Breaking News
light_mode

Bupati Jepara Komitmen Lestarikan Penyu Karimunjawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 13 Mar 2022
  • visibility 969
Bupati Jepara Dian Kristiandi melepaskan anakan penyu.


Puluhan tukik atau anakan penyu dilepasliarkan oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi. Kegiatan seremonial itu menjadi komitmen pihaknya dalam mendukung kelestarian ekosistem penyu di wilayah Karimunjawa.


JEPARA – Di sekitar Dermaga Rakyat Pulau Parang Kecamatan Karimunjawa, Jumat (11/3/2022), ombak berdebur pelan. Langit nampak cerah menambah keindahan pemandangan pantai. Hari itu Bupati Jepara datang bersama rombongan untuk melepasliarkan anakan penyu. Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga ekosistem penyu di wilayah kepulauan Karimunjawa.

Kali ini bupati melepas lebih dari 30 tukik jenis penyu sisik. Tukik yang dilepasliarkan berumur 3 hari hasil dari penetasan semi alami yang dilakukan oleh Balai Taman Nasional.
Karimunjawa sendiri memiliki dua jenis penyu yaitu penyu hijau dan penyu sisik. Kedua jenis ini termasuk hewan dilindungi karena hampir punah. Oeh karena itu bupati mendorong masyarakat agar menjaga habitat penyu dan tidak menangkapnya.


“Penyu merupakan salah satu biota laut yang saat ini membutuhkan perhatian dan perlu dilindungi. Ini menjadi upaya dan kampanye kita untuk melestarikan spesies ini,” kata Bupati Andi di dampingi petugas Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa. 

Menurut Andi, pulau-pulau yang ada di wilayah Karimunjawa ini, menjadi tempat atau habitat perkembangbiakan penyu, sehingga harus dijaga dan dilestarikan.

”Kami berharap, penyu ini tidak hanya jadi cerita kelak, tetapi anak-anak kita nanti tetap dapat melihat dan terus menjaganya,” ungkap Dian Kristiandi. 

Pengendali Ekosistem Hutan, Balai Taman Nasional Karimunjawa, Kuswadi mengatakan, di Kepulauan Karimunjawa, populasi penyu semakin kecil. Namun, Balai Taman Nasional Karimunjawa berupaya untuk melestarikan. Sejak tahun 2003 yang semula hanya 200 penyu, sekarang sudah sekitar 500an penyu. 

“Kami juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat, agar tidak menangkap penyu,” kata dia.

Untuk menjaga kelestarian penyu, lanjut dia, BTN Karimunjawa memiliki program penetasan semi alami. Pihaknya bekeeja sama dengan masyarakat jika mendapati sarang penyu akan dipindah dan ditetaskab secara semi alami. 

“Sarang beserta pasirnya kita pindah ke tempat yang sudah kita siapkan agar lebih aman dari predator. Partisipasi ni menunjukkan dukungan masyarakat yang besar terhadap kelestarian penyu Karimunjawa,” jelasnya. (hus)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Berhasil Meringkus Lima Anggota Geng Pasukan Katak Beracun di Pati

    Polisi Berhasil Meringkus Lima Anggota Geng Pasukan Katak Beracun di Pati

    • calendar_month Kam, 7 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati berhasil menangkap lima anggota geng yang menyebut diri mereka Pasukan Katak Beracun. Mereka ditahan karena melakukan tindakan kriminal dengan berkeliaran menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam. “Razia dilakukan malam hari untuk mengatasi pemuda yang sering berkeliaran dengan senjata tajam. Kami bersama Polsek jajaran melaksanakan razia dan juga menangkap pelaku yang […]

  • Plt Bupati Pati: Pasok Makan Bergizi Gratis Wajib Utamakan UMKM Lokal, Bukan Perusahaan Besar

    Plt Bupati Pati: Pasok Makan Bergizi Gratis Wajib Utamakan UMKM Lokal, Bukan Perusahaan Besar

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.142
    • 0Komentar

    PATI — Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya harus mengutamakan produk serta pemasok dari kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat, alih-alih melibatkan perusahaan besar. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Koperasi melalui Pendidikan dan […]

  • Genjot Ekonomi Desa, Pemdes Klayusiwalan Pati Percepat Pembangunan Jalan Rabat Beton di RW 02

    Genjot Ekonomi Desa, Pemdes Klayusiwalan Pati Percepat Pembangunan Jalan Rabat Beton di RW 02

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.859
    • 0Komentar

    PATI — Pemerintah Desa (Pemdes) Klayusiwalan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, memprioritaskan pembangunan jalan lingkungan berupa rabat beton di wilayah RT 02 dan RT 03, RW 02. Pembangunan tersebut ditujukan untuk meningkatkan akses mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian warga, terutama dalam distribusi hasil pertanian. Pemdes Klayusiwalan menyebut kondisi jalan lingkungan yang kerap becek saat musim […]

  • Gelar Tourism Expo, Targetkan Ribuan Pengunjung

    Gelar Tourism Expo, Targetkan Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Pati Torism Expo 2018 dibuka secara resmi hari ini Sabtu (7/3/18) di Pasar Produk Unggulan Pragfolo. Puluhan stand aneka produk khas Pati dan juga layanan, akan menyambut para pengunjung yang diperkirakan datang dari berbagai daerah ini. Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati, Wiyadi menuturkan, ada sejumlah 64 […]

  • BPD dan Pemdes Tulakan Dukung Langkah Gapoktan Tolak Penambangan

    BPD dan Pemdes Tulakan Dukung Langkah Gapoktan Tolak Penambangan

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

      Rembug tani yang dilaksanakan di kediaman Ketua Gapoktan H. Masruhan, Dukuh Winong, Desa Tulakan, Senin (10/2022) Aparat desa berdiri satu barisan mendukung penuh langkah para petani Desa Tulakan yang mempertahankan kelangsungan masa depan pertanian desanya dari ancaman penambangan batuan di Kali Gelis. JEPARA – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Tulakan Kecamatan […]

  • Usaha Angkringan Bikin Makin Pengalaman

    Usaha Angkringan Bikin Makin Pengalaman

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sri Wahyuni Sudah dua tahunan ini, Sri Wahyuni bergelut dengan usaha jualan nasi kucing di angkringan miliknya sendiri. Tentu selain nasi kucing, juga banyak aneka makanan lain layaknya angkringan pada umumnya. Dari situ, ia sedikit-sedikit dapat membantu biaya kuliah, jajan, hingga membeli kosmetik sendiri. Perempuan kelahiran Pati 13 September 1994 ini menuturkan, tak canggung dengan […]

expand_less