Breaking News
light_mode

Surga Kecil di Pelosok Jepara itu Bernama Tempur (1)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
  • visibility 466


Sungai yang jernih airnya
Gus Muwafiq. Kiai nyentrik berambut
gondrong asal Yogyakarta itu dalam suatu ceramahnya pernah mengisahkan bagaimana
dakwah di Jawa itu tidak mudah. Mau bercerita tentang surga kepada orang Jawa
tidak laku.

Surga, itu dalam penggambaran
Alquran sebagai tajri min tahtihal anhaar.
Air mengalir seperti sungai. Orang Jawa ngomong, kata Gus Muwafik. Mencari air
kok sampai surga segala? Di sini itu, sawah semua airnya mengalir.

Artinya, pasti bukan itu yang dikisahkan
ulama penyebar Islam waktu itu. Cerita surga tentang buahnya banyak juga tidak.
Karena di sini juga banyak buah-buahan.

Mengingat kisah Gus Muwafiq itu,
saya jadi teringat Desa Tempur. Sebuah desa yang berada di lereng Pegunungan
Muria di sisi utara. Termasuk dalam Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Dari pusat
Kota Jepara, desa ini berjarak sekitar 52 kilometer. Memakan waktu 1 jam 30
menit lebih.

Desa dengan mayoritas petani kopi
itu sebagian besar penduduknya memeluk agama Islam. Di desa tersebut, kini
sedang bergeliat pariwisatanya. Desa wisata menjadi konsep. Tempur juga sudah
menjadi bagian dari 9 desa wisata yang ada di Kabupaten Jepara.

Menuju desa ini sangat mudah. Hanya
medan jalannya saja yang bisa membuat orang was-was dan merinding. Jika baru
pertama datang. Ke Desa Tempur, seperti ke Roma. Ada banyak jalan menuju sana.

Pemandangan sawah

Bisa melalui Jepara. Bisa melalui
Pati. Dari Pati perjalanan ke Tempur bisa melalui jalan Desa Sirahan yang masuk
Kecamatan Cluwak. Menyeberang Sungai Kaligelis yang masih jernih dengan
bebatuan alamnya. Kemudian melewati Desa Damarwulan yang sudah masuk Kecamatan
Keling. Karena sudah menjadi desa wisata, petunjuk lokasi menuju Desa Tempur
sangat mudah dijumpai. Di tiap persimpangan akan ada papan hijau yang memberi
tahu kita. Masih berapa kilometer lagi jalan naik-turun yang akan ditempuh.
Dari Desa Sirahan jaraknya sekitar 13,1 kilometer. Kira-kira 35 menit
perjalanan.

Sementara dari Jepara, perjalanan
ditempuh dari Desa Jlegong. Ada gapura selamat datangnya di sisi selatan jalan.
Depan Pasar Hewan Keling. Jaraknya sekitar 19 kilometer. Sekitar 45 menit
perjalanan. Jalannya mulus. Aspal hotmix. Medannya tak terlalu naik-turun.
Standar wilayah pegunungan.

Disambut
Bukit-bukit dan Sungai Jernih
Sebelum sampai di desanya. Kita
sudah dibuat geleng-geleng. Jalan selebar kurang lebih kurang meter menjadi
akses menuju desa paling tinggi di Kota Ukir tersebut. Jalannya pun di
dinding-dinding bukit. Sebelahnya jurang.

Namun ada pemandangan menarik.
Sepanjang perjalanan, kita akan dipaksa melihat bukit-bukit yang menghijau.
Rimbun dengan beragam tanaman. Saat musim hujan bukit-bukit itu keluar mata
airnya. Tak jarang sering membuat tanah longsor.

Salah satu puncak Pegunungan Muria

Selain bukit-bukit dan Pegunungan
Muria yang panjang membentang di 3 kabupaten, sepanjang jalan sungai-sungai
mengalirkan air jernih dari mata air pegunungan. Sungai-sungai tersebut mengalir
ke desa-desa di bawahnya.

Sama seperti sungai di Kudus.
Namanya juga Sungai Kaligelis. Orang-orang tua menyebut karena sungai itu gelis banjir. Gelis dalam bahasa Jawa
artinya cepat.

