Breaking News
light_mode

Meratapi Nasib Sial Klub Sultan PSG Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
  • visibility 267

Pemain PSG Pati/AHHA PS Pati Syaiful Indra Cahya membawa bola dibayangi pemain Persijap Jepara/@sri.nugroho

Apa yang terjadi pada PSG Pati memang sungguh di luar dugaan. Klub sultan dengan uang berlimpah namun harus susah payah menjalani kompetisi perdana mereka di Liga 2. Dari ambisi naik kasta hingga akhirnya harus berjuang untuk lolos dari maut zona degradasi.

PATI – Siapa tak
silau dengan PSG Pati (AHHA PS Pati). Diperkuat dengan materi pemain mewah
untuk kelas Liga 2, didukung sumber dana besar dari dua chairman yang merupakan
pesohor tanah air. Atta Halilintar youtuber kondang Asia Tenggara, dan Putra
Siregar pengusaha smartphone besar PS Store.

Sejak keduanya masuk
sebagai investor, perombakan besar terjadi. Sejumlah pemain top nasional
didatangkan. Tidak sedikit yang menuai kontroversi karena tim merekrut dua nama
pemain yang kerap kena masalah indisipliner di timnas kelompok umur. Mereka
adalah Nurhidayat dan Yudha Febrian hingga pada akhirnya nama terakhir didepak
dari tim sebelum liga dimulai.

Nama-nama tenar lain yang
merapat adalah Zulham Zamrun, Syaiful Indra Cahya hingga merapatnya Osas Saha.
Boleh dibilang materi pemain yang dimiliki PSG Pati adalah kelas Liga 1 seperti
di tim Persi Solo.

Karena itu tim ini
digadang-gadang bakal merepotkan tim-tim tradisional di Liga 2 dan masuk
kandidat tim yang akan lolos ke Liga 2. Bahkan sang pemilik tim jauh-jauh hari
sudah mematok target naik kasta tak kalah dengan sesumbar bos Persis Solo
Kaesang Pengarep.

Sayangnya bola memang
benar-benar bundar. Catatan mentereng di atas kertas tak sama dengan apa yang
terjadi di lapangan. Tim ini pada akhirnya harus menjadi bulan-bulanan.
Tergabung di grup C bersama Persis Solo, PSCS Cilacap, Persijap Jepara, PSIM
Yogyakarta, dan Hizbul Wathan FC. Tim ini bukannya bersaing mendapat tiket
babak 8 besar malah harus susah payah berjuang lolos dari lubang degradasi
bersaing dengan Hizbul Wathan yang berada di dasar klasemen sementara.

Tim dengan 1 juta followers
Instagram ini babak belur di putaran pertama, 3 kalah, sekali seri dan sekali
menang. Tentu yang paling sial saat sanksi kalah WO dan denda 90 juta yang
didapat saat menghadapi Persis Solo akibat memainkan pemain baru mereka yang
dianggap ilegal. Akibat sanksi itu langkah tim PSG Pati jadi semakin berat dan
harus berjuang menjauh dari zona merah.

Selain hasil pertandingan
yang buruk, tim ini juga selalu mendapat masalah. Selain pemainnya yang banyak
mendapat sanksi akibat bermain kasar, tim ini total sudah mendapat denda dari
Komdis PSSI sebesar 173 juta. Tentu uang segini tidak terlalu besar. Mengingat
sederet sponsor yang melekat di jersey mereka musim ini.

Sungguh ironis sekali.
(redaksi)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Sulit Wujudkan Perpus Layak Anak di Pati

    Masih Sulit Wujudkan Perpus Layak Anak di Pati

    • calendar_month Jum, 7 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Perpustakaan yang benar-benar layak anak masih sulit diwujudkan di Kabupaten Pati. Hingga saat ini, perpustakaan milik daerah pun belum bisa dikatakan sebagai perpustakaan yang layak anak.  Secara umum ikhtiar mewujudkan perpustakaan daerah di Kabupaten Pati untuk menjadi perpustakaan yang layak anak sudah dilakukan pemerintah melalui dinas terkait. Namun, lebih spesifik untuk dikategorikan menjadi […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.495
    • 0Komentar

    PATI – Menyikapi prediksi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dan kering pada tahun 2026 akibat fenomena El Nino Godzilla, DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan langkah antisipasi secara lebih matang dan maksimal. Hal ini disampaikan menyusui informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang menyatakan kondisi musim kemarau tahun ini diproyeksikan […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    DPRD Pati Dorong Pemkab Serius Garap Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 308
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam menggarap sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, dalam sebuah pernyataan resmi. Muslihan menyampaikan bahwa program ketahanan pangan yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah diharapkan tidak […]

  • Bupati Gelar Syukuran, Relokasi PKL Siap Eksekusi

    Bupati Gelar Syukuran, Relokasi PKL Siap Eksekusi

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sejumlah gerobak PKL saat menghadiri syukuran  PATI – Perlawanan PKL hanya tinggal perlawanan. Relokasi sudah pasti jadi dilakukan. Meskipun mayoritas pedagang menolak untuk dipindahkan. Jumat (8/2/2019) malam lalu, bahkan Bupati Haryanto telah menggelar syukuran untuk miwiti area jualan yang baru di TPK Perhutani KPH Pati.  Jajaran Pemerintah Kabupaten Pati, tokoh masyarakat, serta sejumlah pedagang menghadiri […]

  • Sidang LPJ, Ajari Siswa Darul Falah Sirahan Laku Bertanggungjawab

    Sidang LPJ, Ajari Siswa Darul Falah Sirahan Laku Bertanggungjawab

    • calendar_month Sen, 30 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Ketua ISDA periode 2017/2018 Imam Baihaqi setelah menyerahkan inventaris organisasi ISDA yang menandai berakhirnya masa jabatan serta diterimanya pertanggungjawaban organisasi. PATI – Pembelajaran menjadi pribadi yang bertanggung jawab, dikemas apik oleh Perguruan Islam Darul Falah Sirahan. Pembelajaran itu didapat melalui sidang paripurna Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ikatan Siswa-siswi Darul Falah (ISDA) Rabu (25/7/2018) lalu.   LPJ tertulis […]

  • Bantuan ZIS Baznas Senilai Rp1,6 Miliar Disalurkan, DPRD Pati Minta Pastikan Tepat Sasaran

    Bantuan ZIS Baznas Senilai Rp1,6 Miliar Disalurkan, DPRD Pati Minta Pastikan Tepat Sasaran

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.584
    • 0Komentar

    PATI – Penyaluran bantuan massal bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp1.626.750.000 resmi diluncurkan Baznas Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten pada Selasa (30/6). DPRD Pati menegaskan harapannya agar bantuan tersebut sampai tepat kepada warga yang berhak dan memberikan manfaat nyata. Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai program, meliputi bedah rumah, modal usaha, beasiswa […]

expand_less