Breaking News
light_mode

Diduga Dikeroyok Massa Saat Nonton Orkes Dangdut, Warga Desa Sambilawang Babak Belur

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
  • visibility 290

PATI – Abdul Mutalib, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mengalami nasib nahas setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah orang saat menonton orkes dangdut di belakang Balai Desa Sambilawang, Sabtu (26/4/2025).

Peristiwa yang viral di media sosial ini menyisakan luka fisik dan mental bagi korban.

Menurut keterangan Abdul Mutalib saat ditemui di rumahnya Senin (28/4/2025), ia datang ke lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dan menonton dengan tertib.

“Saya datang kemudian nonton di dalam pagar depan panggung sebelah kanan. Saat itu saya datang kemudian duduk di kursi. Saya pada saat itu dalam kondisi tertib, pokoknya duduk saja menonton,” jelasnya.

Namun, tanpa sebab yang jelas, ia tiba-tiba dikeroyok oleh beberapa orang yang dikenalnya.

“Tiba-tiba saya dikeroyok oleh banyak orang. Awalnya yang datang pertama kali memukul saya tahu orangnya. Panggilannya Irul alias kolong, dia memukul saya. Kemudian pemukulan dia kepada saya memprofokasi penonton lainnya. Kemudian saya dikeroyok orang-orang sampai membabi-buta,” ujarnya.

Korban mengaku mengalami luka serius akibat pukulan dan lemparan benda keras.

“Saya babak belur karena dipukul, dilemparan ke pagar, bahkan sepertinya ada benda keras yang dihantamkan ke badan saya saat itu. Kemudian saya dilarikan ke rumah sakit Assuyuthiyah untuk mendapatkan perawatan,” tuturnya.

Ironisnya, anak korban, Arju, turut menjadi panitia acara tersebut dan telah membantu menyukseskan acara orkes dangdut.

“Saat itu posisi saya di luar pagar, pada saat itu saya melihat ada orang dikeroyok secara membabi buta oleh orang-orang yang saya kenal. Saya baru sadar ternyata yang dipukuli adalah Bapak saya sendiri, saya sangat terpukul,” ungkapnya.

“Padahal saya termasuk panitia, dan bapak saya juga turut menyumbang uang dengan nominal lumayan. Kok malah dikeroyok,” pungkasnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI-MUI Jateng Serukan Pemberitaan Covid Bernarasi Positif

    PWI-MUI Jateng Serukan Pemberitaan Covid Bernarasi Positif

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

      Penandatanganan kesepakatan PWI-MUI Jawa Tengah PWI dan MUI Jawa Tengah sepakat untuk menonjolkan pemberitaan Covid-19 dengan narasi positif. Kesepakatan ini dalam rangka membangun optimisme publik menghadapi pandemi. Kesepakatan ini tertuang dalam empat butir seruan. SEMARANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menyerukan bersama agar dalam pemberitaan […]

  • Andi Canangkan Wisata Tani di Karanggondang

    Andi Canangkan Wisata Tani di Karanggondang

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi saat melakukan panen sayuran di Desa Karanggondang Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara baru-baru ini.SUMBER FOTO : Diskominfo Jepara JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara terus melakukan terobosan di segala bidang. Salah satunya dengan mencanangka kampung wisata tani yang dilakukan Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi di Rt 1 Rw 7 Desa Karanggondang Kecamatan Mlonggo, […]

  • Kue Gandos Manis, Jajanan Legendaris Era 80 hingga 90an

    Kue Gandos Manis, Jajanan Legendaris Era 80 hingga 90an

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 958
    • 0Komentar

    Menikmati Serunya Jajanan Nostalgia Di Jepara utara, bagi anak kelahiran 90an, pasti kenal dengan jajanan satu ini. Namanya Kue Gandos. Jajanan ini sudah ada sejak 1979. Cita rasa serta bahan membuatnya, hingga kini tetap dipertahankan. Dari jauh, mata Rifa’i berbinar. Dia melihat seorang pria lanjut usia menuangkan satu adonan ke dalam cetakan. Sesekali pria itu […]

  • Longsor Timpa Satu Rumah di Gembong

    Longsor Timpa Satu Rumah di Gembong

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sisi rumah milik Karnadi Dukuh Bengkal Kulon  RT 02 RW 07 Desa Plukaran Kecamatan Gembong tertimpa longsoran setinggi empat meter siang kemarin Lingkar Muria, PATI – Hujan lebat mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Pati sejak pagi hingga siang kemarin Sabtu (3/2/18). Di beberapa titik, hujan disertai pula dengan angin. Akibatnya terjadi beberapa bencana alam. Seperti […]

  • Selamatkan Karst Kendeng, SMAN 1 Jakenan dan Komunitas Lingkungan Tanam Pohon di Gunung Panti

    Selamatkan Karst Kendeng, SMAN 1 Jakenan dan Komunitas Lingkungan Tanam Pohon di Gunung Panti

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    PATI — Aksi penyelamatan kawasan karst Pegunungan Kendeng kembali dilakukan melalui kegiatan penanaman ribuan bibit pohon di lereng Gunung Panti, Kecamatan Winong, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini diinisiasi Keluarga Besar SMA Negeri 1 Jakenan bekerja sama dengan komunitas Giat Tanam 33 sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan yang kian kritis. Penanaman melibatkan berbagai pihak, di antaranya […]

  • Remaja Putri Terlantar dari Lampung Ditemukan, Polsek Tambakromo Berikan Pertolongan

    Remaja Putri Terlantar dari Lampung Ditemukan, Polsek Tambakromo Berikan Pertolongan

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.886
    • 0Komentar

    PATI – Kepedulian dan tindakan cepat jajaran Polresta Pati kembali ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan personel Polsek Tambakromo. Mereka menolong seorang remaja putri asal Lampung yang terlantar dan tersesat di wilayah Kabupaten Pati. Remaja tersebut bernama Naura Saputri (14), warga Desa Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Kejadian ini […]

expand_less