Breaking News
light_mode

BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
  • visibility 143

Nasabah BRI Siti Mardhiyah yang menjadi korban penipuan didampingi suaminya


Salah seorang nasabah BRI Juwana mengaku sangat kecewa karena tabungan milik istrinya yang digondol penipu cyber tak bisa dikembalikan. Padahal salah satu rekening yang menjadi tujuan transfer dana tersebut sudah diblokir. Pihak bank menyarankan untuk melaporkan ke polisi.

PATI – Nasabah BRI Juwana mengaku
sangat kecewa atas jawaban pihak bank pelat merah tersebut, karena tidak bisa
melakukan pengembalian dana yang hilang. Untuk diketahui tabungan Siti
Mardhiyah, warga Desa Ngening Kecamatan Batangan sebesar 206 juta amblas
digondol penipu.

“Saya sangat kecewa dengan
tanggapan dan jawaban dari pihak BRI. Pihak bank sudah ke sini, saya diberi
surat, intinya mereka mengajukan permohonan maaf karena tidak dapat melakukan
pengembalian dana yang hilang,” papar Yudhi, suami dari Siti Mardhiyah.

Sebagaimana diberitakan Tribunjateng.com, Siti Mardhiyah menjadi
korban penipuan oleh penjahat siber. Pada Jumat (10/6/2022) lalu, Siti mendapat
pesan WhatsApp dari orang tidak dikenal.

Orang tersebut melakukan tindakan
manipulatif dengan cara mengirim pulsa sebesar Rp 25 ribu ke nomor Siti,
kemudian mengatakan salah kirim. Selanjutnya, pelaku juga mengatakan pada
korban bahwa dirinya tidak hanya salah mengirim pulsa, melainkan juga salah
membeli token listrik.

“Tadi selain pulsa saya juga beli
token listrik. Kalau ada SMS token listriknya, tolong di-screenshotkan karena
di sini mati lampu. Untuk pulsanya tidak usah dikembalikan,” tulis pelaku dalam
pesan WA.

Siti pun menuruti apa yang
diminta pelaku tanpa menyadari bahwa SMS yang ia screenshot mengandung nomor
kode m-Token untuk melakukan transaksi perbankan digital.

Akibatnya, pelaku menguras
tabungan Siti. Delapan transaksi dilakukan pelaku dalam kurun lima menit. Transaksi
terbesar dilakukan pelaku dengan mentransfer uang sebesar Rp 98 juta ke
rekening seorang pria berinisial FA. Selebihnya ialah transaksi topup dompet
digital.

Tabungan Siti yang awalnya sekira
Rp 230 juta dikuras hingga tinggal sekira Rp 24 juta. Rp 206,5 juta disedot oleh
pelaku.

Siti bersama suaminya, Yudhi,
sudah membuat laporan pengaduan atas kasus ini. Pihak BRI Kantor Cabang
Pembantu (KCP) Juwana tempat Siti menjadi nasabah juga sudah datang
mengantarkan surat pemberitahuan penyelesaian pengaduan.

Dalam surat tersebut, pihak bank
menyarankan Siti untuk berkoordinasi dengan kepolisian. Sebab, yang berhak
untuk menginvestigasi lebih lanjut mengenai aliran dana dan identitas pemilik
akun tujuan transfer yang dilakukan pelaku ialah kepolisian.

“Saya sangat kecewa, begitu mudah
sistem bank ditembus sampai merugikan kami para nasabah,” kata Yudhi.

Ia mengatakan,  pihak bank menyampaikan bahwa rekening atas
nama FA yang jadi tujuan transfer dana sebesar Rp 98 juta sudah diblokir.

“Bank bilang hanya bisa membantu
sebatas ini. Kalau mau melanjutkan, disuruh lapor pihak kepolisian. Harapan
saya uang yang hilang bisa kembali,” ujar dia. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Ramadan PWI Pati Berbagi Takjil bareng RS KSH

    Tradisi Ramadan PWI Pati Berbagi Takjil bareng RS KSH

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

      Kegiatan bagi takjil PWI Pati dan RS KSH  Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan di sekitar Alun-alun Simpang 5 Pati. Kurang dari 30 menit takjil yang dibagikan tim RS KSH dan PWI Pati itu sudah ludes. PATI – Jalanan sekitar Alun-alun Simpang 5 Pati cukup ramai sore kemarin. Lalu lalang kendaraan meramaikan waktu […]

  • DPRD Pati Dorong Kolaborasi Atasi Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Libatkan Warga dan Pemerintah

    DPRD Pati Dorong Kolaborasi Atasi Dampak Cuaca Panas Ekstrem, Libatkan Warga dan Pemerintah

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 126
    • 0Komentar

    PATI – Menghadapi cuaca panas ekstrem yang melanda Kabupaten Pati, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan perlunya kolaborasi antara warga dan pemerintah untuk meminimalisir dampaknya. “Cuaca panas ekstrem ini bukan hanya meningkatkan risiko kebakaran, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ia mendorong pemerintah untuk meningkatkan patroli di area rawan kebakaran […]

  • Dewan Pati Ingatkan Desa Wisata Harus Ada Inovasi Agar Tak Membosankan

    Dewan Pati Ingatkan Desa Wisata Harus Ada Inovasi Agar Tak Membosankan

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, mendorong desa-desa wisata di Pati untuk terus berbenah dan melakukan inovasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan dan membuat pengunjung ingin kembali lagi. “Inovasi bisa dilakukan dengan menyediakan paket-paket wisata, atau menggelar even-even seni dan budaya di spot-spot wisata di desa masing-masing,” ungkapnya. Saat ini, […]

  • Dokumen PT LIB

    Dewa United Telan Pil Pahit Perdana di Liga 1 2023/2024

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

      Dokumen PT LIB BALI – Dewa United akhirnya merasakan kekalahan perdananya di pekan ke-5 Liga 1 musim 2023/2024, Sabtu (29/7/2023). Dewa United menelan “pil pahit” dari Bali United dengan skor 3-1.   Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dita, Dewa United sempat unggul namun akhirnya tumbang di hadapan Sedadu Tridatu.    Dewa United unggul […]

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan Pertanian Tembakau untuk Kesejahteraan Petani

    DPRD Pati Dorong Pengembangan Pertanian Tembakau untuk Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 139
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendorong pengembangan sektor pertanian tembakau untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, menilai tembakau memiliki nilai ekonomi tinggi dengan harga pasar yang stabil. Ia menyebut tembakau sebagai sumber penghidupan utama bagi masyarakat di Kecamatan Mojoagung dan Pucakwangi. “Tembakau merupakan komoditas pertanian yang masih […]

  • Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    Apresiasi Penurunan Harga Pupuk, DPRD Pati : Ini Dukungan Nyata untuk Petani

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyambut baik kebijakan pemerintah pusat terkait penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi hingga 20% di seluruh Indonesia, yang mulai berlaku pada 22 Oktober 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban petani dan meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan penurunan ini, harga pupuk bersubsidi menjadi lebih terjangkau, yaitu […]

expand_less