Pemprov Tetapkan KLB Campak, DPRD Pati Harapkan Terkendali
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3.837

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo
PATI – Sebagai tanggapan atas penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk penyakit campak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Ketua Komisi D DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo mengajak seluruh elemen terkait untuk bekerja sama guna menangani masalah tersebut.
Sebagaimana telah diumumkan resmi, wilayah yang mendapatkan penetapan KLB meliputi Kabupaten Cilacap, Klaten, dan Pati. Selain ketiga daerah tersebut, kini juga telah muncul laporan kasus yang dinyatakan sebagai suspek di Kabupaten Brebes dan Kudus.
“Pihak – pihak terkait harus kompak dalam upaya penanganan ini, kita berharap penyakit campak ini terkendali,” ucap anggota DPRD Pati dari Fraksi PDIP tersebut.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen telah mengonfirmasi adanya temuan kasus tersebut, sekaligus menegaskan bahwa secara keseluruhan situasi masih dalam kondisi terkendali.
Menurutnya, kenaikan jumlah kasus campak ini merupakan akibat yang muncul dalam jangka panjang akibat terganggunya pelaksanaan layanan imunisasi rutin selama masa pandemi Covid-19 beberapa tahun silam.
“Ini menjadi momentum untuk mengejar ketertinggalan. Kami terus menggerakkan kembali imunisasi dan memperkuat kampanye kepada masyarakat,” jelas Taj Yasin melalui keterangan tertulisnya pada Senin (30/3/2026).
Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Morbillivirus dan memiliki tingkat daya tular yang sangat tinggi, khususnya bagi anak-anak yang berusia di bawah lima tahun.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

