Breaking News
light_mode

Camat Tlogowungu Dituntut Pindah Kepala Desa, Ini Cerita Sebenarnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
  • visibility 128
Camat Tlogowungu Didik bersama beberapa kepala desa yang ikut tanda tangan 

TLOGOWUNGU – Beberapa waktu lalu di kalangan kepala desa di Kecamatan Tlogowungu pernah sedikit geger. Hal itu lantaran beredarnya sebuah surat permohonan 10 kepala desa
yang menginginkan Camat Tlo
gowungu dimutasi.
Didik mengaku permasalahan itu sudah bisa
dikatakan selesai. ”Memang benar, ada beberapa kepala desa di Kecamatan
Tlogowungu yang tanda tangan surat permohonan agar saya dimutasi dari
Tlogowungu,” katanya.
Namun, mereka-mereka yang bertanda
tangan, lanjut Didik, tidak sesuai dengan hati nuraninya sendiri. Mereka hanya
terpaksa dan pekewuh saja
menandatangani surat tersebut. ”Adanya surat tersebut yang intinya berisi
tentang keberatan atas kebijakan camat ditengarai digalang oleh salah satu
kepala desa. Yang saya tangkap begini persoalannya, sejak saya masuk ke sini,
saya bersama kepala desa lainnya sepakat untuk menjadi yang terbaik dalam hal
pelunasan pajak. Makanya saya menekankan untuk pajak bumi bangunan (pbb) lunas
awal. Jika melanggar ada sanksinya. Yaitu penundaan tanda tangan administrasi
desa. Seperti proposal dana desa, serta alokasi dana desa akan saya tunda
sampai mepet waktunya untuk desa yang tidak bisa tepat waktu membayar pajak
tersebut,” jelas Didik.
Sepertinya karena hal tersebutlah,
oknum tersebut merasa keberatan. Kemudian menggalang tanda tangan untuk
menyingkarkan Camat Tlogowungu, dan dianggap kebijakannya memberatkan. ”Padahal
ini kesepakatan bersama. Terkait sanksi juga kesepatan bersama,” imbuhnya.
Kecewa Sanksi
Sementara itu terkait tanda tangan
yang hanya terpaksa, diakui Kepala Desa Wonorejo, Suyikno. ”Kami menduga
penggalangan tanda tangan kades se Kecamatan Tlogowungu untuk mengganti camat,
karena kecewa dengan penerapan sanksi penundaan penandatangan berkas, bagi
desa-desa yang terlambat membayar pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Padahal penerapan sanksi itu, komitmen bersama para kades. Saya yang ikut
menandatangani sebenarnya terpaksa karena pekewuh
dengan sahabat sendiri,” terangya.
Dikonfirmasi terkait adanya galang
tanda tangan untuk memutasi camat, Bupati Haryanto menuturkan, dirinya sendiri
belum menerima surat yang dimaksud. ”Belum ada surat yang masuk terkait hal
itu,” kata bupati.
Lebih lanjut, dalam hal mutasi dan
promosi jabatan, tidak berdasarkan tuntut menuntut dari pihak luar. ”Penentuan
itu berdasarkan penilaian dan evaluasi kinerja dari pimpinan,” terangnya. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Liga 3 Nasional Persipa Pati Pesta Gol 7-0

    Liga 3 Nasional Persipa Pati Pesta Gol 7-0

    • calendar_month Rab, 9 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Selebrasi gol para pemain Persipa Pati saat melawan PS Bangka Setara. KENDAL – Persipa Pati kembali meraup poin penuh di babak 64 besar Liga 3 putaran nasional, Rabu (9/2/2022) sore di Stadion Kebondalem. Laskar Saridin menang telak 7-0 atas lawannya PS Bangka Setara. Ahmad K.H membuka keran gol Persipa Pati pada menit ke-33. Tidak butuh […]

  • Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Tanti Alesha Biasanya banyak orang menginginkan punya banyak waktu luang, agar hidup terasa santai. Akan tetapi jika waktu luang itu berkepanjangan, tentu akan terasa sangat membosankan bagi siapa saja. Begitu juga yang dialami Tanti Alesha, mahasiswi IPMAFA punya cara sendiri untuk membunuh rasa bosannya itu. ”Saya biasanya banyak menghabiskan waktu luang saya untuk sekedar nonton […]

  • Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    Tiga Dinas Dukung Kemajuan Kuliner Pati

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Beberapa pengunjung menyicipi aneka masakan di Plaza Pragolo PATI – Jagat kuliner Kabupaten Pati mendapat angin segar. Hal itu dapat dilihat dari dukungan yang disampaikan tiga dinas untuk paguyuban kuliner. Tiga dinas itu adalah Disporapar, Disdagprin, dan Dinas Koperasi dan UMKM. Mereka mendukung untuk Pati menjadi kota wisata kuliner.    Ketua Paguyuban Kuliner Kabupaten Pati (PKKP), […]

  • Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 90
    • 0Komentar

      PATI – Aktivitas penambangan ilegal di wilayah pegunungan Kendeng, Kecamatan Sukolilo, kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengambil langkah tegas terhadap praktik tambang galian C ilegal yang meresahkan masyarakat. “Penambangan ilegal harus segera ditindak tegas karena dampaknya sangat merugikan masyarakat,” ujar Bambang. Ia […]

  • Sudewo: Pemkab Pati Targetkan Perbaikan Jembatan Jebol di Pucakwangi Selesai dalam Waktu Singkat

    Sudewo: Pemkab Pati Targetkan Perbaikan Jembatan Jebol di Pucakwangi Selesai dalam Waktu Singkat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 195
    • 0Komentar

    PATI – Insiden jebolnya jembatan dan tanggul pada proyek jembatan penghubung Desa Sokopuluhan – Desa Mencon, tepatnya di Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi, langsung mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Pati. Bupati Pati, Sudewo, memberikan penjelasan terkait kejadian ini usai rapat paripurna di Gedung DPRD, Jumat (24/10/2025). Bupati memastikan bahwa Pemkab Pati bergerak cepat […]

  • DPRD Pati : UMKM Butuh Perhatian Serius

    DPRD Pati : UMKM Butuh Perhatian Serius

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menekankan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendorong perekonomian daerah. Menurutnya, UMKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan melalui penyediaan lapangan pekerjaan. “UMKM ini sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Yeti, yang baru saja dilantik kembali untuk periode lima tahun […]

expand_less