Pemain Pilar Absen, Pelatih Persijap Tetap Optimis Curi Poin dari PSIM Jogja
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2.839

Pemain Persijap Jepara, Carlos Franca
OLAHRAGA – Persijap Jepara menghadapi tantangan berat jelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada Rabu (11/3) di Stadion Sultan Agung, Bantul. Dalam pertandingan tersebut, Laskar Kalinyamat dipastikan tidak dapat menurunkan tiga pemain asingnya.
Ketiga pemain yang absen adalah Najeeb Yakubu, Sudi Abdallah, dan Jose Luis Espinosa Arroyo yang akrab disapa Tiri. Yakubu dan Abdallah masih menjalani proses pemulihan cedera, sementara Tiri harus absen akibat sanksi larangan bermain setelah menerima kartu merah pada pertandingan sebelumnya.
Meski kehilangan sejumlah pemain kunci, pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, tetap optimistis timnya mampu memberikan perlawanan kepada tuan rumah.
Menurutnya, pertandingan melawan Laskar Mataram akan menjadi tantangan besar, terlebih Persijap harus bermain di kandang lawan yang dipastikan mendapat dukungan penuh dari suporter.
“Laga melawan Laskar Mataram merupakan tantangan besar. Selain absennya tiga pemain, kami juga bermain sebagai tim tamu yang tentu akan mendapat tekanan dari suporter lawan,” ujar Mario Lemos.
Untuk menutup kekosongan di lini pertahanan, ia berharap pemain pengganti seperti Aly Ndom atau Akbar Arjunsyah mampu tampil maksimal. Selain itu, Lemos juga berharap ketajaman lini depan kembali terlihat melalui peran Carlos Franca dan Alexis Nahuel Gomez dalam memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.
Pelatih asal Portugal tersebut menambahkan bahwa timnya telah melakukan evaluasi dari pertandingan sebelumnya serta melakukan sejumlah perbaikan untuk menghadapi laga penting ini.
Ia juga menyiapkan strategi khusus guna meredam serangan PSIM Jogja yang diperkirakan akan menekan sejak awal pertandingan.
“Kami sudah melakukan evaluasi dan menyiapkan strategi untuk meredam serangan lawan. Target kami adalah bisa mencuri poin di kandang PSIM,” pungkasnya.
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

