Breaking News
light_mode

Dari Membaca Lalu Menulis Buku

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
  • visibility 924

Melly Lestari

Sejak 2014, Melly Lestari mulai
gemar membaca. Bacaan yang digemarinya berjenis novel, terutama bacaan yang
bisa membangun jiwa. ”Saya suka sekali membaca, terutama fiksi seperti novel,”
kata Melly.
Dari membaca, perempuan kelahiran
Pati, 14 November 1996 ini mulai belajar dan gemar menulis. Hasilnya dari
kegemaran itu, kini ia sudah menerbitkan beberapa judul buku.
”Saat ini saya sudah nulis
beberapa judul buku. Judulnya antara lain angin fajar yang menyampaikan pesan,
senandung cinta surah al fajr, andaikan aku muslimah yang taat, ikhlas, dan
yang terbaru berjudul kuliah sambil bisnis,” imbuh perempuan yang beralamat di
Desa Jimbaran RT 4 RW 1, Kecamatan Kayen ini.
Semua buku itu bergenre fiksi.
Kecuali buku yang terakhir, itu buku motivasi. Perempuan yang sedang belajar di
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati ini menuturkan, membaca baginya sebuah
pintu membuka peradaban.
Dengan membaca, pengetahuan bakal
masuk dan membuka pola pikir. Untuk itu bacaan berkualitas, bakal menentukan
kualitas pola pikir yang baik juga.
Lebih lanjut, perempuan yang juga
aktif di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Terma ini mengatakan, dengan menulis
menjadi upaya bekerja untuk keabadian.
”Sepanjang apapun umur manusia,
jika tak punya sebuah karya, dalam bentuk ttulisan misalnya. Setelah meninggal
ia langsung hilang dan lenyap,” kata perempuan yang bercita-cita menjadi guru
ini.
Sementara itu, jika seorang
berumur pendek tetapi saat hidup memiliki sebuah karya misalnya tulisan. Maka
ketika meninggal akan terus dikenang,” imbuh Melly.
Seperti para ulama’ terdahulu,
dengan karya-karya kitabnya, sampai saat ini ribuan tahun lalu masa hidupnya.
Ia masih saja diperbincangkan dan dikagumi karena karya dan keilmuwannya. (has) 
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skuad Persijap Jepara saat berhasil mengalahkan tuan rumah Persita Tangerang sekaligus memastikan bertahan di Super League.

    Dari Zona Merah ke Titik Aman, Drama Panjang Persijap Bertahan di Super League

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

      JEPARA – Harapan publik Jepara terhadap Persijap sempat berada di titik paling rendah musim ini. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu bahkan pernah terlihat seperti tinggal menunggu waktu untuk terdegradasi dari Super League 2025/2026. Namun sepak bola selalu menyimpan cerita yang sulit ditebak. Di tengah tekanan, rentetan kekalahan, hingga posisi juru kunci klasemen, Persijap justru […]

  • Persipa Pati Degradasi ke Liga 3, Suporter Kecewa Berat

    Persipa Pati Degradasi ke Liga 3, Suporter Kecewa Berat

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 350
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati resmi terdegradasi ke Liga 3 musim depan setelah menelan kekalahan 0-1 dari Persikas Subang di Stadion Joyokusumo, Jumat (21/2/2025). Petualangan Laskar Saridin di Liga 2 berakhir setelah tiga musim berlaga. Kekalahan ini semakin memukul Persipa Pati, yang tampil buruk di laga kandang terakhirnya. Peluang emas dari Silvio Escobar di kotak penalti […]

  • Remaja Diamankan Tim Resmob Pati karena Bawa Celurit, Diduga Terlibat Pertikaian Antar Kelompok

    Remaja Diamankan Tim Resmob Pati karena Bawa Celurit, Diduga Terlibat Pertikaian Antar Kelompok

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Pati – Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Pati berhasil menangkap seorang remaja yang tertangkap membawa senjata tajam jenis Celurit di jalan raya Pati-Gembong, dekat Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Kejadian ini terjadi pada Sabtu ( 06/01/2024). Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, melalui Kasat Reskrim Kompol M. Alfian Armin Map, mengungkapkan bahwa pelaku […]

  • Dana BOS Hampir Rp1 Miliar, Komisi D Pertanyakan Masih Ada Iuran di SMPN 1 Tayu

    Dana BOS Hampir Rp1 Miliar, Komisi D Pertanyakan Masih Ada Iuran di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.698
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Tayu menjadi sorotan tajam Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Hal ini menyusul adanya keluhan wali murid terkait pungutan biaya yang dinilai memberatkan, padahal sekolah dinilai telah menerima anggaran cukup besar. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan hal tersebut usai […]

  • Festival Kopi Pati 2019 Digelar Penuh Dua Hari

    Festival Kopi Pati 2019 Digelar Penuh Dua Hari

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pati Meneguhkan Diri Menjadi Kota Kopi   Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati menggelar Festival Kopi Pati 2019 di Plaza Pragolo, 28-29 September. Melalui festival tersebut, Pemkab Pati ingin mengangkat kopi Pati lebih tinggi lagi. Sebagai salah satu komoditas perkebunan unggulan. Festival di hari pertama, bakal diawali dengan kegiatan uji cita rasa atau cupping. Ada […]

  • Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 286
    • 0Komentar

    PATI – Aksi tawuran antar dua kelompok pemuda kembali pecah di wilayah perbatasan Kabupaten Pati dan Kudus. Peristiwa itu melibatkan Gangster Tos Babalan dari Kabupaten Kudus dan Gangster Steam24boys dari Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kericuhan terjadi pada Rabu dini hari, (30/7/2025), sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Prawoto – Babalan, tepatnya di wilayah […]

expand_less