Breaking News
light_mode

Bupati Jepara Komitmen Lestarikan Penyu Karimunjawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 13 Mar 2022
  • visibility 970
Bupati Jepara Dian Kristiandi melepaskan anakan penyu.


Puluhan tukik atau anakan penyu dilepasliarkan oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi. Kegiatan seremonial itu menjadi komitmen pihaknya dalam mendukung kelestarian ekosistem penyu di wilayah Karimunjawa.


JEPARA – Di sekitar Dermaga Rakyat Pulau Parang Kecamatan Karimunjawa, Jumat (11/3/2022), ombak berdebur pelan. Langit nampak cerah menambah keindahan pemandangan pantai. Hari itu Bupati Jepara datang bersama rombongan untuk melepasliarkan anakan penyu. Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga ekosistem penyu di wilayah kepulauan Karimunjawa.

Kali ini bupati melepas lebih dari 30 tukik jenis penyu sisik. Tukik yang dilepasliarkan berumur 3 hari hasil dari penetasan semi alami yang dilakukan oleh Balai Taman Nasional.
Karimunjawa sendiri memiliki dua jenis penyu yaitu penyu hijau dan penyu sisik. Kedua jenis ini termasuk hewan dilindungi karena hampir punah. Oeh karena itu bupati mendorong masyarakat agar menjaga habitat penyu dan tidak menangkapnya.


“Penyu merupakan salah satu biota laut yang saat ini membutuhkan perhatian dan perlu dilindungi. Ini menjadi upaya dan kampanye kita untuk melestarikan spesies ini,” kata Bupati Andi di dampingi petugas Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa. 

Menurut Andi, pulau-pulau yang ada di wilayah Karimunjawa ini, menjadi tempat atau habitat perkembangbiakan penyu, sehingga harus dijaga dan dilestarikan.

”Kami berharap, penyu ini tidak hanya jadi cerita kelak, tetapi anak-anak kita nanti tetap dapat melihat dan terus menjaganya,” ungkap Dian Kristiandi. 

Pengendali Ekosistem Hutan, Balai Taman Nasional Karimunjawa, Kuswadi mengatakan, di Kepulauan Karimunjawa, populasi penyu semakin kecil. Namun, Balai Taman Nasional Karimunjawa berupaya untuk melestarikan. Sejak tahun 2003 yang semula hanya 200 penyu, sekarang sudah sekitar 500an penyu. 

“Kami juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat, agar tidak menangkap penyu,” kata dia.

Untuk menjaga kelestarian penyu, lanjut dia, BTN Karimunjawa memiliki program penetasan semi alami. Pihaknya bekeeja sama dengan masyarakat jika mendapati sarang penyu akan dipindah dan ditetaskab secara semi alami. 

“Sarang beserta pasirnya kita pindah ke tempat yang sudah kita siapkan agar lebih aman dari predator. Partisipasi ni menunjukkan dukungan masyarakat yang besar terhadap kelestarian penyu Karimunjawa,” jelasnya. (hus)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU

    NU

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Dokumen facebook Meski tak punya kartu anggota Nadlatul Ulama (NU), tapi tak apa pula aku mengaku warga NU. Anggaplah NU kultural, bukan sebagai struktural. Meski pernah menerima sebuah SK Pembekuan dalam kepengurusan NU, sebutlah pemecatan, tapi tak apa pula aku tetap mengaku warga NU. NU bukan hanya yang tercatat resmi, yang tak tercatat resmi jauh […]

  • Jepara Raih Kota Layak Anak Kategori Pratama

    Jepara Raih Kota Layak Anak Kategori Pratama

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Bupati Jepara Ahmad Marzuqi meraih penghargaan Kota Layak Anak Kategori Pratama. SUMBER FOTO : DISKOMINFO JEPARA  JEPARA – Pemerintah kabupaten Jepara mendukung penuh langkah yang dilakukan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dalam mengatasi masalah kekerasan terhadap anak. Terbukti, hasil komitmen pemerintah dalam hal dibuktikan dengan kembali meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan […]

  • Dewan Pati Dorong Penggunaan Pupuk Kandang untuk Bantu Petani

    Dewan Pati Dorong Penggunaan Pupuk Kandang untuk Bantu Petani

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Menanggapi penurunan signifikan alokasi pupuk subsidi pada tahun 2024, anggota dewan Pati mendorong penggunaan pupuk kandang sebagai alternatif untuk membantu para petani. Pupuk kandang dinilai lebih terjangkau dan dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang harganya terus meningkat. Suwarno, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, mengusulkan agar pemerintah kabupaten memfasilitasi pelatihan bagi […]

  • Bagikan Sembako, Sat Sabhara Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

    Bagikan Sembako, Sat Sabhara Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 9 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti membagikan sembako kepada warga kurang mampu PATI – Aparat kepolisian terus berupaya menjalin kedekatannya dengan masyarakat sekitar. Salah satunya dilakukan dengan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu. Seperti yang dilakukannya siang kemarin, Sabtu (9/6/2018) di Mako Satuan Sabhara Polres Pati. Sejumlah 100 paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu […]

  • RM Saptorenggo Baru Siap Menyambut Libur Lebaran

    RM Saptorenggo Baru Siap Menyambut Libur Lebaran

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Rumah Makan Saptorenggo Baru (SRB) yang berada di Jalan Pati – Kudus KM. 4 Margorejo siap menyambut libur lebaran tahun ini. Terutama bagi para pemudik dan pengguna jalan di arus balik mendatang. Sajian-sajian istimewa dari rumah makan berkonsep pariwisata itu akan memanjakan lidah pengunjungnya. Dengan lokasi yang cukup strategis dan fasilitas yang lengkap, dipastikan para […]

  • Tak Jadi ke Puncak Pangrango, Bonusnya Dapat Sahabat (3)

    Tak Jadi ke Puncak Pangrango, Bonusnya Dapat Sahabat (3)

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Setelah berpisah dengan teman dari Lampung. Saya bersama Ci’lo turun berdua saja. Jalur turunnya cukup curam. Tak banyak pendaki lain kami jumpai. Sepi. Jalur yang kami lewati namanya Cibodas. Dibanding dengan jalur putri yang kami lewati sebelumnya, treknya lebih curam jalur cibodas. Sampai di pertigaan ke arah Puncak Pangrango, kami berjumpa dengan pendaki lain. Akhirnya. […]

expand_less