Breaking News
light_mode

Menyalakan Suluh Masa Depan Literasi di Bumi Mina Tani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
  • visibility 211


kegiatan workshop penulisan artikel populer di media massa oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah bersama Paradigma Institute Kudus
Pembukaan bedah buku


PATI – Sejak awal, peserta workshop dan bedah buku Akhir Sekolah Elite, sebuah kumpulan
artikel bertema pendidikan, didoktrin untuk datang murni belajar. Para peserta
yang mayoritas guru di SD maupun SMP ini pun gayeng saja mengikuti pelatihan yang lebih mengedepankan dialog
ini.
Kegiatan tersebut dimulai pukul
09.30, diawali pembukaan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah
Kabupaten Pati, Suwanto. Ditandai dengan penyerahan sebanyak dua eksemplar buku
Akhir Sekolah Elite, sebagai
dokumentasi karya penulis lokal di perpustakaan daerah.
Suwanto, membuka dengan terlebih
dahulu memberikan arahan (Red, lebih banyak memotivasi) tentang dunia
penulisan. Mulai bagaimana memulai menulis. Tips-tipsnya, hingga bercerita
betapa manisnya royalti penjualan buku.
”Menulis itu mudah. Menulis ya
menulis saja. Saya dulu juga seperti itu. Ada proses-prosesnya. Untuk menghasilkan
tulisan bagus tidak bisa serta-merta,” terang pria yang pernah aktif
menerbitkan buku bahan ajar di sekolah-sekolah ini.
 Selain menghadirkan penulis buku, Udi Utomo. Kegiatan
bedah buku dan workshop penulisan artikel ini juga menghadirkan pegiat literasi
dari Paradigma Institue Kudus, Achmad Ulil Albab.
Paradigma Institute sendiri adalah
sebuah lembaga yang berkonsentrasi di bidang penerbitan karya, dan penggerak
literasi di Kudus dan sekitarnya. Dengan rutin menggelar kegiatan bazaar buku,
diskusi sastra, hingga penulisan buku-buku bertema kearifan local di kawasan
lingkar Pegunungan Muria.
Dalam kesempatan itu sendiri, Ulil
memaparkan model artikel popular yang ada di dalam buku tersebut. Menurutnya,
tulisan-tulisan Udi Utomo dibuku tersebut patut menjadi contoh kecil untuk
memulai menulis dengan tema-tema pendidikan.

”Saya kira sebelum mengulik
bagaimana teori penulisan artikel popular, kita bisa menengok dan membaca
artikel-artikel yang ditulis Pak Udi. Tulisannya sederhana. Ringan. Bahasanya tidak
berat. Dan yang paling penting tulisan-tulisan yang dibuatnya adalah berlatar
fakta-fakta dan peristiwa aktual yang sedang terjadi. Lalu diulas dengan
mengutip sumber-sumber buku maupun data-data lainnya. Kemudian ditutup dengan kalimat
reflektif yang sederhana pula. Ini menjadi menarik. Rata-rata semua tulisan Pak
Udi juga dibuka dengan persoalan-persoalan yang dihadapinya di lapangan,”
terang Ulil.
Sementara itu, Udi Utomo menegaskan
agar kegiatan menulis yang merupakan ketrampilan ini disetting untuk menjadi passion. ”Mulai sekarang paradigmanya
harus diubah. Menulis jadi passion. Jangan
hanya menulis untuk memenuhi syarat poin kenaikan pangkat saja,” terangnya.
Menulis tema pendidikan, kata Udi
masih menjadi peluang besar. Media-media massa sering menyukai tulisan-tulisan
bertema pendidikan.
Apalagi untuk guru-guru, tentunya
banyak sekali mengalami problem-problem kebijakan birokrasi yang kadang menemui
hambatan. Hal itu tentu menjadi peluang guru untuk menuangkan
gagasan-gagasannya melalui sebuah tulisan. Entah kritik. Atau buah pemikiran
untuk menawarkan alternatif penyelesaian masalah.       
”Lebih dari itu saya senang di
kegiatan pelatihan ini meskipun panitia tidak menyediakan sertifikat dengan
durasi jam belajar, para peserta tetap antusias. Selalu mengajukan
pertanyaan-pertanyaan seputar dunia penulisan,” imbuhnya.
Terbersit semangat menulis di
wajah-wajah peserta workshop.  Bahkan mereka
menginginkan untuk bergotong-royong menulis antologi artikel dengan tema-tema
pendidikan yang dialami saat bergelut di bangku sekolah. Para guru itu menyalakan
suluh literasi di Bumi Mina Tani. (alb)
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.664
    • 0Komentar

