Breaking News
light_mode

Ada di Pati Nasi Goreng Paling Murah, Cuma Rp 3 Ribu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 28 Mei 2021
  • visibility 308

Penampakan nasi goreng murah yang terbilang cukup lengkap

Meskipun
harganya sangat murah, sepiring “Nasi Goreng Bu Lasmiati” tersaji cukup
lengkap. Ada irisan telur dadar, lalapan kol dan mentimun yang diiris
kecil-kecil, serta taburan bawang goreng. Menambah sedap dan menggugah selera
makan.

PATI – Nasi
goreng di warung-warung kakil lima umumnya dibanderol Rp 10 ribu per porsi.
Tergantung nasi goreng itu menawarkan topping apa. Sosis, ayam, daging, babat,
atau pete. Namun sebuah rumah bercat krem di Dukuh Gilis, Desa Sugiharjo RT 2
RW 3, Kecamatan Pati, menjual menu nasi goreng sangat murah. Hanya Rp 3 ribu
saja.

Di Google Maps,
tempat ini memiliki nama “Nasi Goreng Bu Lasmiati”. Namun, dilihat
dari depan, rumah tersebut tidak tampak seperti warung makan.

Tidak ada
spanduk bertuliskan menu-menu masakan seperti lumrahnya warung makan. Tapi ada
tikar digelar di teras rumah. Ada pula meja dan kursi makan di halaman.

Jika kita masuk
ke dapur rumah melalui jalan di sisi kiri, barulah penataan tempat seperti
lumrahnya warung makan terlihat. Seperti namanya, warung ini menyajikan menu
nasi goreng. Harganya boleh dibilang super murah.

Warung ini juga
menyajikan menu selain nasi goreng, yakni mi ayam seharga Rp 4 ribu, serta mi
instan goreng maupun rebus. Namun, nasi goreng adalah menu special dan paling
laris di warung ini.

“Harganya
Rp 3 ribu. Tapi kalau pembeli mau minta Rp 4 ribu atau Rp 5 ribu juga bisa.
Nanti porsinya saya tambah,” kata Lasmiati, pemilik warung.

Dia mengaku
sudah berjualan nasi goreng semenjak enam tahun lalu. Tiap hari, warungnya bisa
menghabiskan 20 sampai 30 kilogram beras. Setiap 10 kilo beras rata-rata bisa
diolah menjadi 100 piring nasi goreng. Artinya, dalam sehari Lasmiati bisa
menjual 200 sampai 300 piring nasi goreng.

Lasmiati
menuturkan, ia mulai memutuskan berjualan ketika suaminya yang bekerja sebagai
perangkat desa meninggal pada 2014 lalu.

“Anak saya
yang besar waktu itu masih kuliah di UNDIP, yang kecil masih bayi. Jadi saya
memutuskan jualan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Kalau sekaranh anak
pertama saya sudah lulus dan bekerja di salah satu rumah sakit swasta di
Pati,” papar dia. Setiap hari, warung Nasi Goreng Bu Lasmiati buka mulai
pukul 15.00 sore hingga tengah malam. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    Tiba dengan Selamat, Pemudik Disambut Bupati Haryanto

    • calendar_month Sen, 11 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Para pemudik yang memanfaatkan program mudik gratis tiba Terminal Kembangjoyo Sabtu (9/6) malam lalu. Kedatangan mereka langsung disambut Bupati Haryanto bersama Forkopimda. Bahkan, bupati beserta Forkopimda telah menunggu pemudik di terminal sejak pukul 21.00 lebih. Para pemudik kemudian baru sampai sekitar pukul 23.00. Ada empat bus yang sampai. Bupati Haryanto menuturkan, kegiatan mudik […]

  • Lapangan Apel dan Gedung Propam Polres Kudus Diresmikan Bupati Hartopo

    Lapangan Apel dan Gedung Propam Polres Kudus Diresmikan Bupati Hartopo

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Bupati Hartopo resmikan lapangan apel dan gedung Propam Polres Kudus. Bupati Kudus Hartopo berharap kehadiran dua fasilitas baru di Mapolres Kudus mampu menopang kinerja Polres Kudus. Dua fasilitas baru yang diresmikan adalah gedung Propam dan lapangan apel. KUDUS – Bupati Kudus H.M. Hartopo meresmikan Gedung Propam dan Lapangan Apel ‘Wicaksana Laghawa’ Polres Kudus serta menyaksikan […]

  • Polresta Pati Sikat Aksi Balap Liar di Jalan Lingkar

    Polresta Pati Sikat Aksi Balap Liar di Jalan Lingkar

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    Tim Polresta Pati mengamankan seorang pemuda yang hendak balap liar Aksa balap liar di jalanan sangat meresahkan masyarakat. Polresta Pati bergegas melakukan penindakan. Seperti yang dilakukan pada Sabtu malam (18/2/2023) lalu. Tim Polresta Pati menggaruk puluhan sepeda motor saat hendak melakukan aksi balap liar. PATI –  Tim Polresta Pati mendapat banyak aduan aksi balap liar. […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Pemdes Sosialisasikan Pemahaman Politik untuk Cegah Konflik

    Ketua DPRD Pati Minta Pemdes Sosialisasikan Pemahaman Politik untuk Cegah Konflik

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, meminta Pemerintah Desa (Pemdes) untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman politik. Hal ini disampaikannya mengingat perbedaan pandangan politik seringkali memicu konflik dan mengancam kerukunan antar warga. “Masyarakat perlu adanya edukasi politik yang baik. Peran Pemdes sangat dibutuhkan, agar desa tetap aman,” tegasnya. Khususnya menjelang Pemilihan Kepala […]

  • Kapolda Jateng Tinjau Banjir Pantura Kaligawe, Pastikan Pelayanan Optimal untuk Warga Terdampak

    Kapolda Jateng Tinjau Banjir Pantura Kaligawe, Pastikan Pelayanan Optimal untuk Warga Terdampak

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 537
    • 0Komentar

    SEMARANG – Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, Kapolda Jawa Tengah, terjun langsung meninjau wilayah Kaligawe, Semarang, yang dilanda banjir sejak beberapa hari lalu, Rabu (29/10/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak. Bersama TNI, pejabat utama Polda Jateng, Polrestabes Semarang, dan instansi terkait, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo meninjau titik genangan dan posko […]

  • Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    Usia 68 Tahun, Wis Wayahe Persipa Jaya

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Persipa bukan kesebelasan kemarin sore. Usianya sudah 68 tahun. Persipa terbentuk 19 April 1951 silam. Namun di usianya yang sudah dewasa nan matang tersebut, Persipa belum berprestasi apa-apa. Ketua Umum Persipa, Saiful Arifin mengungkapkan hal tersebut di momen syukuran ulang tahun yang digelar di lantai 11 The Safin Hotel Jumat (19/4/2019) malam. ”Persipa sudah dewas […]

expand_less