Breaking News
light_mode

Bupati Jepara Komitmen Lestarikan Penyu Karimunjawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 13 Mar 2022
  • visibility 949
Bupati Jepara Dian Kristiandi melepaskan anakan penyu.


Puluhan tukik atau anakan penyu dilepasliarkan oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi. Kegiatan seremonial itu menjadi komitmen pihaknya dalam mendukung kelestarian ekosistem penyu di wilayah Karimunjawa.


JEPARA – Di sekitar Dermaga Rakyat Pulau Parang Kecamatan Karimunjawa, Jumat (11/3/2022), ombak berdebur pelan. Langit nampak cerah menambah keindahan pemandangan pantai. Hari itu Bupati Jepara datang bersama rombongan untuk melepasliarkan anakan penyu. Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga ekosistem penyu di wilayah kepulauan Karimunjawa.

Kali ini bupati melepas lebih dari 30 tukik jenis penyu sisik. Tukik yang dilepasliarkan berumur 3 hari hasil dari penetasan semi alami yang dilakukan oleh Balai Taman Nasional.
Karimunjawa sendiri memiliki dua jenis penyu yaitu penyu hijau dan penyu sisik. Kedua jenis ini termasuk hewan dilindungi karena hampir punah. Oeh karena itu bupati mendorong masyarakat agar menjaga habitat penyu dan tidak menangkapnya.


“Penyu merupakan salah satu biota laut yang saat ini membutuhkan perhatian dan perlu dilindungi. Ini menjadi upaya dan kampanye kita untuk melestarikan spesies ini,” kata Bupati Andi di dampingi petugas Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa. 

Menurut Andi, pulau-pulau yang ada di wilayah Karimunjawa ini, menjadi tempat atau habitat perkembangbiakan penyu, sehingga harus dijaga dan dilestarikan.

”Kami berharap, penyu ini tidak hanya jadi cerita kelak, tetapi anak-anak kita nanti tetap dapat melihat dan terus menjaganya,” ungkap Dian Kristiandi. 

Pengendali Ekosistem Hutan, Balai Taman Nasional Karimunjawa, Kuswadi mengatakan, di Kepulauan Karimunjawa, populasi penyu semakin kecil. Namun, Balai Taman Nasional Karimunjawa berupaya untuk melestarikan. Sejak tahun 2003 yang semula hanya 200 penyu, sekarang sudah sekitar 500an penyu. 

“Kami juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat, agar tidak menangkap penyu,” kata dia.

Untuk menjaga kelestarian penyu, lanjut dia, BTN Karimunjawa memiliki program penetasan semi alami. Pihaknya bekeeja sama dengan masyarakat jika mendapati sarang penyu akan dipindah dan ditetaskab secara semi alami. 

“Sarang beserta pasirnya kita pindah ke tempat yang sudah kita siapkan agar lebih aman dari predator. Partisipasi ni menunjukkan dukungan masyarakat yang besar terhadap kelestarian penyu Karimunjawa,” jelasnya. (hus)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarakkan Kemerdekaan Pemuda Tunahan Jepara Gelar Festival Layang-Layang

    Semarakkan Kemerdekaan Pemuda Tunahan Jepara Gelar Festival Layang-Layang

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Kemeriahan festival layang-layang di Desa Tunahan Jepara Festival Layang-Layang pertama kali digelar di Desa Tunahan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Antusiasme penonton dan peserta luar biasa. Bahkan para pegiat layang-layang internasional sampai ikut datang.  JEPARA – Para pemuda RT 13 RW 4 Dukuh Karagan Desa Tunahan Kecamatan Keling menggelar kompetisi laying-layang di area sawah Punden H. […]

  • KAHMI Pati Gelar Musda, Komitmen Perkuat Jaringan dan Kader HMI

    KAHMI Pati Gelar Musda, Komitmen Perkuat Jaringan dan Kader HMI

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 342
    • 0Komentar

    PATI – Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 Korp Alumni HMI (KAHMI) Pati sukses digelar di Kedai Perko pada Minggu (18/5/2025). Acara yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Anas Urbaningrum (Ketua Umum PB HMI periode 1997-1999), Sekretaris Jenderal MN KAHMI Syamsul Qomar, dan perwakilan MW KAHMI Jawa Tengah, menandai tonggak penting bagi organisasi alumni HMI di Kabupaten […]

  • Wisata Sejarah Belasan Gua Jepang di Pegunungan Patiayam

    Wisata Sejarah Belasan Gua Jepang di Pegunungan Patiayam

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 397
    • 0Komentar

      Seorang warga sedang mencoba masuk ke salah satu Gua Jepang di Pegunungan Patiayam, Terban Kudus Destinasi wisata sejarah di Kabupaten Kudus terus bertambah. Baru-baru ini ditemukan belasan gua Jepang di kawasan Pegunungan Patiayam. KUDUS – Desa Terban Kecamatan Jekulo belum lama ini telah ditemukan sebanyak 15 gua peninggalan Jepang yang berlokasi di bawah perbukitan […]

  • Bom Lontong Teroris Poso Dimusnahkan

    Bom Lontong Teroris Poso Dimusnahkan

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Pemusnahan bom Lontong teroris Poso yang memiliki daya ledak tinggi POSO – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng kembali melakukan disposal barang bukti belasan  bom lontong milik teroris Poso, bertempat di markas Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Sulteng, Sabtu (28/8/2021). Pelaksanaan disposa sendiri dipimpin langsung oleh Bripka Ismail Ngemba dari Subden II Gegana Satbrimob Polda […]

  • Wakil Ketua 2 DPRD Pati : Pengisian Perangkat Desa Harus Kondusif

    Wakil Ketua 2 DPRD Pati : Pengisian Perangkat Desa Harus Kondusif

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, berharap proses pengisian perangkat desa di wilayahnya dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Hal ini disampaikan Bambang usai pelantikan pimpinan DPRD di ruang sidang kantor DPRD Pati. Menurut Bambang, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang baru, kewenangan dan aturan terkait pengisian perangkat desa telah dikembalikan ke […]

  • DPRD Pati Dorong Upaya Preventif dan Promotif untuk Cegah Diabetes

    DPRD Pati Dorong Upaya Preventif dan Promotif untuk Cegah Diabetes

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 320
    • 0Komentar

    PATI – Diabetes Militus (DM) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Pati. Penyakit ini kerap disebut sebagai “silent killer” karena gejalanya yang seringkali tidak terasa. Menanggapi hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong langkah preventif dan promotif untuk menekan angka penderita diabetes. “Bukan hanya pengobatan yang perlu […]

expand_less