DPRD Pati Minta Normalisasi Silugonggo Menyeluruh, Petani Tambak Juwana Jadi Prioritas
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3.297

Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso
PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Narso, mengajak agar dilakukan normalisasi menyeluruh pada Sungai Silugonggo, mencakup seluruh ruas mulai dari hulu hingga hilir. Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi ancaman banjir yang datang secara berkala setiap tahun.
Menurutnya, jika program tersebut akan diwujudkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), maka kondisi para petani tambak di kawasan hilir, terutama di Kecamatan Juwana, perlu menjadi fokus utama perhatian.
Narso menjelaskan bahwa banjir yang sering melanda kawasan bantaran sungai mulai dari Sukolilo hingga Juwana disebabkan belum terlaksananya normalisasi secara menyeluruh. Pendangkalan sungai yang berlangsung cepat membuat kapasitas tampungan air terus menurun saat musim penghujan tiba.
Ia menegaskan bahwa upaya normalisasi yang telah dilakukan beberapa tahun lalu belum memberikan hasil optimal dalam pencegahan banjir. Oleh karena itu, diperlukan langkah berikutnya yang lebih komprehensif agar permasalahan banjir tidak terus berulang setiap tahun.
“Petani tambak juga dikumpulkan dan dikasih tahu diberikan sosialisasi kalau nanti ada normalisasi sampai ke hilir,” papar Narso.
Politikus tersebut mengingatkan pentingnya sosialisasi agar para petani tambak dapat mempersiapkan diri menghadapi dampak dari pekerjaan normalisasi. Ia khawatir aktivitas alat berat di bantaran sungai yang berdekatan dengan area tambak dapat menyebabkan kerugian jika tidak dilakukan koordinasi sejak tahap awal.
“Normalisasi sungai ini mudah-mudahan mampu mengurangi risiko banjir yang seakan menjadi langganan tahunan di Kabupaten Pati ketika musim hujan datang,” harap dia.
Diharapkan dengan normalisasi yang terencana dan menyeluruh, penanganan banjir di Kabupaten Pati dapat lebih efektif, sekaligus tetap menjaga kepentingan masyarakat, khususnya para petani tambak di wilayah hilir.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

