DPRD Pati Apresiasi Sedekah Laut, Dukung Kelestarian Budaya Pesisir
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 3.763

Tradisi Sedekah Laut di Juwana
PATI – Tradisi Sedekah Laut yang digelar di Juwana bukan sekadar ajaran sakral semata, melainkan telah menjadi bagian dari khazanah budaya lokal serta menjadi bukti nyata kekuatan kolektif masyarakat pesisir.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, yang menyatakan dukungan penuh untuk menjaga kelangsungan tradisi yang telah melekat di kalangan masyarakat setempat.
“Sedekah laut bukan hanya tradisi yang sakral di masyarakat nelayan Juwana ini, akan tetapi sedekah laut juga menjadi simbol kekuatan masyarakat pesisir,” papar Mukit.
Menurutnya, kelangsungan hidup suatu budaya akan turut menguatkan rasa solidaritas di tengah masyarakat.
Acara Sedekah Laut Juwana tahun ini berlangsung pada Minggu (29/3/2026), dengan kehadiran Mukit di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Unit 2 Juwana, Desa Bajomulyo.
Ia turut menemani Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dalam prosesi larung sesaji di muara Sungai Silugonggo, Laut Jawa.
Di kesempatan terpisah, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menjelaskan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya daerah, melainkan juga sebagai bentuk dukungan konkret terhadap sektor perikanan yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Pati.
“Kali ini saya ikut datang dan ikut mendoakan agar Allah SWT memberi keberkahan bagi nelayan, agar tahun ini hasil laut melimpah, harga bagus, dan pemasaran lancar,” papar Chandra.
Sebagian besar masyarakat Juwana bergantung pada pekerjaan di sektor perikanan tangkap. Perekonomian daerah ini juga banyak digerakkan oleh sektor tersebut, yang berdampak positif pada sektor ekonomi lainnya.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

