Breaking News
light_mode

Camat Tlogowungu Dituntut Pindah Kepala Desa, Ini Cerita Sebenarnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
  • visibility 887
Camat Tlogowungu Didik bersama beberapa kepala desa yang ikut tanda tangan 

TLOGOWUNGU – Beberapa waktu lalu di kalangan kepala desa di Kecamatan Tlogowungu pernah sedikit geger. Hal itu lantaran beredarnya sebuah surat permohonan 10 kepala desa
yang menginginkan Camat Tlo
gowungu dimutasi.
Didik mengaku permasalahan itu sudah bisa
dikatakan selesai. ”Memang benar, ada beberapa kepala desa di Kecamatan
Tlogowungu yang tanda tangan surat permohonan agar saya dimutasi dari
Tlogowungu,” katanya.
Namun, mereka-mereka yang bertanda
tangan, lanjut Didik, tidak sesuai dengan hati nuraninya sendiri. Mereka hanya
terpaksa dan pekewuh saja
menandatangani surat tersebut. ”Adanya surat tersebut yang intinya berisi
tentang keberatan atas kebijakan camat ditengarai digalang oleh salah satu
kepala desa. Yang saya tangkap begini persoalannya, sejak saya masuk ke sini,
saya bersama kepala desa lainnya sepakat untuk menjadi yang terbaik dalam hal
pelunasan pajak. Makanya saya menekankan untuk pajak bumi bangunan (pbb) lunas
awal. Jika melanggar ada sanksinya. Yaitu penundaan tanda tangan administrasi
desa. Seperti proposal dana desa, serta alokasi dana desa akan saya tunda
sampai mepet waktunya untuk desa yang tidak bisa tepat waktu membayar pajak
tersebut,” jelas Didik.
Sepertinya karena hal tersebutlah,
oknum tersebut merasa keberatan. Kemudian menggalang tanda tangan untuk
menyingkarkan Camat Tlogowungu, dan dianggap kebijakannya memberatkan. ”Padahal
ini kesepakatan bersama. Terkait sanksi juga kesepatan bersama,” imbuhnya.
Kecewa Sanksi
Sementara itu terkait tanda tangan
yang hanya terpaksa, diakui Kepala Desa Wonorejo, Suyikno. ”Kami menduga
penggalangan tanda tangan kades se Kecamatan Tlogowungu untuk mengganti camat,
karena kecewa dengan penerapan sanksi penundaan penandatangan berkas, bagi
desa-desa yang terlambat membayar pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Padahal penerapan sanksi itu, komitmen bersama para kades. Saya yang ikut
menandatangani sebenarnya terpaksa karena pekewuh
dengan sahabat sendiri,” terangya.
Dikonfirmasi terkait adanya galang
tanda tangan untuk memutasi camat, Bupati Haryanto menuturkan, dirinya sendiri
belum menerima surat yang dimaksud. ”Belum ada surat yang masuk terkait hal
itu,” kata bupati.
Lebih lanjut, dalam hal mutasi dan
promosi jabatan, tidak berdasarkan tuntut menuntut dari pihak luar. ”Penentuan
itu berdasarkan penilaian dan evaluasi kinerja dari pimpinan,” terangnya. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kimberly Finalis Puteri Batik Remaja Nasional, dapat Dukungan Wakil Ketua MPR RI

    Kimberly Finalis Puteri Batik Remaja Nasional, dapat Dukungan Wakil Ketua MPR RI

    • calendar_month Jum, 28 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

      Kimberly  Semangat anak muda yang satu ini patut ditiru, Kimberly, pelajar dari SMA Negeri 1 Jepara ini menekuni dunia modelling dengan baik. Membawanya meraih sejumlah prestasi membanggakan.  JEPARA – Gadis bernama lengkap Kimberly Christabelle Singgih ini konsisten menekuni dunia modelling. Kimberly mulai hobi modelling ini sejak masuk di bangku SMA. Gadis asal Kelurahan Panggang […]

  • Dana Desa di Pati Tahun 2025: Rp 380 Miliar untuk 401 Desa

    Dana Desa di Pati Tahun 2025: Rp 380 Miliar untuk 401 Desa

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati akan menerima alokasi Dana Desa (DD) sebesar Rp 380 miliar pada tahun 2025 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Namun, distribusi dana tersebut menunjukkan disparitas yang signifikan antara desa-desa penerima. Desa Pasucen di Kecamatan Trangkil menjadi penerima DD tertinggi dengan anggaran mencapai Rp 1.870.060.000, terdiri dari alokasi dasar Rp 741.136.000, alokasi formula Rp […]

  • Risma Ardhi Chandra Resmi Jabat Plt Bupati Pati Usai Sudewo Jadi Tersangka KPK

    Risma Ardhi Chandra Resmi Jabat Plt Bupati Pati Usai Sudewo Jadi Tersangka KPK

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.809
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati dengan penuh wewenang, setelah Bupati Sudewo ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan radiogram dari Menteri Dalam Negeri yang diteruskan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, gubernur segera menerbitkan Surat Nomor 131/0000757 tanggal 20 Januari 2026. Surat […]

  • Potret Bhabinkamtibmas di Jepara, Bagikan Sembako Jelang Lebaran

    Potret Bhabinkamtibmas di Jepara, Bagikan Sembako Jelang Lebaran

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

      Pak Babin bagikan sembako jelang lebaran untuk masyarakat yang membutuhkan. Pemberian bantuan kemanusiaan berupa sembako diserahkan langsung oleh Bhabinkamtibmas Bripka Boy KS kepada warga yang kurang mampu di Desa Tanggul Tlare Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat rentan. JEPARA – Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Polres Jepara melaksanakan kegiatan Bakti Sosial membagikan […]

  • Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    Komisi D DPRD Pati : Program Pangan Murah Sangat Berdampak untuk Rakyat

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 295
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang serentak digelar di 21 kecamatan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menekan laju inflasi dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. GPM ini mendistribusikan total 42 ton beras, dengan setiap kecamatan […]

  • Petinggi PPP Gelar Pra-Mukhtamar di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang

    Petinggi PPP Gelar Pra-Mukhtamar di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 325
    • 0Komentar

    REMBANG – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar kegiatan pra-mukhtamar di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang. Acara yang dihadiri oleh para petinggi partai, termasuk Plt. Ketua Umum Mardiono, Sekjen Arwani Tomafi, dan Ketua Majelis Pertimbangan Romahurmuziy, ini berlangsung khidmat dengan diisi doa dan salawatan bersama. “Tadi berjalan lancar diikuti oleh tokoh-tokoh, ulama. Semua mendoakan untuk […]

expand_less