    PATI – Setelah melakukan sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengungkapkan harapan agar pihak sekolah lebih proaktif dalam menangani masalah ijazah yang belum diambil oleh lulusan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menilai pihak sekolah seharusnya tidak hanya menunggu siswa atau keluarga datang untuk mengambil ijazah. “Kalau sudah dua atau tiga […]

  • DPRD Pati Dorong Fokus Pengembangan Wisata Pegunungan Kendeng

    DPRD Pati Dorong Fokus Pengembangan Wisata Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 181
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk fokus mengembangkan potensi wisata di Pegunungan Kendeng, khususnya di wilayah Pati Selatan. Ia menyoroti pentingnya konsentrasi pada satu titik pengembangan wisata untuk memaksimalkan dampak dan daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. “Sebetulnya saya sangat mengapresiasi upaya tersebut, saya senang dengan adanya pariwisata itu. […]

  • Inspektorat Daerah Pati Tingkatkan Upaya Pencegahan Korupsi di Lingkungan Pemerintahan

    Inspektorat Daerah Pati Tingkatkan Upaya Pencegahan Korupsi di Lingkungan Pemerintahan

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PEMERINTAHAN – Inspektorat Daerah Kabupaten Pati meluncurkan program pendidikan antikorupsi untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan tujuan mencegah dan memberantas korupsi di lingkungan pemerintahan. Inspektur Daerah Pati, Agus Eko Wibowo, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk membangun semangat dan budaya antikorupsi di kalangan ASN. Langkah ini diambil setelah hasil survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2023 […]

  • Dalami Dugaan Maladministrasi Mutasi ASN, Pansus DPRD Pati Hadirkan Dokter Reni

    Dalami Dugaan Maladministrasi Mutasi ASN, Pansus DPRD Pati Hadirkan Dokter Reni

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 217
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati terus mendalami dugaan maladministrasi terkait kebijakan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Sidang lanjutan digelar pada Rabu (3/9/2025) di ruang Badan Anggaran DPRD Pati, dengan menghadirkan dokter Reni Kurniawati sebagai saksi. Dokter Reni, yang mengalami tiga kali mutasi jabatan dalam kurun waktu […]

  • Melihat Geliat Pembuatan Contong Es Krim

    Melihat Geliat Pembuatan Contong Es Krim

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Tak Sepi Meski Hujan Menghampiri Usaha pembuatan contong es krim sukses memikat. Penghasilannya lumayan. Permintaannya pun tak pernah sepi. Seperti saat musim penghujan ini, permintaan selalu ramai. Merah, kuning, hijau, biru. Warna-warni sebuah benda berbentuk kerucut itu tertata rapi di sudut rumah berbentuk minimalis itu. Plastik bening membungkus tumpukan kerucut yang diketahui sebagai contong es […]

  • Narso saat memberikan bantuan kepada masyarakat kelompok pembudidaya perikanan.

    Inilah Kiprah Narso, Caleg DPRD Pati dari Juwana yang Konsen Urus Sektor Perikanan hingga Pertanian

    • calendar_month Sen, 1 Jan 2024
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Narso saat memberikan bantuan kepada masyarakat kelompok pembudidaya perikanan.

expand_less