Breaking News
light_mode

Camat Tlogowungu Dituntut Pindah Kepala Desa, Ini Cerita Sebenarnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 1 Jul 2018
  • visibility 827
Camat Tlogowungu Didik bersama beberapa kepala desa yang ikut tanda tangan 

TLOGOWUNGU – Beberapa waktu lalu di kalangan kepala desa di Kecamatan Tlogowungu pernah sedikit geger. Hal itu lantaran beredarnya sebuah surat permohonan 10 kepala desa
yang menginginkan Camat Tlo
gowungu dimutasi.
Didik mengaku permasalahan itu sudah bisa
dikatakan selesai. ”Memang benar, ada beberapa kepala desa di Kecamatan
Tlogowungu yang tanda tangan surat permohonan agar saya dimutasi dari
Tlogowungu,” katanya.
Namun, mereka-mereka yang bertanda
tangan, lanjut Didik, tidak sesuai dengan hati nuraninya sendiri. Mereka hanya
terpaksa dan pekewuh saja
menandatangani surat tersebut. ”Adanya surat tersebut yang intinya berisi
tentang keberatan atas kebijakan camat ditengarai digalang oleh salah satu
kepala desa. Yang saya tangkap begini persoalannya, sejak saya masuk ke sini,
saya bersama kepala desa lainnya sepakat untuk menjadi yang terbaik dalam hal
pelunasan pajak. Makanya saya menekankan untuk pajak bumi bangunan (pbb) lunas
awal. Jika melanggar ada sanksinya. Yaitu penundaan tanda tangan administrasi
desa. Seperti proposal dana desa, serta alokasi dana desa akan saya tunda
sampai mepet waktunya untuk desa yang tidak bisa tepat waktu membayar pajak
tersebut,” jelas Didik.
Sepertinya karena hal tersebutlah,
oknum tersebut merasa keberatan. Kemudian menggalang tanda tangan untuk
menyingkarkan Camat Tlogowungu, dan dianggap kebijakannya memberatkan. ”Padahal
ini kesepakatan bersama. Terkait sanksi juga kesepatan bersama,” imbuhnya.
Kecewa Sanksi
Sementara itu terkait tanda tangan
yang hanya terpaksa, diakui Kepala Desa Wonorejo, Suyikno. ”Kami menduga
penggalangan tanda tangan kades se Kecamatan Tlogowungu untuk mengganti camat,
karena kecewa dengan penerapan sanksi penundaan penandatangan berkas, bagi
desa-desa yang terlambat membayar pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Padahal penerapan sanksi itu, komitmen bersama para kades. Saya yang ikut
menandatangani sebenarnya terpaksa karena pekewuh
dengan sahabat sendiri,” terangya.
Dikonfirmasi terkait adanya galang
tanda tangan untuk memutasi camat, Bupati Haryanto menuturkan, dirinya sendiri
belum menerima surat yang dimaksud. ”Belum ada surat yang masuk terkait hal
itu,” kata bupati.
Lebih lanjut, dalam hal mutasi dan
promosi jabatan, tidak berdasarkan tuntut menuntut dari pihak luar. ”Penentuan
itu berdasarkan penilaian dan evaluasi kinerja dari pimpinan,” terangnya. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkah Ramadan, Orderan Ukiran Kaligrafi Jepara Naik 70 Persen

    Berkah Ramadan, Orderan Ukiran Kaligrafi Jepara Naik 70 Persen

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Selain ukiran relief, Jepara juga terkenal dengan hasil karyanya berupa ukiran kaligrafi. Kaligrafi karya masyarakat Jepara pun telah menjelajahi pasar-pasar besar dunia. Di bulan Ramadhan seperti ini, orderan kaligrafi meningkat drastis dari bulan-bulan biasa. Dilansir dari Medcom.id, Ali Ahmad, salah satu perajin seni ukir kaligrafi dan relief membenarkan adanya peningkatan order pada bulan Ramadhan. Bahkan, […]

  • Makanan kukusan seperti jagung dan ubi semakin diminati.

    Tren Sehat: Makanan Kukusan Seperti Jagung dan Ubi Kian Diminati

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 755
    • 0Komentar

      PATI – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, tren sajian makanan pada acara-acara resmi seperti rapat mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya snack rapat identik dengan kue-kue manis dan makanan olahan tinggi gula serta lemak, kini pilihan makanan kukusan seperti jagung rebus dan ubi rebus semakin populer sebagai alternatif yang lebih sehat […]

  • Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.085
    • 0Komentar

    SEMARANG – Satgas Pangan yang berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap kasus produksi mie basah yang menggunakan formalin (formaldehida) sebagai bahan tambahan di Kabupaten Boyolali. Kasus ini mulai terungkap setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat pada tanggal 4 Maret 2026, yang menyatakan adanya dugaan peredaran mie […]

  • Mahasiswa S3 UIN Sunan Kudus Luncurkan Buku Islam dan Teori-Teori Sosial Humaniora, Perkuat Budaya Literasi Akademik

    Mahasiswa S3 UIN Sunan Kudus Luncurkan Buku Islam dan Teori-Teori Sosial Humaniora, Perkuat Budaya Literasi Akademik

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.647
    • 0Komentar

    KUDUS – Mahasiswa Program Doktor (S3) Studi Islam Angkatan ke-3 UIN Sunan Kudus meluncurkan buku berjudul Islam dan Teori-Teori Sosial Humaniora dalam sebuah acara yang berlangsung di Bond Djati Kudus, Senin (29/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri mahasiswa lintas angkatan, dosen pengampu, serta Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kudus. Peluncuran buku menjadi salah satu capaian akademik mahasiswa yang […]

  • Edy Wuryanto Apresiasi Muhammadiyah dalam Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan

    Edy Wuryanto Apresiasi Muhammadiyah dalam Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 374
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah pusat semakin intensif di Kabupaten Grobogan. Muhammadiyah, dengan perannya mengelola delapan dapur MBG, menjadi penggerak penting dalam memperkuat pelayanan gizi anak sekolah. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Muhammadiyah sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini ia […]

  • Pengaspalan Jalan Regaloh–Tlogosari Mulai Dikerjakan, Penanganan Capai Sekitar 1,6 Kilometer

    Pengaspalan Jalan Regaloh–Tlogosari Mulai Dikerjakan, Penanganan Capai Sekitar 1,6 Kilometer

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.781
    • 0Komentar

    LingkarMuria, PATI — Pekerjaan rehabilitasi Jalan Regaloh–Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, mulai memasuki tahap pengaspalan. Proses pekerjaan terlihat berlangsung di ruas jalan yang sebelumnya telah melalui tahapan persiapan dan pemadatan badan jalan. Aktivitas pengaspalan dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk menggelar material aspal pada badan jalan. Petugas di lapangan kemudian melakukan perataan dan pemadatan agar […]

expand_less