Breaking News
light_mode

DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Tangani Kekeringan secara Darurat dan Berkelanjutan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
  • visibility 102.298

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan langkah penanganan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui penanganan darurat sekaligus penyusunan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ketersediaan air yang kerap terjadi setiap musim kemarau.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan, peningkatan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat dilakukan berdasarkan Peraturan Bupati Pati Nomor 36 Tahun 2013. Kondisi kekeringan yang terjadi saat ini dinilai telah memenuhi ketentuan untuk dilakukan peningkatan status tersebut.

Perubahan status itu akan dilakukan setelah seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memberikan tanda tangan persetujuan.

Dengan ditetapkannya status tanggap darurat, Pemkab Pati menargetkan pendistribusian air bersih kepada masyarakat terdampak dapat dimulai pada Senin mendatang. Sekitar 40 desa yang terdampak kekeringan menjadi sasaran distribusi air bersih.

Untuk pembiayaan, pemerintah daerah menyiapkan dana Belanja Tak Terduga (BTT) APBD. Selain itu, terdapat alternatif dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng.

Anggaran yang dipersiapkan untuk penanganan tersebut sekitar Rp250 juta. Penggunaannya nantinya akan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.

Tidak hanya mengandalkan bantuan air bersih, Pemkab Pati juga mulai menyiapkan langkah yang bersifat jangka panjang. Pada 2027, pemerintah daerah berencana mengupayakan pembangunan sumur dalam di sejumlah titik sumber air desa terdampak dengan dukungan dari Kementerian PUPR.

Selain sumur dalam, pemerintah juga merancang pembangunan fasilitas filterisasi air. Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 600 galon air bersih setiap hari pada masing-masing titik.

“Kabupaten Pati ini kalau musim kemarau kekeringan, tetapi kalau musim hujan kebanjiran, sehingga kita harus mencari solusi penanganan air yang berkelanjutan,” ungkap Chandra.

DPRD Pati Dukung Penanganan Kekeringan

Wakil Ketua DPRD Pati Bambang Susilo yang turut menghadiri rapat koordinasi penanganan kekeringan menyatakan dukungannya terhadap langkah yang disiapkan pemerintah daerah.

Menurutnya, penanganan persoalan kekeringan perlu dilakukan secara menyeluruh, baik melalui langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun program yang dapat menjadi solusi dalam jangka panjang.

“Pada prinsipnya kita mendukung langkah pemkab, penanganan darurat dan juga jangka panjang yang telah disiapkan,” paparnya.

Kekeringan sendiri menjadi persoalan yang berulang di Kabupaten Pati ketika memasuki musim kemarau. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat di wilayah terdampak mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, pemenuhan kebutuhan air bersih dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar masyarakat yang terdampak dapat memperoleh akses air yang memadai.

“Pemenuhan kebuhan air bersih ini harus jadi perhatian pemerintah daerah, supaya masyarakat dapat terbantu,” paparnya.

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu, pihak desa mengaku tetap meneruskan […]

  • Muntamah: Pemeriksaan Rutin di Posyandu Penting untuk Mencegah Stunting

    Muntamah: Pemeriksaan Rutin di Posyandu Penting untuk Mencegah Stunting

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Muntamah, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengimbau orang tua untuk secara rutin memantau perkembangan anak-anak mereka. Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi D tersebut saat menekankan pentingnya pemeriksaan tumbuh kembang anak di posyandu secara berkala. Muntamah menjelaskan bahwa langkah ini sangat penting untuk mencegah stunting. Menurutnya, posyandu merupakan salah satu saluran efektif untuk melakukan […]

  • Kunjungan ke Kudus, Menteri PKP Tekankan Pentingnya Pemerataan Ekonomi Melalui Program Perumahan

    Kunjungan ke Kudus, Menteri PKP Tekankan Pentingnya Pemerataan Ekonomi Melalui Program Perumahan

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 662
    • 0Komentar

    KUDUS – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Menteri Ara, mengajak para pengusaha untuk meneladani sikap Presiden Prabowo Subianto yang mendorong dunia usaha agar tidak hanya mengejar keuntungan pribadi, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil. Pesan tersebut disampaikan Maruarar saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kudus, Kamis […]

  • Sidang LPJ, Ajari Siswa Darul Falah Sirahan Laku Bertanggungjawab

    Sidang LPJ, Ajari Siswa Darul Falah Sirahan Laku Bertanggungjawab

    • calendar_month Sen, 30 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Ketua ISDA periode 2017/2018 Imam Baihaqi setelah menyerahkan inventaris organisasi ISDA yang menandai berakhirnya masa jabatan serta diterimanya pertanggungjawaban organisasi. PATI – Pembelajaran menjadi pribadi yang bertanggung jawab, dikemas apik oleh Perguruan Islam Darul Falah Sirahan. Pembelajaran itu didapat melalui sidang paripurna Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ikatan Siswa-siswi Darul Falah (ISDA) Rabu (25/7/2018) lalu.   LPJ tertulis […]

  • Kenaikan PBB-P2 di Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD: Kades Tak Dilibatkan

    Kenaikan PBB-P2 di Pati Jadi Sorotan, Pansus Hak Angket DPRD: Kades Tak Dilibatkan

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menyatakan bahwa kepala desa tidak mengusulkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Pernyataan ini disampaikan setelah rapat Pansus yang digelar di DPRD Kabupaten Pati. Muntamah menegaskan bahwa temuan ini didasarkan pada hasil investigasi dan […]

  • Sengketa Eks Tanah HGU Karangsari, DPRD Pati Siap Bentuk Pansus Sesuai Aturan

    Sengketa Eks Tanah HGU Karangsari, DPRD Pati Siap Bentuk Pansus Sesuai Aturan

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.513
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati membuka kemungkinan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengawal penyelesaian perselisihan lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak. Pembentukan ini nantinya akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam tata tertib DPRD. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menjelaskan bahwa usulan pembentukan pansus muncul […]

expand_less