Di desa ini memang alamnya yang
dijual. Bukit-bukit menjulang tinggi. Dari desa ini Puncak 29 atau saptorenggo
sangat jelas terlihat. Bentuknya meruncing. Seperti sebuah pensil besar.

Ada air yang mengalir jernih dari
mata air pegunungan. Tebing-tebing yang menghijau. Hamparan kebun kopi rakyat. Kedai-kedai
kopi yang memanjakan lidah. Hingga situs-situs sejarah seperti candi angin,
membuat desa ini semakin menarik. Ditambah lagi dengan orang-orangnya yang
ramah. Orang akan betah berlama-lama memandangi pegunungan, air sungai, dan
hamparan sawah. Ya, surga kecil di pelosok Jepara itu bernama Tempur. (alb/bersambung) 

FOTO : diolah dari Desa Wisata Tempur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Pemain Baru Persijap Jepara, Ada Pemain Timnas

    Daftar Pemain Baru Persijap Jepara, Ada Pemain Timnas

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Arya Putra Gerryan rekrutan baru Persijap/@persijap_jepara SOLO – Persijap Jepara mendapat tambahan amunisi. Total ada tiga pemain baru yang telah resmi dikenalkan oleh manajemen. Salah satu pemain pernah menjadi bagian timnas kelompok umur. Tiga pemain itu adalah M Faturahman. Pemain ini berposisi sebagai sayap kanan/kiri. Pemain kelahiran 2000 ini berasal dari Borneo FC. Pemain kedua […]

  • Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 25.002
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Pati dinilai masih jauh dari kata maksimal, sehingga menjadi sorotan serius dari Komisi C DPRD Pati. Anggota Komisi C, Suyono, menyatakan bahwa penanganan persoalan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama dan kesadaran tinggi, baik dari masyarakat sebagai penghasil sampah maupun pemerintah sebagai pengatur kebijakan. […]

  • Sepuluh Siswa SD di Pati Disengat Tawon Vespa Saat Olahraga

    Sepuluh Siswa SD di Pati Disengat Tawon Vespa Saat Olahraga

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Sepuluh siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi korban sengatan tawon vespa pada Kamis (16/1/2025). Peristiwa nahas ini terjadi saat mereka sedang mengikuti kegiatan olahraga di luar sekolah. Menurut Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, para siswa tersebut sedang berolahraga di bawah pengawasan guru. “Saat akan pulang, […]

  • Inilah Daftar Calon Penjabat Bupati Pati Versi Usulan DPRD

    Inilah Daftar Calon Penjabat Bupati Pati Versi Usulan DPRD

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

      Pimpinan DPRD Kabupaten Pati menggelar konferensi pers penentuan usulan calon Pj Bupati Siapakah yang akan menjabat sebagai Pj Bupati Pati pasca lengsernya Haryanto bulan Agustus mendatang?  PATI – DPRD Kabupaten Pati mengusulkan tiga naman calon Penjabat (PJ) Bupati Pati kepada Kementerian Dalam Negeri. Ketiga nama tersebut adalah Tri Haryama yang sekarang menjabat Kepala Dinas […]

  • Raih Gelar Doktor, Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Regulasi PKL

    Raih Gelar Doktor, Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Regulasi PKL

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.791
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, resmi menambah deretan gelar akademik di belakang namanya. Ia berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum setelah menempuh pendidikan selama empat tahun di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang. Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini tidak hanya lulus, tetapi juga membuktikan prestasi gemilang dengan meraih Indeks […]

  • 406 Koperasi Desa Merah Putih Pati Ikuti Pembekalan Keuangan

    406 Koperasi Desa Merah Putih Pati Ikuti Pembekalan Keuangan

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 406 perwakilan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Pati mengikuti pembekalan Capacity Building pengelolaan keuangan selama tiga hari, 11-13 Juni 2025, di Aula Bank Jateng Kantor Cabang Koordinator Pati. Pembekalan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus koperasi dalam mengelola keuangan, menjelang pembukaan rekening dan penggunaan layanan Agen Laku Pandai serta internet banking Bank […]

expand_less