Breaking News
light_mode

Camat Tlogowungu Dituntut Pindah Kepala Desa, Ini Cerita Sebenarnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
  • visibility 856
Camat Tlogowungu Didik bersama beberapa kepala desa yang ikut tanda tangan 

TLOGOWUNGU – Beberapa waktu lalu di kalangan kepala desa di Kecamatan Tlogowungu pernah sedikit geger. Hal itu lantaran beredarnya sebuah surat permohonan 10 kepala desa
yang menginginkan Camat Tlo
gowungu dimutasi.
Didik mengaku permasalahan itu sudah bisa
dikatakan selesai. ”Memang benar, ada beberapa kepala desa di Kecamatan
Tlogowungu yang tanda tangan surat permohonan agar saya dimutasi dari
Tlogowungu,” katanya.
Namun, mereka-mereka yang bertanda
tangan, lanjut Didik, tidak sesuai dengan hati nuraninya sendiri. Mereka hanya
terpaksa dan pekewuh saja
menandatangani surat tersebut. ”Adanya surat tersebut yang intinya berisi
tentang keberatan atas kebijakan camat ditengarai digalang oleh salah satu
kepala desa. Yang saya tangkap begini persoalannya, sejak saya masuk ke sini,
saya bersama kepala desa lainnya sepakat untuk menjadi yang terbaik dalam hal
pelunasan pajak. Makanya saya menekankan untuk pajak bumi bangunan (pbb) lunas
awal. Jika melanggar ada sanksinya. Yaitu penundaan tanda tangan administrasi
desa. Seperti proposal dana desa, serta alokasi dana desa akan saya tunda
sampai mepet waktunya untuk desa yang tidak bisa tepat waktu membayar pajak
tersebut,” jelas Didik.
Sepertinya karena hal tersebutlah,
oknum tersebut merasa keberatan. Kemudian menggalang tanda tangan untuk
menyingkarkan Camat Tlogowungu, dan dianggap kebijakannya memberatkan. ”Padahal
ini kesepakatan bersama. Terkait sanksi juga kesepatan bersama,” imbuhnya.
Kecewa Sanksi
Sementara itu terkait tanda tangan
yang hanya terpaksa, diakui Kepala Desa Wonorejo, Suyikno. ”Kami menduga
penggalangan tanda tangan kades se Kecamatan Tlogowungu untuk mengganti camat,
karena kecewa dengan penerapan sanksi penundaan penandatangan berkas, bagi
desa-desa yang terlambat membayar pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Padahal penerapan sanksi itu, komitmen bersama para kades. Saya yang ikut
menandatangani sebenarnya terpaksa karena pekewuh
dengan sahabat sendiri,” terangya.
Dikonfirmasi terkait adanya galang
tanda tangan untuk memutasi camat, Bupati Haryanto menuturkan, dirinya sendiri
belum menerima surat yang dimaksud. ”Belum ada surat yang masuk terkait hal
itu,” kata bupati.
Lebih lanjut, dalam hal mutasi dan
promosi jabatan, tidak berdasarkan tuntut menuntut dari pihak luar. ”Penentuan
itu berdasarkan penilaian dan evaluasi kinerja dari pimpinan,” terangnya. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

    Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto saat memberikan sambutan di acara forum perangkat daerah PATI – Bupati Haryanto meminta para camat untuk memetakan secara tepat penduduk miskin di wilayahnya masing-masing. Hal itu dilakukan setelah mencermati angka kemiskinan Kabupaten Pati yang turun sampai 9,90 persen. Bupati menginginkan bisa cepat melakukan pengentasan kemiskinan secara tepat. ”Saya ingin kecamatan-kecamatan melakukan pendataan dan pemetaan, […]

  • DPRD Pati: Kebijakan Berdampak Manfaat Jadi Kunci Tingkatkan Kepercayaan Publik

    DPRD Pati: Kebijakan Berdampak Manfaat Jadi Kunci Tingkatkan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.283
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Danu Ikhsan, menekankan perlunya pemerintah daerah menyusun kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menjelaskan bahwa jika kebijakan yang dikeluarkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, maka tingkat kepercayaan terhadap pemerintah daerah akan semakin meningkat. Menurutnya, […]

  • Pertajam Lima Quick Win, Menuju Kota Pintar Pati

    Pertajam Lima Quick Win, Menuju Kota Pintar Pati

    • calendar_month Kam, 27 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Persiapan Kabupaten Pati menjadi smart city terus digenjot. Salah satunya melalui kegiatan bimbingan teknik (bintek). Rabu (27/9/2018) kemarin, bintek ketiga digelar untuk merumuskan dan mempertajam lima quick win. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Indriyanto mengungkapkan, di bintek sebelumnya pembahasan lebih kepada permasalahan infrastruktur dan kesiapan dalam penerapan smart city. Sementra di bintek ketiga […]

  • Selesai Menanti 10 Tahun, Rehabilitasi Jalan Prawoto – Batas Kudus Digelontor Rp5,25 Miliar dengan Betonisasi

    Selesai Menanti 10 Tahun, Rehabilitasi Jalan Prawoto – Batas Kudus Digelontor Rp5,25 Miliar dengan Betonisasi

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.273
    • 0Komentar

    PATI — Penantian panjang masyarakat Kecamatan Sukolilo, khususnya warga Desa Prawoto, terhadap perbaikan akses jalan utama mereka kini resmi terealisasi. Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) memastikan proyek rehabilitasi Jalan Prawoto – Batas Kabupaten Kudus berjalan dengan alokasi pagu anggaran sebesar Rp5,25 milar. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang […]

  • Komisi C DPRD Pati Sidak Jembatan Ambrol di Pucakwangi, Ini Catatan untuk DPUTR

    Komisi C DPRD Pati Sidak Jembatan Ambrol di Pucakwangi, Ini Catatan untuk DPUTR

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 463
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi C langsung bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi jembatan yang ambrol di Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi pada Jumat (24/10/2025). Jembatan tersebut ambrol setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir, padahal baru saja selesai diperbaiki Sidak ini dilakukan setelah video ambrolnya jembatan viral di media […]

  • Ajaran Syekh Ahmad Mutamakkin dalam Suluk Alif: Penyucian Jiwa sebagai Inti Keagamaan

    Ajaran Syekh Ahmad Mutamakkin dalam Suluk Alif: Penyucian Jiwa sebagai Inti Keagamaan

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.683
    • 0Komentar

    PATI – Di wilayah Kajen, Kabupaten Pati, warisan manuskrip tidak hanya menjadi sisa kenangan masa lalu, melainkan juga menjadi cermin khas dari bagaimana Islam berkembang dan menyatu dengan kehidupan masyarakat Jawa. Taufiq Hakim, Filolog Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, menjelaskan bahwa keberislaman di daerah ini memiliki karakter konvergen dan vernakular, yang menyatukan ajaran ketauhidan yang kuat dengan […]

expand_less