Breaking News
light_mode

Lesbumi Kudus Perkenalkan Tema Antroposantri untuk Writers Festival ke-2

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 102.986

KUDUS – Lesbumi Kudus mulai memperkenalkan konsep Lesbumi Writers Festival (LWF) ke-2 yang mengusung tema Antroposantri. Tema ini menjadi pembeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya yang berfokus pada penelusuran jejak sastra pesisir.

Pengenalan tema tersebut dilakukan melalui kegiatan Soft Launching LWF ke-2 di Gedung NU Center, Kudus, Sabtu (17/10/2026) malam. Acara ini dihadiri pengurus Lesbumi, pegiat literasi, seniman, serta perwakilan pengurus badan otonom dan lembaga Nahdlatul Ulama (NU).

Ketua Lesbumi Kudus, Abu Hasan Asy’ari atau yang akrab disapa Abud, mengatakan bahwa Antroposantri merupakan upaya memahami manusia melalui perspektif kesantrian. Pendekatan ini tidak hanya menempatkan santri dalam konteks keagamaan, tetapi juga memandangnya sebagai manusia utuh yang berhadapan dengan dinamika budaya, persoalan ekologi, dan perkembangan zaman.

“Selama ini santri sering dibaca secara doktriner. Melalui Antroposantri, kami ingin mengembalikan manusia ke pusat pembacaan. Bagaimana santri bergulat dengan tanahnya, dengan tubuhnya, dengan ingatannya, dan dengan krisis hari ini,” ujar Abud.

Ia menjelaskan, istilah Antroposantri merupakan perpaduan antara antropologi dan kesantrian. Konsep tersebut menjadi pendekatan untuk menggali praktik kehidupan, tradisi, serta pengetahuan pesantren sebagai bagian dari pengetahuan yang terus berkembang dan relevan, bukan sekadar peninggalan masa lalu.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, LWF ke-2 akan menghadirkan rangkaian kegiatan yang lebih beragam. Festival ini tidak hanya diisi dengan panggung sastra dan peluncuran buku, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara riset etnografis, karya seni, dan komunitas.

Sejumlah agenda telah dirancang, di antaranya inkubasi penulis muda di lingkungan pesantren dan madrasah, pameran arsip serta kultur visual santri, pertunjukan seni, hingga forum penulisan yang mempertemukan penulis muda dengan kiai kampung dan para penjaga tradisi.

“Kami ingin tulisan tidak lahir dari menara gading. Ia harus lahir dari dapur pesantren, dari sawah, dari langgar-langgar kecil. Di sanalah pengetahuan santri yang sebenarnya hidup,” kata Abud.

Melalui penyelenggaraan LWF ke-2, Lesbumi Kudus berharap dapat mendorong lahirnya perspektif baru mengenai manusia Indonesia yang berakar pada tradisi pesantren sekaligus mampu merespons berbagai tantangan kontemporer. Tantangan tersebut mencakup krisis ekologi, disrupsi digital, hingga dinamika perebutan wacana kebudayaan.

Rangkaian Lesbumi Writers Festival ke-2 dijadwalkan mulai berlangsung pada Oktober 2026 di sejumlah sekolah di Kabupaten Kudus. Adapun acara puncak festival direncanakan digelar pada 2027 mendatang.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uji Coba Taman Diserbu Warga

    Uji Coba Taman Diserbu Warga

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Uji coba Taman Stasiun Puri diserbu warga hingg larut malam Lingkar Muria, PATI – Pengoperasian air mancur bergoyang di Taman Stasiun Puri dilakukan beberapa malam lalu, dan uji coba terakhir dilakukan Sabtu (25/11) malam kemarin, untuk mengetahui kinerja dari air mancur tersebut. Uji coba ini menarik perhatian beberapa warga sekitar yang sengaja datang, atau yang […]

  • Anggota DPRD Dorong DLH Pati Sediakan Bak Sampah di Perbatasan Desa Karangsari dan Grogolsari

    Anggota DPRD Dorong DLH Pati Sediakan Bak Sampah di Perbatasan Desa Karangsari dan Grogolsari

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PATI – Menanggapi keresahan warga Desa Grogolsari terkait masalah sampah yang dibuang sembarangan di perbatasan Desa Karangsari, anggota DPRD Kabupaten Pati Suharmanto mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pati untuk menyediakan bak sampah di lokasi tersebut. Suharmanto menilai bahwa kurangnya tempat sampah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan warga membuang sampah sembarangan. Ia berharap dengan adanya […]

  • Polsek Sukolilo Gagalkan Tawuran Antar Genk Remaja, Belasan Pelajar Diamankan

    Polsek Sukolilo Gagalkan Tawuran Antar Genk Remaja, Belasan Pelajar Diamankan

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Polsek Sukolilo berhasil menggagalkan rencana tawuran antar dua kelompok remaja, Genk GEEM dari Desa Prawoto dan Genk SPISAKO dari Desa Sukolilo, pada Rabu malam (15/10/2025). Aksi yang direncanakan di area makam Desa Sukolilo berhasil dicegah berkat laporan warga. Sebanyak 12 remaja berstatus pelajar diamankan untuk pembinaan. Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, menjelaskan bahwa informasi […]

  • Capaian Sensasional Haryanto, Caleg Pendatang Baru DPR RI dengan Suara Terbanyak Dapil Jateng 3

    Capaian Sensasional Haryanto, Caleg Pendatang Baru DPR RI dengan Suara Terbanyak Dapil Jateng 3

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 347
    • 0Komentar

    POLITIK – Pemilu Legislatif DPR RI Dapil Jateng 3 terbilang sangat ketat. Bahkan hanya ada satu caleg pendatang baru yang lolos ke Senayan, yaitu Haryanto dari PDI Perjuangan.Bahkan mantan Bupati Pati dua periode itu meraih catatan sensasional dengan meraih suara terbanyak di dapil 3. Haryanto menjadi satu-satunya caleg pendatang baru yang berpeluang besar berhasil lolos […]

  • Imbang 1-1 Lawan PSDS Deli Serdang, Persipa Pati Kecewa Tapi Tetap Syukuri Poin Satu

    Imbang 1-1 Lawan PSDS Deli Serdang, Persipa Pati Kecewa Tapi Tetap Syukuri Poin Satu

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.480
    • 0Komentar

    PATI – Pertandingan Persipa Pati melawan PSDS Deli Serdang dalam lanjutan Liga Nusantara musim 2025/2026 berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (3/1/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang, menghasilkan satu poin untuk masing-masing tim. Gol Persipa Pati dicetak oleh Gada Ramadhan, sedangkan PSDS Deli Serdang mencatat gol melalui Tri […]

  • Mengenal Tahu Aci Jajanan Lezat Khas Mahasiswa IAIN Kudus yang Populer Dari Masa ke Masa

    Mengenal Tahu Aci Jajanan Lezat Khas Mahasiswa IAIN Kudus yang Populer Dari Masa ke Masa

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    KUDUS – Tahu aci merupakan jajanan kaki lima di pinggir jalan yang menjadi kegemaran mahasiswa di IAIN Kudus. Jajanan tahu aci ini terbilang cukup popular diantara para mahasiswa IAIN Kudus, karena rasa dan harganya yang terjangkau. Banyak mahasiswa menggemari jajanan dengan cita rasa asin gurih ini. Tahu aci tidak tenggelam di Tengah banyaknya jajanan pentol-pentol […]

expand_less