup memenuhi standar regulasi. Di mana ada sekitar 150 kendaraan antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP) di Jepara.

 

Hingga saat ini, terdapat lima terminal yang ada di Jepara/ Semuanya masih tipe C, yakni di Welahan, Pecangaan, Jepara, Bangsri, dan Kelet. Selain Jepara kota, empat terminal lainnya juga bisa ada peningkatan dari yang semula sebagai terminal tipe C menjadi terminal tipe B. (mif)

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati Bertekad Bangkit Usai Kalah di Laga Perdana Kontra Bhayangkara FC

    Persipa Pati Bertekad Bangkit Usai Kalah di Laga Perdana Kontra Bhayangkara FC

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 331
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati harus menelan pil pahit di laga perdana Pegadaian Liga 2 musim 2024/25. Tim yang berjuluk ‘Laskar Saridin’ itu dikalahkan Bhayangkara Presisi Indonesia FC dengan skor tipis 1-0 yang dicetak Ilija Spasojevic di Stadion Tri Sanja, Tegal, Minggu (8/9/2024) malam. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Persipa Pati untuk pertandingan perdananya di Liga […]

  • Tim Persijap Jepara.

    Peluang Persijap Jepara Bertahan di Liga 2 Hanya 50 Persen

    • calendar_month Kam, 4 Jan 2024
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Peluang Persijap Jepara untuk bertahan di Liga 2 hanya 50 persen saja, butuh semangat dan kerja keras untuk menang.

  • Kecelakaan Kapal di Perairan Banyutowo, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pencarian Korban

    Kecelakaan Kapal di Perairan Banyutowo, Satpolairud Polresta Pati Lakukan Pencarian Korban

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 275
    • 0Komentar

      PATI – Satpolairud Polresta Pati tengah menangani kecelakaan laut yang terjadi di perairan Banyutowo, sekitar 800 meter dari alur Sungai Alas Dowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis siang (27/3/2025). Insiden tersebut melibatkan dua kapal nelayan tradisional, yakni KM Mas Biru GT 3 dan Kapal Garut Bukur. Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol […]

  • Puncak Peringatan HKG PKK ke-53 Kabupaten Pati: Bupati Apresiasi Keterlibatan Aktif Kader PKK

    Puncak Peringatan HKG PKK ke-53 Kabupaten Pati: Bupati Apresiasi Keterlibatan Aktif Kader PKK

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 259
    • 0Komentar

    PATI – Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kabupaten Pati digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (22/7). Bupati Pati, Sudewo, dan Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, hadir dan memberikan apresiasi atas dedikasi para kader PKK. Sudewo mengungkapkan rasa harunya melihat kehadiran para kader PKK tingkat desa yang turut meramaikan acara […]

  • DPRD Pati : Penanganan Sampah Perlu Keterlibatan Bersama

    DPRD Pati : Penanganan Sampah Perlu Keterlibatan Bersama

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.022
    • 0Komentar

    PATI – Penanganan masalah sampah di Kabupaten Pati memerlukan dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, bukan hanya tanggung jawab tunggal pemerintah daerah. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Ali Badrudin. “Perlu ada keterlibatan semua pihak, baik stakeholder maupun masyarakat di Kabupaten Pati,” ujarnya. Menurutnya, kapasitas aparatur yang menangani urusan […]

  • DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 357
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya pemanfaatan potensi pangan lokal Pati untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Beliau menyatakan bahwa Pati tak hanya dikenal sebagai lumbung beras, tetapi juga kaya akan hasil pertanian lain seperti ketela, jagung, dan waloh. “Selain beras, kita punya ketela, jagung, waloh, dan berbagai hasil bumi […]

expand_less