Breaking News
light_mode

Camat Tlogowungu Dituntut Pindah Kepala Desa, Ini Cerita Sebenarnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
  • visibility 884
Camat Tlogowungu Didik bersama beberapa kepala desa yang ikut tanda tangan 

TLOGOWUNGU – Beberapa waktu lalu di kalangan kepala desa di Kecamatan Tlogowungu pernah sedikit geger. Hal itu lantaran beredarnya sebuah surat permohonan 10 kepala desa
yang menginginkan Camat Tlo
gowungu dimutasi.
Didik mengaku permasalahan itu sudah bisa
dikatakan selesai. ”Memang benar, ada beberapa kepala desa di Kecamatan
Tlogowungu yang tanda tangan surat permohonan agar saya dimutasi dari
Tlogowungu,” katanya.
Namun, mereka-mereka yang bertanda
tangan, lanjut Didik, tidak sesuai dengan hati nuraninya sendiri. Mereka hanya
terpaksa dan pekewuh saja
menandatangani surat tersebut. ”Adanya surat tersebut yang intinya berisi
tentang keberatan atas kebijakan camat ditengarai digalang oleh salah satu
kepala desa. Yang saya tangkap begini persoalannya, sejak saya masuk ke sini,
saya bersama kepala desa lainnya sepakat untuk menjadi yang terbaik dalam hal
pelunasan pajak. Makanya saya menekankan untuk pajak bumi bangunan (pbb) lunas
awal. Jika melanggar ada sanksinya. Yaitu penundaan tanda tangan administrasi
desa. Seperti proposal dana desa, serta alokasi dana desa akan saya tunda
sampai mepet waktunya untuk desa yang tidak bisa tepat waktu membayar pajak
tersebut,” jelas Didik.
Sepertinya karena hal tersebutlah,
oknum tersebut merasa keberatan. Kemudian menggalang tanda tangan untuk
menyingkarkan Camat Tlogowungu, dan dianggap kebijakannya memberatkan. ”Padahal
ini kesepakatan bersama. Terkait sanksi juga kesepatan bersama,” imbuhnya.
Kecewa Sanksi
Sementara itu terkait tanda tangan
yang hanya terpaksa, diakui Kepala Desa Wonorejo, Suyikno. ”Kami menduga
penggalangan tanda tangan kades se Kecamatan Tlogowungu untuk mengganti camat,
karena kecewa dengan penerapan sanksi penundaan penandatangan berkas, bagi
desa-desa yang terlambat membayar pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Padahal penerapan sanksi itu, komitmen bersama para kades. Saya yang ikut
menandatangani sebenarnya terpaksa karena pekewuh
dengan sahabat sendiri,” terangya.
Dikonfirmasi terkait adanya galang
tanda tangan untuk memutasi camat, Bupati Haryanto menuturkan, dirinya sendiri
belum menerima surat yang dimaksud. ”Belum ada surat yang masuk terkait hal
itu,” kata bupati.
Lebih lanjut, dalam hal mutasi dan
promosi jabatan, tidak berdasarkan tuntut menuntut dari pihak luar. ”Penentuan
itu berdasarkan penilaian dan evaluasi kinerja dari pimpinan,” terangnya. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Pati Minta Penjelasan OPD Soal Kelangkaan dan Harga LPG yang Melebihi HET

    Komisi B DPRD Pati Minta Penjelasan OPD Soal Kelangkaan dan Harga LPG yang Melebihi HET

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.161
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati berencana memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan evaluasi pengawasan penyaluran LPG tabung 3 kilogram. Langkah ini diambil sebagai tanggapan atas banyaknya keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas bersubsidi dan harga jual yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyatakan pertemuan […]

  • DPRD Pati Apresiasi Prioritas Infrastruktur Pasar Tradisional dalam APBD 2026

    DPRD Pati Apresiasi Prioritas Infrastruktur Pasar Tradisional dalam APBD 2026

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 513
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas prioritas pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan pasar tradisional, yang dialokasikan dalam APBD 2026. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat setempat. “Perbaikan di sejumlah pasar tradisional ini penting untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Sehingga pasar menjadi bagus dan ramai dikunjungi,” ujar Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi. Bupati […]

  • Dewan Pati Desak Pemkab Serius Garap Diversifikasi Pangan

    Dewan Pati Desak Pemkab Serius Garap Diversifikasi Pangan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 309
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak pemerintah daerah untuk serius menjalankan program diversifikasi pangan. Menurutnya, program ini tidak boleh hanya diwacanakan saat harga beras melonjak dan stok terbatas. “Diversifikasi pangan harus menjadi program berkelanjutan, bukan hanya reaktif saat terjadi krisis,” tegasnya. Ia menilai, selama ini pemerintah daerah kurang konsisten dalam menjalankan program diversifikasi […]

  • Desa Margomulyo dan Kedungsari Terdampak Puting Beliung, Ratusan Rumah Rusak

    Desa Margomulyo dan Kedungsari Terdampak Puting Beliung, Ratusan Rumah Rusak

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Bencana angin puting beliung melanda dua desa di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Rabu (12/3/2025) siang. Puluhan bangunan rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Dalam video yang beredar secara berantai di WhatsApp, tampak perabotan dan atap rumah porak poranda usai terjadinya angin puting beliung. Sejumlah kabel listrik pun tampak menjuntai ke jalan. […]

  • Instagram Nayyara

    Siswi SMAN 1 Jepara Ikuti Program Asia Kakehashi Project 2022

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

      Instagram Nayyara Nayyara Azwa Nabila senang sekali karena bisa mengikuti program belajar ke luar negeri. Siswi SMAN 1 Jepara ini lolos mengikuti  Azwa Nabila, lolos seleksi Program Asia Kakehashi Project (AKP). Nayya bakal belajar banyak tentang kebudayaan, sistem pendidikan, dan keseharian orang Jepang.  JEPARA – Selain mempelajari kebudayaan dan pendidikan di negeri sakura, Nayya […]

  • SMAN 2 Pati Rajai Dance se Kabupaten Pati

    SMAN 2 Pati Rajai Dance se Kabupaten Pati

    • calendar_month Ming, 31 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Bersama Bupati Haryanto di acara penutupan Pragolo Fair ke II beberapa waktu yang lalu Pengembangan diri dance di SMA N 2 Pati, boleh dibilang merajai dance di Kabupaten Pati. Sebab, dalam kurun waktu dua tahun belakangan, pundi-pundi prestasi dance dari siswa-siswi di SMA yang berada di Jalan Ahmad Yani ini mendulang prestasi di berbagai ajang […]

expand_less