Siswa SMK NU Lasem Sabet Juara 1 LKS Bidang Automobile Technology
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 7 menit yang lalu
- visibility 3.824

Siswa SMK NU Lasem, Syaiful Anwar berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) kategori Automobile Technology se-Kabupaten Rembang.
REMBANG – Hasil kerja keras serta latihan yang dilakukan secara konsisten telah membuahkan keberhasilan bagi siswa SMK NU Lasem, Syaiful Anwar.
Ia berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) kategori Automobile Technology se-Kabupaten Rembang.
Acara yang digelar pada hari Minggu (29/3) bertempat di SMK Muhammadiyah Rembang, dengan partisipasi berbagai sekolah menengah kejuruan yang memiliki program studi otomotif.
Dalam kompetisi yang penuh tantangan ini, materi yang diujikan mencakup tiga bidang utama: overhaul, sistem kelistrikan, serta penyetelan mesin (engine tune up). Penilaian dilakukan oleh tim juri yang berpengalaman dari Training Center Semarang.
Siti Khuzaymah, Kepala SMK NU Lasem, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian gemilang tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi tim guru otomotif, khususnya guru produktif Teknik Kendaraan Ringan (TKR), karena pembimbingannya sangat maksimal. Dari awal kami sudah yakin bisa meraih juara, minimal juara dua atau tiga. Alhamdulillah, hasilnya juara satu. Ini adalah buah dari kerja keras tim selama ini,” ujarnya.
Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya sekadar prestasi individu atau sekolah, melainkan juga memberikan kontribusi positif bagi citra institusi.
“Prestasi ini tentu menjadi nilai tambah bagi sekolah. Untuk membangun nama baik memang dibutuhkan perjuangan dan kerja keras,” tambahnya.
Abdul Aziz Makmuri, Ketua Jurusan Teknik Otomotif, menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari pembinaan yang dirancang secara menyeluruh dan berkelanjutan. Siswa telah mendapatkan pembekalan sejak jauh hari, termasuk melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di bengkel resmi.
“Kami tempatkan siswa PKL di Perusahaan Resmi agar mereka belajar langsung sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Selama di sana, mereka kami dorong aktif bertanya kepada mekanik untuk memperdalam pemahaman,” jelasnya.
Setelah menyelesaikan PKL, siswa kemudian menjalani tahap latihan intensif di lingkungan sekolah.
“Latihannya tidak harus lama, tapi yang penting konsisten setiap hari. Kami evaluasi kekurangan dari latihan sebelumnya, lalu diperbaiki terus,” lanjutnya.
Sebagai pembimbing lomba, Ridwanul Muwafiq dan Ali Mahmudi turut berperan penting dalam menyiapkan peserta secara teknis, dengan melibatkan seluruh guru sesuai bidang keahliannya masing-masing.
Dengan meraih juara kabupaten, SMK NU Lasem berhak mewakili Rembang pada ajang LKS tingkat provinsi yang akan diselenggarakan pada pertengahan April mendatang. Persiapan untuk ajang selanjutnya pun segera ditingkatkan
“Kami akan mempelajari kisi-kisi lomba dan meningkatkan intensitas latihan setiap hari. Waktu persiapan sekitar dua minggu, memang cukup singkat, tapi kami tetap optimis,” ujar Ridwan.
Ia menambahkan bahwa kemampuan siswa sudah tergolong memadai dan didukung oleh antusiasmenya dalam berbagai kegiatan di sekolah. Kekompakan dan koordinasi antar pihak juga akan terus dijaga dengan baik.
“Latihan akan lebih intens, koordinasi lebih kuat, dan kekompakan tetap dijaga,” pungkasnya.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

