Breaking News
light_mode

Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 22 Des 2018
  • visibility 752

PATI – Kedua pria
telanjang yang berada di dalam mobil depan Pasar Trangkil, Pati diketahui
merupakan warga Madura. Keduanya mengalami overdosis saat dipaksa keluar dari
mobil yang dikendarai Suzuki Ertiga B 2254 KFB. Dari hasil pemeriksaan, satu
dari pelaku positif memakai narkoba.
Kapolres Pati AKBP Jon
Wesly Arianto mengatakan, saat ini Polres Pati sudah menangani kasus itu. Kini
kedua pelaku masih dirawat di RSUD Soewondo. Karena saat ditangkap, mereka
sakau berat sehingga kehilangan kesadaran dan tidak bisa berkomunikasi. Karena
overdosis, petugas masih menunggu keterangan dari pelaku.
“Sekarang kami berjaga
di rumah sakit dan menunggu yang bersangkutan bisa dimintai keterangan. Kalau
sudah normal akan langsung diproses. Dari hasil pemeriksaan urin, satu dari dua
pelaku positif menggunakan obat-obatan terlarang. Nanti setelah hasil
pemeriksaan terang, kami akan memproses sesuai undang-undang,” jelasnya.
Keduanya bukan warga
Pati. Mereka adalah MA, 34, dan DO, 38, keduanya berasal dari Madura namun
tinggal di Jakarta. Pihak berwajib juga sudah mengamankan beberapa barang bukti
berupa mobil dan surat penting seperti kartu tanda Polri, KTP, STNK, BPKB, dan
serbuk diduga sabu-sabu. Mobil yang dikendarai kedua pelaku juga merupakan
mobil rental.
Polisi kini masih mendalami. Sebab dari keterangan pelaku membeli sabu dari
Madura dan digunakan di Pati. Namun keterangan itu masih diselidiki karena
lokasi yang digunakan bulan di jalur pantura namun di daerah Trangkil di
wilayah Pati utara.
Seperti yang diketahui, perilaku aneh pelaku terjadi Kamis (20/12/2018)
siang. Awalnya tak ada yang aneh. Namun warga di depan Pasar Trangkil
mencurigai ketika mereka membuang baju dari dalam mobil dan telanjang. Kejadian
itu dilaporkan ke Mapolsek Wedarijaksa. Pelaku tak mau keluar dari mobil
meskipun disuruh oleh pihak berwajib.
Karena tak keluar
mobil, polisi membuka paksa pintu mobil supaya keduanya tersebut keluar. Setelah
pintu berhasil kami buka, tercium bau tak sedap menyengat kotoran manusia. Bahkan
mereka sulit dipisahkan saat diturunkan paksa dari mobil. Sehingga polisi memaksa
dan mengikat tangan dan kakinya. Warga sekitar geger mengira mereka adalah
pasangan gay yang sedang mesum. Akhirnya pelaku dibawa ke rumah sakit untuk
diperiksa dan menghindari amukan masa. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pati Berkomitmen Wujudkan Kesejahteraan Petani Melalui Program Konvergensi

    Pemkab Pati Berkomitmen Wujudkan Kesejahteraan Petani Melalui Program Konvergensi

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI — Bupati Pati, Sudewo, resmi meluncurkan Program Konvergensi Penanganan Kemiskinan Lintas Sektor di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (4/8/2025). Acara ini dihadiri Gubernur Jawa Tengah bersama jajaran Forkopimda Jawa Tengah dan para kepala daerah eks Karesidenan Pati. Program ini merupakan upaya nyata Pemkab Pati untuk menyatukan kekuatan seluruh elemen hingga tingkat desa dalam penuntasan kemiskinan […]

  • Anggota DPRD Pati Ungkap Pentingnya Keikutsertaan Program BPJS Kesehatan

    Anggota DPRD Pati Ungkap Pentingnya Keikutsertaan Program BPJS Kesehatan

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PATI – Hj. Muntamah, anggota DPRD Pati, menekankan pentingnya keikutsertaan masyarakat dalam program BPJS Kesehatan. “Saya berharap masyarakat dapat menjadi peserta BPJS Kesehatan. Ini sangat penting dan akan memberikan manfaat besar dalam hal kesehatan,” ujarnya. Muntamah menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan merupakan jaminan kesehatan vital bagi masyarakat. “Dengan menjadi peserta, masyarakat dapat menjaga kesehatan mereka dan […]

  • Rapat Paripurna DPRD Pati Paparkan Hasil Reses Tahap III Tahun 2025

    Rapat Paripurna DPRD Pati Paparkan Hasil Reses Tahap III Tahun 2025

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.755
    • 0Komentar

    PATI – Rapat Paripurna telah diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati pada hari Rabu, 4 Maret 2026. Acara ini difokuskan untuk menyampaikan hasil pelaksanaan kegiatan Reses Tahap III Tahun 2025. Kegiatan penyampaian hasil reses merupakan kewajiban bagi setiap anggota dewan, yang diharuskan melaporkan perkembangan serta temuan selama menjalankan tugas reses di wilayah […]

  • Menyedihkan, Banyak Media Iklan Ditempel di Pohon-pohon

    Menyedihkan, Banyak Media Iklan Ditempel di Pohon-pohon

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 346
    • 0Komentar

    MERUSAK LINGKUNGAN : Sungguh disayangkan sebatang pohon di pinggir Jalan Juwana – Margoyoso turut Desa Bakaran Kulon menjadi sasaran tempel berbagai jenis iklan. (has)

  • DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penjualan LKS yang Bebani Orang Tua

    DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penjualan LKS yang Bebani Orang Tua

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.020
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati Yoga Dermawan mengajak seluruh sekolah negeri untuk tidak menjual buku Lembaran Kerja Siswa (LKS) kepada peserta didik. Ia telah mengajukan permintaan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pati agar memberikan klarifikasi resmi terkait larangan praktik ini di setiap satuan pendidikan. Yoga menyampaikan bahwa pihaknya secara berkala menerima laporan serta […]

  • Edy Wuryanto Dorong Pekerja Miskin Dapat Jaminan Sosial, Iuran Bisa Diambil dari Hasil Investasi BPJS TK

    Edy Wuryanto Dorong Pekerja Miskin Dapat Jaminan Sosial, Iuran Bisa Diambil dari Hasil Investasi BPJS TK

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.254
    • 0Komentar

    JAKARTA – Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali pekerja yang berada di garis kemiskinan. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendesak agar kelompok pekerja rentan segera mendapatkan akses Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) tanpa harus memikirkan beban biaya iuran bulanan. Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan […]

expand_less