Breaking News
light_mode

Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 22 Des 2018
  • visibility 779

PATI – Kedua pria
telanjang yang berada di dalam mobil depan Pasar Trangkil, Pati diketahui
merupakan warga Madura. Keduanya mengalami overdosis saat dipaksa keluar dari
mobil yang dikendarai Suzuki Ertiga B 2254 KFB. Dari hasil pemeriksaan, satu
dari pelaku positif memakai narkoba.
Kapolres Pati AKBP Jon
Wesly Arianto mengatakan, saat ini Polres Pati sudah menangani kasus itu. Kini
kedua pelaku masih dirawat di RSUD Soewondo. Karena saat ditangkap, mereka
sakau berat sehingga kehilangan kesadaran dan tidak bisa berkomunikasi. Karena
overdosis, petugas masih menunggu keterangan dari pelaku.
“Sekarang kami berjaga
di rumah sakit dan menunggu yang bersangkutan bisa dimintai keterangan. Kalau
sudah normal akan langsung diproses. Dari hasil pemeriksaan urin, satu dari dua
pelaku positif menggunakan obat-obatan terlarang. Nanti setelah hasil
pemeriksaan terang, kami akan memproses sesuai undang-undang,” jelasnya.
Keduanya bukan warga
Pati. Mereka adalah MA, 34, dan DO, 38, keduanya berasal dari Madura namun
tinggal di Jakarta. Pihak berwajib juga sudah mengamankan beberapa barang bukti
berupa mobil dan surat penting seperti kartu tanda Polri, KTP, STNK, BPKB, dan
serbuk diduga sabu-sabu. Mobil yang dikendarai kedua pelaku juga merupakan
mobil rental.
Polisi kini masih mendalami. Sebab dari keterangan pelaku membeli sabu dari
Madura dan digunakan di Pati. Namun keterangan itu masih diselidiki karena
lokasi yang digunakan bulan di jalur pantura namun di daerah Trangkil di
wilayah Pati utara.
Seperti yang diketahui, perilaku aneh pelaku terjadi Kamis (20/12/2018)
siang. Awalnya tak ada yang aneh. Namun warga di depan Pasar Trangkil
mencurigai ketika mereka membuang baju dari dalam mobil dan telanjang. Kejadian
itu dilaporkan ke Mapolsek Wedarijaksa. Pelaku tak mau keluar dari mobil
meskipun disuruh oleh pihak berwajib.
Karena tak keluar
mobil, polisi membuka paksa pintu mobil supaya keduanya tersebut keluar. Setelah
pintu berhasil kami buka, tercium bau tak sedap menyengat kotoran manusia. Bahkan
mereka sulit dipisahkan saat diturunkan paksa dari mobil. Sehingga polisi memaksa
dan mengikat tangan dan kakinya. Warga sekitar geger mengira mereka adalah
pasangan gay yang sedang mesum. Akhirnya pelaku dibawa ke rumah sakit untuk
diperiksa dan menghindari amukan masa. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Rendah Hati Persipa Pati Target Kita Naik Kasta

    Tetap Rendah Hati Persipa Pati Target Kita Naik Kasta

    • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    “Kita sama-sama melihat apresiasi penampilan Persipa Pati bak pesta juara. Konvoi, bernyanyi, meluapkan energi kegembiraan yang luar biasa. Tidak heran karena hampir dua tahun suporter tak bisa mendampingi tim secara langsung”  PATI – Persipa Pati memang tampil gemilang sejauh ini. Di babak grup Liga 3 Jawa Tengah, Laskar Saridin tampil tanpa ternoda. Mengemas 10 poin […]

  • Manfaat Jahe untuk Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

    Manfaat Jahe untuk Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 267
    • 0Komentar

      KULINER – Bulan Januari biasanya ditandai dengan hujan yang terus mengguyur berbagai wilayah di Indonesia. Dalam kondisi ini, tubuh lebih rentan terhadap penyakit seperti flu. Oleh karena itu, diperlukan suplemen alami untuk memperkuat daya tahan tubuh, salah satunya adalah jahe. Jahe telah lama dikenal sebagai tanaman herbal dengan berbagai manfaat kesehatan, terutama di musim […]

  • Komisi A DPRD Pati Dukung Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

    Komisi A DPRD Pati Dukung Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.549
    • 0Komentar

    PATI – Upaya membangun karakter dan integritas generasi muda perlu dilakukan sejak lingkungan sekolah. Salah satunya melalui pengenalan pendidikan antikorupsi agar nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dapat tertanam dalam kehidupan siswa. Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri forum Pendidikan Antikorupsi yang berlangsung di SMPN 6 Pati. Menurut Kastomo, usia […]

  • Sudah Ada Surat Edarannya, Masyarakat Masih Bertanya Masa Berlaku E-KTP

    Sudah Ada Surat Edarannya, Masyarakat Masih Bertanya Masa Berlaku E-KTP

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Sebagian masa berlaku KTP elektronik belum semua tertulis berlaku seumur hidup. Ada yang masih tertulis masa berlaku. Misalnya, berlaku hingga 1 Januari 2018. Hal ini masih memicu kebingungan masyarakat. Meskipun sudah diterbitkan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Jumat (29/1/16) lalu. Dimana dalam surat edaran tersebut disebutkan dengan jelas, […]

  • Kapolda Jateng Ingatkan Masyarakat Pati untuk Tidak Main Hakim Sendiri

    Kapolda Jateng Ingatkan Masyarakat Pati untuk Tidak Main Hakim Sendiri

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 293
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat harus menghormati proses hukum dan tidak boleh melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap pelaku kejahatan atau individu yang diduga melanggar hukum. Hal ini disampaikan dengan tegas oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mengunjungi Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati pada Kamis (20/6/2024) siang. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda beserta jajaran memberikan penyuluhan dan edukasi hukum […]

  • Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    Atik Kusdarwati: Posyandu 6 SPM di Pati Harus Sesuai Regulasi dan Pedoman Nasional

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 858
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Posyandu di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang (18/11/2025). Rakerda ini dihadiri oleh seluruh Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mendetail terkait penerapan Posyandu dengan enam standar pelayanan minimal (SPM). Selain itu, […]

expand_less