Breaking News
light_mode

Wabup Kudus Tinjau Tumpukan Sampah di Balai Jagong, Solusi Jangka Pendek dan Panjang Disiapkan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
  • visibility 151

KUDUS – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, melakukan peninjauan langsung ke kawasan Balai Jagong pada Rabu (7/5/2025) untuk mengatasi masalah tumpukan sampah yang meresahkan warga.

Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kudus, Halil, Wabup Birton mengakui permasalahan ini sudah berlangsung lama dan upaya sebelumnya belum optimal.

“Sudah beberapa kali diambil, diberi papan larangan, bahkan pernah dijaga petugas. Tapi tetap saja masyarakat kembali membuang sampah sembarangan ketika tidak ada yang mengawasi,” ungkapnya.

Sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Kudus akan menempatkan kontainer sampah berukuran besar di Balai Jagong agar sampah lebih terkoordinir.

“Kalau memang masyarakat sudah terbiasa membuang sampah di sini, lebih baik kita fasilitasi dengan tempat yang tepat agar tidak menumpuk sembarangan,” tambahnya.

Wabup Birton juga menekankan pentingnya peran serta Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Balai Jagong untuk menjaga kebersihan dan memilah sampah sejak awal.

“Saya sudah minta kepada para PKL untuk memilah antara sampah organik dan anorganik. Ini akan mempermudah DLH dalam pengangkutan dan pengelolaan sampah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup Birton mengungkapkan rencana jangka panjang Pemkab Kudus untuk menangani masalah sampah secara menyeluruh. Kerja sama dengan calon investor untuk pengelolaan dan pengolahan sampah modern sedang dijajaki.

“Kita sedang menjajaki kerja sama dengan pihak luar untuk mengelola sampah lebih optimal. Harapannya, nanti ada sistem yang terintegrasi dari pemilahan hingga pemrosesan akhir,” katanya.

Kepala DLH Kudus, Abdul Jalil, menambahkan bahwa sampah organik akan diolah di lokasi khusus, sementara sampah anorganik dikumpulkan untuk didaur ulang atau dijual kembali.

“Kalau untuk sampah organik diolah khusus dulu di lokasi khusus. Nah anorganik, dikumpulkan untuk didaur ulang,” jelasnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kirab Bwee Gee Kudus: Harmoni Budaya Tionghoa yang Menyatukan Masyarakat Lintas Etnis

    Kirab Bwee Gee Kudus: Harmoni Budaya Tionghoa yang Menyatukan Masyarakat Lintas Etnis

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.753
    • 0Komentar

    KUDUS – Di Kudus, komunitas Tionghoa telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial-budaya daerah. Sebagai ungkapan rasa syukur kepada dewa bumi menjelang Imlek, mereka menyelenggarakan tradisi kirab Bwee Gee yang penuh makna. Rangkaian acara dimulai pada Sabtu, 31 Januari 2026, dengan ritual mandi minyak obat dan ibadah di Tempat Ibadah Tri Dharma Hok […]

  • Edy Wuryanto Desak Kepastian Regulasi Pemutihan Tunggakan JKN

    Edy Wuryanto Desak Kepastian Regulasi Pemutihan Tunggakan JKN

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah untuk segera menetapkan regulasi yang jelas mengenai rencana pemutihan atau penghapusan tunggakan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, ketidakpastian kebijakan ini dapat menyebabkan kebingungan di kalangan masyarakat dan mengancam keberlanjutan program JKN secara keseluruhan. Sampai saat ini, rencana pemutihan […]

  • Terinspirasi Daun Jati Guru SMK Cordova Pati Menangi Sayembara Logo IAI Khozinatul Ulum Blora

    Terinspirasi Daun Jati Guru SMK Cordova Pati Menangi Sayembara Logo IAI Khozinatul Ulum Blora

    • calendar_month Sen, 23 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Zuli Rizal Inspirasi dari daun jati berhasil mengantarkan Zuli Rizal, seorang guru SMK Cordova Margoyoso Pati meraih juara sayembara logo Institut Agama Islam (IAI) Khozinatul Ulum Blora. Zuli berhasil memadukan lokalitas Blora dengan nilai-nilai keislaman dengan apik. PATI – Zuli Rizal bersyukur dan sangat puas, karyanya berhasil terpilih menjadi logo resmi kampus Islam asal Kota […]

  • Rayakan Valentin dengan Kearifan Lokal, Sajikan Nasi Goreng Bumbu Spesial Kasih Sayang

    Rayakan Valentin dengan Kearifan Lokal, Sajikan Nasi Goreng Bumbu Spesial Kasih Sayang

    • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kencan valentin  Jika biasanya valentin identik dengan coklat, sebuah kafe di Kota Pati memilih jalan lain. Menyambut hari yang disebut kasih sayang itu, mereka menyuguhkan menu spesial kuliner lokal. Nasi goreng berbentuk love dengan warna merah muda disiapkan untuk melengkapi perayaan cinta muda-mudi. Namanya nasi goreng kasih sayang. Bangku-bangku di Kafe Up 2 Date di […]

  • Anas Urbaningrum: KAHMI dan HMI Pati Harus Jadi Bagian Solusi Masa Depan Bangsa

    Anas Urbaningrum: KAHMI dan HMI Pati Harus Jadi Bagian Solusi Masa Depan Bangsa

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PATI – Musyawarah Daerah (Musda) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Pati yang digelar Minggu (18/5/2025) di Kedai Perko diramaikan oleh kehadiran Anas Urbaningrum, Ketua Umum PB HMI periode 1997-1999. Kehadirannya memberikan semangat baru bagi keluarga besar KAHMI dan kader HMI Pati. Dalam orasi ilmiahnya, Anas Urbaningrum menyoroti peran strategis KAHMI dan HMI dalam menghadapi […]

  • Pengabdian dan Mimpi Santri untuk Indonesia 2025

    Pengabdian dan Mimpi Santri untuk Indonesia 2025

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 939
    • 1Komentar

    Misbahul Munir saat di London Inggris/CSSMoRA ITS   Ahad, 07 Januari 2017 menjadi hari pertama saya mengabdi di Perguruan Islam Darul Falah, Pati, Jawa Tengah. Tempat saya menghabiskan enam tahun usia remaja. Kegiatan pengabdian ini sebenarnya program yang sangat bagus, agar alumni penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) mau kembali ke pesantrennya pascalulus. Bagaimana tidak […]

expand_less