Breaking News
light_mode

Dari Membaca Lalu Menulis Buku

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
  • visibility 897

Melly Lestari

Sejak 2014, Melly Lestari mulai
gemar membaca. Bacaan yang digemarinya berjenis novel, terutama bacaan yang
bisa membangun jiwa. ”Saya suka sekali membaca, terutama fiksi seperti novel,”
kata Melly.
Dari membaca, perempuan kelahiran
Pati, 14 November 1996 ini mulai belajar dan gemar menulis. Hasilnya dari
kegemaran itu, kini ia sudah menerbitkan beberapa judul buku.
”Saat ini saya sudah nulis
beberapa judul buku. Judulnya antara lain angin fajar yang menyampaikan pesan,
senandung cinta surah al fajr, andaikan aku muslimah yang taat, ikhlas, dan
yang terbaru berjudul kuliah sambil bisnis,” imbuh perempuan yang beralamat di
Desa Jimbaran RT 4 RW 1, Kecamatan Kayen ini.
Semua buku itu bergenre fiksi.
Kecuali buku yang terakhir, itu buku motivasi. Perempuan yang sedang belajar di
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati ini menuturkan, membaca baginya sebuah
pintu membuka peradaban.
Dengan membaca, pengetahuan bakal
masuk dan membuka pola pikir. Untuk itu bacaan berkualitas, bakal menentukan
kualitas pola pikir yang baik juga.
Lebih lanjut, perempuan yang juga
aktif di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Terma ini mengatakan, dengan menulis
menjadi upaya bekerja untuk keabadian.
”Sepanjang apapun umur manusia,
jika tak punya sebuah karya, dalam bentuk ttulisan misalnya. Setelah meninggal
ia langsung hilang dan lenyap,” kata perempuan yang bercita-cita menjadi guru
ini.
Sementara itu, jika seorang
berumur pendek tetapi saat hidup memiliki sebuah karya misalnya tulisan. Maka
ketika meninggal akan terus dikenang,” imbuh Melly.
Seperti para ulama’ terdahulu,
dengan karya-karya kitabnya, sampai saat ini ribuan tahun lalu masa hidupnya.
Ia masih saja diperbincangkan dan dikagumi karena karya dan keilmuwannya. (has) 
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKK Desa Kedungbulus dan KKN STAI Pati Sukses Ciptakan Probiotik RABAL untuk Budidaya Lele

    PKK Desa Kedungbulus dan KKN STAI Pati Sukses Ciptakan Probiotik RABAL untuk Budidaya Lele

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PATI – Kelompok Kerja Nyata (KKN) Tim 09 dari STAI Pati berkolaborasi dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Kedungbulus berhasil menciptakan probiotik RABAL. Probiotik ini, hasil fermentasi ragi, tape, dan bakteri asam laktat, mengandung Lactobacillus casei dan Saccharomyces cerevisiae, bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, daya tahan tubuh, dan penyerapan nutrisi. Lebih dari itu, […]

  • DPRD Pati Apresiasi Keberhasilan SMA QT Yanbu’ul Quran 1 Jadi Sekolah Unggul Garuda Transformasi

    DPRD Pati Apresiasi Keberhasilan SMA QT Yanbu’ul Quran 1 Jadi Sekolah Unggul Garuda Transformasi

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.854
    • 0Komentar

    PATI – SMA QT Yanbu’ul Quran 1 Pati resmi ditetapkan sebagai salah satu peserta dalam program SMA Unggul Garuda Transformasi Tahun 2026. Keberhasilan sekolah ini terpilih menjadi bagian dari program nasional tersebut mendapatkan sambutan positif dan rasa bangga dari Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, serta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Ketua […]

  • Pastikan Ukuran, Dinas PUPR Kembali Cek Jembatan Karangbener

    Pastikan Ukuran, Dinas PUPR Kembali Cek Jembatan Karangbener

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 344
    • 0Komentar

    MENGUKUR – DINAS PUPR BERSAMA PELAKSANA LAPANGAN CV ANUGERAH SEDANG MENGUKUR PANJANG JEMBATAN KARANGBENER KUDUS – Banyaknya material bangunan yang menggunakan barang fabrikasi, membuat kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) lebih jeli mengukur konstruksi jembatan. Hal ini dikatakan Nur Hasyim, pelaksana teknis lapangan Dinas PUPR saat mengecek pengerjaan Jembatan Kemang Karangbener kemarin. […]

  • Ketua Sementara DPRD Pati Tekankan Pentingnya Transparansi Pengelolaan Dana Desa

    Ketua Sementara DPRD Pati Tekankan Pentingnya Transparansi Pengelolaan Dana Desa

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 326
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran desa. Menurutnya, transparansi merupakan pilar utama dalam membangun tata kelola keuangan desa yang baik. “Transparansi bukan hanya soal keterbukaan informasi, tapi juga tentang membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa,” ujarnya. Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan […]

  • Bunda Mawar Ajak Guru PAUD Lebih Kreatif

    Bunda Mawar Ajak Guru PAUD Lebih Kreatif

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

      Bunda PAUD Kudus Mawar Hartopo Para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) didorong agar semakin kreatif kembangkan pembelajaran inkuiri. PAUD memiliki peranan penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa KUDUS – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peranan penting dalam. Di era pembelajaran yang semakin dinamis, guru PAUD dituntut mampu mengembangkan proses pembelajaran yang […]

  • Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 25.041
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Pati dinilai masih jauh dari kata maksimal, sehingga menjadi sorotan serius dari Komisi C DPRD Pati. Anggota Komisi C, Suyono, menyatakan bahwa penanganan persoalan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama dan kesadaran tinggi, baik dari masyarakat sebagai penghasil sampah maupun pemerintah sebagai pengatur kebijakan. […]

expand_less