Breaking News
light_mode

Pemkab Pati Berkomitmen Wujudkan Kesejahteraan Petani Melalui Program Konvergensi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 274

PATI — Bupati Pati, Sudewo, resmi meluncurkan Program Konvergensi Penanganan Kemiskinan Lintas Sektor di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (4/8/2025).

Acara ini dihadiri Gubernur Jawa Tengah bersama jajaran Forkopimda Jawa Tengah dan para kepala daerah eks Karesidenan Pati.

Program ini merupakan upaya nyata Pemkab Pati untuk menyatukan kekuatan seluruh elemen hingga tingkat desa dalam penuntasan kemiskinan secara komprehensif dan terintegrasi.

Sudewo menjelaskan program ini berawal dari diskusi intensif dengan Gubernur Luthfi terkait implementasi MoU dengan TNI dan Polri.

“Kabupaten Pati surplus beras 200 ribu ton, tetapi realitasnya petani kita belum sejahtera. Untuk itu, kami menargetkan produksi 10 ton per hektar. Namun, sektor pertanian saja tidak cukup. Harus ada sinergi lintas sektor untuk memastikan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Konvergensi ini melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, PPL, PLKB, PKH, pendamping desa, dan seluruh kepala desa untuk penanganan kemiskinan secara langsung dan menyeluruh.

Pemkab Pati memberikan dukungan operasional Rp 300 ribu per bulan bagi Bhabinkamtibmas dan Babinsa, ditambah Rp 200 ribu dari Pemprov Jateng. PPL mendapat tambahan Rp 250 ribu per bulan dari Pemkab Pati.

“Kita tidak boleh berhenti di konsep. Harus ada langkah nyata agar upaya kita terasa dampaknya oleh masyarakat,” tegasnya .

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya membentuk “Super Team” lintas sektor untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem di Jateng.

“Kita tidak bisa parsial. Kemiskinan harus ditangani dengan kolaborasi penuh dari PKH, RTLH, layanan kesehatan, pendidikan, hingga peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang terjun langsung door to door. Semua akan terintegrasi melalui database digital berbasis aplikasi Kominfo,” jelas dia.

Ia optimis angka kemiskinan di Jateng (kini 9,48%, turun dari 9,58%) akan terus menurun signifikan. Program ini diharapkan menjadi tonggak sinergi multi-sektoral yang menjangkau masyarakat terbawah, memastikan pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi gerakan bersama yang terukur, terstruktur, dan tepat sasaran.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkopimda Pati Gelar Rakor Persiapan Lebaran, Jamin Kondusivitas Wilayah

    Forkopimda Pati Gelar Rakor Persiapan Lebaran, Jamin Kondusivitas Wilayah

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.239
    • 0Komentar

    PATI — Mendekati perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati mengadakan rapat koordinasi di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah Pati pada hari Kamis (12/3). Kegiatan ini bertujuan memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok, keamanan wilayah, dan kesiapan penanganan arus mudik agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman. Rapat yang dipimpin […]

  • Rica-Rica Ndole, Menu Makan Siang Favorit di Kota Pati

    Rica-Rica Ndole, Menu Makan Siang Favorit di Kota Pati

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 511
    • 0Komentar

    KULINER – Jika sedang berada di Kota Pati Jawa Tengah jangan lupa untuk menyantap menu makan siang satu ini, rica-rica bebek di warung Nadhira Mas Dwi Rendole Desa Muktiharjo Kecataman Margorejo. Alamat warung ini tepatnya Jalan Pati – Gembong, KM 3 Rendole Muktiharjo. Sekitar 6 menitan dari Stadion Joyokusumo Pati. Di warung yang terkenal dengan […]

  • Tema Elang Dan Gelombang untuk Jersey Persijap Musim 2021

    Tema Elang Dan Gelombang untuk Jersey Persijap Musim 2021

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Logo Degree Sports Wear JEPARA – Persijap Jepara resmi menggandeng perusahaan apparel asal Bandung, Degree Sports Wear untuk mengarungi Liga 2 musim 2021. Jersey punggawa Laskar Kalinyamat ini bakal mengusung tema Elang dan Gelombang. Degree sports wear nama resmi pakaian/ apparel asal Bandung ini akan memasok Jersey tanding, Jersey latihan dan seragam official team. Warna […]

  • Sepekan Disurati Temuan Diduga Makam Kuno di Pati Belum Diteliti Balai Arkeologi

    Sepekan Disurati Temuan Diduga Makam Kuno di Pati Belum Diteliti Balai Arkeologi

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Warga Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo masih menggali bangunan diduga makam kuno PATI – Penemuan struktur bangunan yang diduga sebagai makam kuno di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo belum juga diteliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta. Meskipun, surat resmi permohonan penelitian temuan benda yang dinilai bersejarah itu, telah dilayangkan oleh dinas terkait pada Kamis (1/11/2018).  Hingga […]

  • Anggota DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Sinergitas Kepala Desa dan BPD

    Anggota DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Sinergitas Kepala Desa dan BPD

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, menekankan pentingnya sinergitas antara Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Kinerja BPD sebagai mitra Pemdes harus selalu solid untuk mendukung program pembangunan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan […]

  • Salah Desil Jangan Sampai Warga Miskin Kehilangan JKN, Edy Wuryanto Soroti DTSEN

    Salah Desil Jangan Sampai Warga Miskin Kehilangan JKN, Edy Wuryanto Soroti DTSEN

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.928
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kesalahan penetapan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) jangan sampai berujung pada hilangnya hak warga miskin atas jaminan kesehatan. Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendesak pemerintah segera membenahi persoalan DTSEN menyusul adanya keluhan masyarakat mengenai perubahan desil meski kondisi ekonomi mereka relatif tidak berubah. Menurut Edy, perubahan klasifikasi […]

expand_less