Breaking News
light_mode

Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 22 Des 2018
  • visibility 864

PATI – Kedua pria
telanjang yang berada di dalam mobil depan Pasar Trangkil, Pati diketahui
merupakan warga Madura. Keduanya mengalami overdosis saat dipaksa keluar dari
mobil yang dikendarai Suzuki Ertiga B 2254 KFB. Dari hasil pemeriksaan, satu
dari pelaku positif memakai narkoba.
Kapolres Pati AKBP Jon
Wesly Arianto mengatakan, saat ini Polres Pati sudah menangani kasus itu. Kini
kedua pelaku masih dirawat di RSUD Soewondo. Karena saat ditangkap, mereka
sakau berat sehingga kehilangan kesadaran dan tidak bisa berkomunikasi. Karena
overdosis, petugas masih menunggu keterangan dari pelaku.
“Sekarang kami berjaga
di rumah sakit dan menunggu yang bersangkutan bisa dimintai keterangan. Kalau
sudah normal akan langsung diproses. Dari hasil pemeriksaan urin, satu dari dua
pelaku positif menggunakan obat-obatan terlarang. Nanti setelah hasil
pemeriksaan terang, kami akan memproses sesuai undang-undang,” jelasnya.
Keduanya bukan warga
Pati. Mereka adalah MA, 34, dan DO, 38, keduanya berasal dari Madura namun
tinggal di Jakarta. Pihak berwajib juga sudah mengamankan beberapa barang bukti
berupa mobil dan surat penting seperti kartu tanda Polri, KTP, STNK, BPKB, dan
serbuk diduga sabu-sabu. Mobil yang dikendarai kedua pelaku juga merupakan
mobil rental.
Polisi kini masih mendalami. Sebab dari keterangan pelaku membeli sabu dari
Madura dan digunakan di Pati. Namun keterangan itu masih diselidiki karena
lokasi yang digunakan bulan di jalur pantura namun di daerah Trangkil di
wilayah Pati utara.
Seperti yang diketahui, perilaku aneh pelaku terjadi Kamis (20/12/2018)
siang. Awalnya tak ada yang aneh. Namun warga di depan Pasar Trangkil
mencurigai ketika mereka membuang baju dari dalam mobil dan telanjang. Kejadian
itu dilaporkan ke Mapolsek Wedarijaksa. Pelaku tak mau keluar dari mobil
meskipun disuruh oleh pihak berwajib.
Karena tak keluar
mobil, polisi membuka paksa pintu mobil supaya keduanya tersebut keluar. Setelah
pintu berhasil kami buka, tercium bau tak sedap menyengat kotoran manusia. Bahkan
mereka sulit dipisahkan saat diturunkan paksa dari mobil. Sehingga polisi memaksa
dan mengikat tangan dan kakinya. Warga sekitar geger mengira mereka adalah
pasangan gay yang sedang mesum. Akhirnya pelaku dibawa ke rumah sakit untuk
diperiksa dan menghindari amukan masa. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebulan Tak Ada Tindakan Warga Tlogomojo-Batangan Datangi Kejari

    Sebulan Tak Ada Tindakan Warga Tlogomojo-Batangan Datangi Kejari

    • calendar_month Rab, 13 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI –  Diduga melakukan tindakan penyelewengan, oknum kepala desa Togomojo-Batangan dilaporkan warganya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati. Namun laporan yang telah sebulan diserahkan itu hingga kini belum ada kejelasan tindakan, hal ini membuat Wuryanto warga desa Tlogomojo mendatangi Kejari untuk meminta jawaban. ”Kami melaporkan dugaan kepala desa kami yang melakukan penyelewengan dalam proyek […]

  • Ngaji Bareng 5 Pilar Jaga Kerukunan dan Kedamaian di Tahunan Jepara

    Ngaji Bareng 5 Pilar Jaga Kerukunan dan Kedamaian di Tahunan Jepara

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Ngaji bareng 5 pilar di Kecamatan Tahunan Jepara  JEPARA – Kegiatan Ngaji Bareng 5 Pilar digelar di mushola kantor Kecamatan Tahunan, (29/3/2023) siang usai Salat Duhur. Ngaji dipimpin oleh Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tahunan Jepara KH. Ali Masykur. Dalam kesempatan itu pihaknya mengajak bersama-sama untuk menjaga kerukunan dan kedamaian. […]

  • Bupati Kudus Apresiasi Tim Sepak Bola Putri Djarum ke Turnamen Internasional di Singapura

    Bupati Kudus Apresiasi Tim Sepak Bola Putri Djarum ke Turnamen Internasional di Singapura

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 349
    • 0Komentar

    KUDUS – Kabar baik datang dari geliat sepak bola putri di Kabupaten Kudus. Karena ada dua tim usia dini binaan PT Djarum yang akan mengikuti turnamen internasional bergengsi. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris juga turut berbangga. Sam’ani berkesempatan menemui para pemain sebelum berangkat ke Singapura. Dua tim yang akan berlaga di ajang bergengsi JSSL Singapore 7’s […]

  • Gol Fantastis dan Kemenangan Manis Persijap Jepara

    Gol Fantastis dan Kemenangan Manis Persijap Jepara

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Pemain Persijap merayakan gol saat melawan Hizbul Wathan FC, Senin (2/11/2021) SOLO – Persijap Jepara berhasil menang untuk pertama kalinya dalam lanjutan Liga 2 melawan Hizbul Wathan FC, di Stadion Manahan Solo, Senin (2/11/2021). Kemenangan yang ditunggu-tunggu Persijap Fans ini sangat lengkap. Karena dua gol kemenangan yang fantastis dan mencengangkan. Gol pertama datang dari Eka […]

  • Muslihan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati

    DPRD Pati Soroti Pentingnya Pupuk Bersubsidi untuk Kemajuan Sektor Perikanan Budidaya

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Pati – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam mengembangkan sektor perikanan budidaya. Hal ini mengingat potensi besar yang dimiliki Pati sebagai Kota Mina Tani, dengan garis pantai mencapai 60 kilometer yang sangat mendukung kegiatan perikanan budidaya. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menekankan pentingnya dukungan […]

  • Tak Bosan Mancing Sebab Kebersamaan

    Tak Bosan Mancing Sebab Kebersamaan

    • calendar_month Kam, 14 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Ari Rahmawati Dokumen Pribadi Sebuah hobi terkadang memiliki titik kebosanan. Ada kalanya saat kecil gemar dengan menggambar, namun ketika beranjak dewasa kegemarannya itu mulai hilang dengan berbagai sebab. Akan tetapi tidak dengan yang dialami Ari Rahmawati, sejak kecil bahkan hingga sudah dewasa, perempuan kelahiran Pati, 14 Agustus 1994 ini tetap gemar memancing. ”Saat kecil saya […]

expand_less