Breaking News
light_mode

Camat Tlogowungu Dituntut Pindah Kepala Desa, Ini Cerita Sebenarnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
  • visibility 842
Camat Tlogowungu Didik bersama beberapa kepala desa yang ikut tanda tangan 

TLOGOWUNGU – Beberapa waktu lalu di kalangan kepala desa di Kecamatan Tlogowungu pernah sedikit geger. Hal itu lantaran beredarnya sebuah surat permohonan 10 kepala desa
yang menginginkan Camat Tlo
gowungu dimutasi.
Didik mengaku permasalahan itu sudah bisa
dikatakan selesai. ”Memang benar, ada beberapa kepala desa di Kecamatan
Tlogowungu yang tanda tangan surat permohonan agar saya dimutasi dari
Tlogowungu,” katanya.
Namun, mereka-mereka yang bertanda
tangan, lanjut Didik, tidak sesuai dengan hati nuraninya sendiri. Mereka hanya
terpaksa dan pekewuh saja
menandatangani surat tersebut. ”Adanya surat tersebut yang intinya berisi
tentang keberatan atas kebijakan camat ditengarai digalang oleh salah satu
kepala desa. Yang saya tangkap begini persoalannya, sejak saya masuk ke sini,
saya bersama kepala desa lainnya sepakat untuk menjadi yang terbaik dalam hal
pelunasan pajak. Makanya saya menekankan untuk pajak bumi bangunan (pbb) lunas
awal. Jika melanggar ada sanksinya. Yaitu penundaan tanda tangan administrasi
desa. Seperti proposal dana desa, serta alokasi dana desa akan saya tunda
sampai mepet waktunya untuk desa yang tidak bisa tepat waktu membayar pajak
tersebut,” jelas Didik.
Sepertinya karena hal tersebutlah,
oknum tersebut merasa keberatan. Kemudian menggalang tanda tangan untuk
menyingkarkan Camat Tlogowungu, dan dianggap kebijakannya memberatkan. ”Padahal
ini kesepakatan bersama. Terkait sanksi juga kesepatan bersama,” imbuhnya.
Kecewa Sanksi
Sementara itu terkait tanda tangan
yang hanya terpaksa, diakui Kepala Desa Wonorejo, Suyikno. ”Kami menduga
penggalangan tanda tangan kades se Kecamatan Tlogowungu untuk mengganti camat,
karena kecewa dengan penerapan sanksi penundaan penandatangan berkas, bagi
desa-desa yang terlambat membayar pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Padahal penerapan sanksi itu, komitmen bersama para kades. Saya yang ikut
menandatangani sebenarnya terpaksa karena pekewuh
dengan sahabat sendiri,” terangya.
Dikonfirmasi terkait adanya galang
tanda tangan untuk memutasi camat, Bupati Haryanto menuturkan, dirinya sendiri
belum menerima surat yang dimaksud. ”Belum ada surat yang masuk terkait hal
itu,” kata bupati.
Lebih lanjut, dalam hal mutasi dan
promosi jabatan, tidak berdasarkan tuntut menuntut dari pihak luar. ”Penentuan
itu berdasarkan penilaian dan evaluasi kinerja dari pimpinan,” terangnya. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menggoyang Lidah dengan Kuliner Khas Kota Semarang

    Menggoyang Lidah dengan Kuliner Khas Kota Semarang

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Soto ayam Semarang  Setiap kota memiliki keunikan kuliner khas masing-masing. Seperti di Kota Semarang ada banyak kuliner khas yang lezat. Berikut rangkuman 4 kuliner khas Semarang yang unik dan autentik  Kota Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, tidak hanya terkenal dengan sejarah dan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner khas yang menggoyang lidah.  Jika […]

  • Satpol PP Sampaikan Surat Peringatan Pengusaha Karaoke

    Satpol PP Sampaikan Surat Peringatan Pengusaha Karaoke

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Dalam waktu dekat Satpol PP hendak melakukan penertiban bagi tempat karoke yang dinilai melanggar peraturan daerah (Perda) nomor 8 tahun 2013 tentang penyelenggaraan kepariwisataan. Sebelum melaksanakan penertiban itu, pihak Satpol PP melayangkan surat peringatan kepada para pemilik usaha karaoke seperti yang dilakukan Sabtu (3/2/18) malam lalu. Bersama kepolisian, TNI, Dinas Pemuda […]

  • Mengenal Tradisi Apeman Kampung Budaya Piji Wetan

    Mengenal Tradisi Apeman Kampung Budaya Piji Wetan

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Tradisi apeman di Desa Piji Wetan Kecamatan Dawe Kudus/@kampungbudayapijiwetan Suguhan kuliner tidak saja berhenti pada rasa enak atau sekadar mengenyangkan saja. Beragam kuliner di negeri ini memiliki cerita panjang di balik kelezatannya. Seperti sajian apem di sebuah desa di Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus ini, yang hadir menjadi pelengkap tradisi memasuki bulan suci Ramadan. KUDUS – […]

  • Nusron Wahid Effect dan Optimisme Persiku Menuju Liga 2

    Nusron Wahid Effect dan Optimisme Persiku Menuju Liga 2

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 325
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persiku Kudus optimis bisa promosi ke Liga 2 musim 2024/2025 mendatang. Kepercayaan diri Persiku Kudus terlibat meningkat jelang laga babak 80 besar Liga 3 putaran nasional, Selasa (30/4/2024). Target naik kasta ditegaskan manajemen Persiku Kudus usai acara halalbihalal dengan sejumlah tokoh Kudus di Super Soccer Arena. Dalam a acara ini hadir mantan Bupati […]

  • Pesan Bupati Pati Menjelang Ujian Nasional

    Pesan Bupati Pati Menjelang Ujian Nasional

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto menghadiri sosialisasi ujian nasional PATI– Sekitar 367 peserta yang terdiri dari Ketua Dewan pendidikan, Ketua PGRI, Korwilcam, Kepala SMP Negeri dan Swasta, Kepala MTs Negeri dan Swasta, Pengawas SD dan SMP, Ketua PKBM, Penilik Sekolah dan Kepala Pondok Pesantren mengikuti sosialisasi Penyelenggaraan Ujian Sekolah untuk SD/SMP sederajat di gedung PGRI Kabupaten Pati, Rabu […]

  • Ayo Awasi! Pasca Lebaran 2025 Perbaikan Jalan di Pati Dimulai

    Ayo Awasi! Pasca Lebaran 2025 Perbaikan Jalan di Pati Dimulai

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 262
    • 0Komentar

      PATI – Pekerjaan perbaikan jalan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah bakal dimulai setelah lebaran. Pada tahun 2025 ini pemkab mengalokasikan anggaran ratusan miliar untuk perbaikan jalan. Masyarakat harus siap mengawasi agar perbaikan jalan tidak main-main. Sehingga perbaikan jalan lebih optimal, berkualitas dan awet. Bupati Pati Sudewo mentargetkan penanganan jalan secara tuntas tidak tambal sulam. […]

expand_less