Breaking News
light_mode

Diliburkan Dua Pekan Bukan untuk Piknik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
  • visibility 78
Belajar mandiri di rumah 

Para pelajar di Jawa Tengah
diliburkan. Selama dua pekan. Waktu libur itu bukan untuk liburan. Apalagi
jalan-jalan. Pemerintah memiliki kebijakan meminimalisir kontak dengan orang
banyak. Karena itu para pelajar diminta libur dan belajar mandiri di rumah.

Buku-buku dan beberapa lembar
kertas berserak di meja belajar Windi Fibriani. Di kamarnya, siang itu Windi
mengerjakan tugas-tugas yang sebelumnya telah diberikan gurunya.

Siswi kelas XII IPS III SMA PGRI 2
Kayen ini memilih tetap di rumah. Belajar mandiri sesuai intruksi gurunya. Yang
meliburkan total seluruh kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah,
akibat dari kebijakan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan satuan
pendidikan.

 ”Memang libur. Tapi rasanya masih tetap
seperti bersekolah. Tugas-tugasnya banyak. Hanya tidak harus bangun dan
berangkat pagi-pagi ke sekolah saja,” kata gadis yang banyak berprestasi di
bidang modelling dari tingkat daerah sampai nasional ini.
***

Seperti diketahui, pelajar yang
diliburkan selama dua pekan diimbau untuk menaati edaran yang telah dikeluarkan
oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dimana tidak diperkenankan melakukan
perjalanan ke luar wilayahnya.

Hal itu seperti yang diungkapkan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Edi Siswanto, pihaknya mengungkapkan,
kebijakan libur sekolah yang dikeluarkan pemerintah itu tujuannya adalah agar
mengurangi kontak dengan orang banyak.

Sehingga, kata Edi, selama dua
pekan atau 14 hari tidak sakit dapat dipastikan tidak terpapar Covid-19. ”Bila
dipakai jalan-jalan tujuan dari kebijakan pemerintah tersebut tidak akan
tercapai. Meskipun selama 14 hari libur dan tidak sakit, maka masih bisa
dimungkinkan terpapar Covid-19,” jelas Edi.

Karena itu, lanjutnya, semuanya
harus patuh dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Jangan sampai 14 hari
diliburkan itu digunakan untuk liburan (jalan-jalan, Red) tetapi hanya boleh
untuk di rumah saja. Kecuali kebutuhan yang amat mendesak.

Selain itu, pihaknya juga berpesan
agar masyarakat tidak panik. Akan tetapi melakukan antisipasi-antisipasi.
Seperti berolahraga rutin, menghindari kerumunan, menjaga jarak dengan lawan
bicara yang tida dikenal, makan minum dengan gizi seimbang, menjaga kebersihan
dengan mencuci tangan, dan juga lupa berdoa. 
Tugas sekolah 

Seperti diketahui, dalam edaran
dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, selama pelaksanaan
belajar mandiri, kegiatan studi tour, kemah, prakerin, maupun kegiatan yang
sebelumnya dijadwalkan di luar lingkungan sekolah ditiadakan, dan para siswa
diminta untuk tidak melakukan perjalanan keluar wilayah tempat tinggalnya.
Sekaligus menjaga pola hidup sehat dan bersih. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bidadari Desa Jlegong Ini Juarai Fashion Show Porseni Pelajar NU Keling Jepara

    Bidadari Desa Jlegong Ini Juarai Fashion Show Porseni Pelajar NU Keling Jepara

    • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JEPARA – Perwakilan dari Ranting IPNU IPPNU Desa Jlegong, Dwi Amelia Akromatul Choiriyah berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba fashion show Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang digelar PAC IPNU IPPNU Keling Minggu (11/11/2018) di auditorium Gedung MWC NU Keling Jalan Raya Jepara – Pati Desa Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Dwi Amelia Akromatul Choiriyah […]

  • Garap Potensi Keindahan Goa Larangan, DPRD Pati Dorong Libatkan Seniman

    Garap Potensi Keindahan Goa Larangan, DPRD Pati Dorong Libatkan Seniman

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendorong pengembangan Goa Larangan agar lebih menarik minat wisatawan. Goa yang berlokasi di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, wilayah Pegunungan Kendeng, ini memiliki potensi wisata yang besar. “Potensi yang harus digali sebagai tempat wisata, karena memang tempatnya alami,” ujarnya. Goa Larangan memiliki pesona unik dengan jalur air yang memanjang […]

  • DPRD Pati Turun Tangan Bantu Petani Atasi Permasalahan Penataan Lahan

    DPRD Pati Turun Tangan Bantu Petani Atasi Permasalahan Penataan Lahan

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 112
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyatakan dukungannya terhadap penataan lahan pertanian di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan dalam audiensi dengan Gerakan Masyarakat Peduli Pertanian (GMPP) pada Rabu (25/09/2024). Dukungan tersebut disampaikan menyusul aksi demonstrasi yang dilakukan oleh GMPP di depan gedung DPRD Pati pada hari yang sama. Demonstrasi ini terkait dengan kendala yang […]

  • Perhatian Lebih untuk Batik Bakaran, DPRD Pati Siap Mendukung Pengembangan

    Perhatian Lebih untuk Batik Bakaran, DPRD Pati Siap Mendukung Pengembangan

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PATI – Batik tulis Bakaran yang khas dari Kabupaten Pati menjadi fokus perhatian DPRD Pati. Dalam upaya mengembangkan potensi daerah, DPRD Pati mendorong adanya perhatian lebih terhadap Batik Bakaran agar semakin maju dan dikenal luas. Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya dukungan terhadap Batik Bakaran. “Batik Bakaran sangat khas, harus ada perhatian lebih supaya […]

  • Mr. Gendut’s Barbershop Tempat Cukur Kekinian di Pati

    Mr. Gendut’s Barbershop Tempat Cukur Kekinian di Pati

    • calendar_month Kam, 24 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Nur Aziz owner Mr Genduts Barbershop Mau tampil keren tapi tetap ramah di kantong, percayakan saja urusan potong rambutmu di Mr. Gendut’s Barbershop.  PATI – Dengan mengusung model tata rambut yang kekinian, Mr. Gendut’s Barbershop kini hadir di jalan Juwana – Pucakwangi Km. 3 tepatnya di Desa Bringin Juwana atau tepat di depan Dawet Tunggal […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas

    DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan bagi penyandang disabilitas. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyoroti masih belum meratanya akses bagi penyandang disabilitas di ruang publik. “Dengan belum meratanya akses untuk penyandang disabilitas di ruang publik, membuat Kabupaten belum dapat disebut sebagai […]

expand_less