Breaking News
light_mode

Dari Membaca Lalu Menulis Buku

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
  • visibility 637

Melly Lestari

Sejak 2014, Melly Lestari mulai
gemar membaca. Bacaan yang digemarinya berjenis novel, terutama bacaan yang
bisa membangun jiwa. ”Saya suka sekali membaca, terutama fiksi seperti novel,”
kata Melly.
Dari membaca, perempuan kelahiran
Pati, 14 November 1996 ini mulai belajar dan gemar menulis. Hasilnya dari
kegemaran itu, kini ia sudah menerbitkan beberapa judul buku.
”Saat ini saya sudah nulis
beberapa judul buku. Judulnya antara lain angin fajar yang menyampaikan pesan,
senandung cinta surah al fajr, andaikan aku muslimah yang taat, ikhlas, dan
yang terbaru berjudul kuliah sambil bisnis,” imbuh perempuan yang beralamat di
Desa Jimbaran RT 4 RW 1, Kecamatan Kayen ini.
Semua buku itu bergenre fiksi.
Kecuali buku yang terakhir, itu buku motivasi. Perempuan yang sedang belajar di
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati ini menuturkan, membaca baginya sebuah
pintu membuka peradaban.
Dengan membaca, pengetahuan bakal
masuk dan membuka pola pikir. Untuk itu bacaan berkualitas, bakal menentukan
kualitas pola pikir yang baik juga.
Lebih lanjut, perempuan yang juga
aktif di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Terma ini mengatakan, dengan menulis
menjadi upaya bekerja untuk keabadian.
”Sepanjang apapun umur manusia,
jika tak punya sebuah karya, dalam bentuk ttulisan misalnya. Setelah meninggal
ia langsung hilang dan lenyap,” kata perempuan yang bercita-cita menjadi guru
ini.
Sementara itu, jika seorang
berumur pendek tetapi saat hidup memiliki sebuah karya misalnya tulisan. Maka
ketika meninggal akan terus dikenang,” imbuh Melly.
Seperti para ulama’ terdahulu,
dengan karya-karya kitabnya, sampai saat ini ribuan tahun lalu masa hidupnya.
Ia masih saja diperbincangkan dan dikagumi karena karya dan keilmuwannya. (has) 
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati: Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas, Kades Harus Libatkan Kelembagaan Desa

    DPRD Pati: Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas, Kades Harus Libatkan Kelembagaan Desa

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 255
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Bambang Susilo, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa. Ia menyampaikan hal ini saat bertemu dengan para Kepala Desa di Dapil V. Bambang berpendapat bahwa kelembagaan desa yang kuat akan menjadi kunci untuk mencapai transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Selain itu, kelembagaan yang kuat juga akan membuka […]

  • Dilirik Hotman Paris, Pengacara Muda Asal Pati Pilih Pulang dan Matangkan Diri di Daerah

    Dilirik Hotman Paris, Pengacara Muda Asal Pati Pilih Pulang dan Matangkan Diri di Daerah

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.745
    • 0Komentar

    PATI – Keberhasilan dan cara kerja Siti Halimah di dunia hukum ternyata menarik perhatian salah satu pengacara paling ternama di Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Perempuan yang akrab disapa Mbak Kalim ini mengaku sering berpapasan dan berinteraksi dengan Hotman saat pengacara kondang itu menangani perkara di pengadilan Semarang. Dari pertemuan-pertemuan tersebut, Kalim akhirnya mendapatkan tawaran istimewa […]

  • Utamakan Produk Petani, DPRD Pati Minta Optimalisasi Penyerapan Hasil Lokal

    Utamakan Produk Petani, DPRD Pati Minta Optimalisasi Penyerapan Hasil Lokal

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.326
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengimbau seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lebih mengutamakan penggunaan bahan baku dari hasil pertanian warga setempat. Kebijakan ini dianggap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan taraf hidup para petani di wilayah tersebut. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali […]

  • Baginda Teladan Sepanjang Zaman

    Baginda Teladan Sepanjang Zaman

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Istimewa Oleh : Achmad Ulil Albab Hari ini kita dihadapkan dengan tontonan dagelan yang bisa dibilang menjijikkan. Tabrak sana tabrak sini tak peduli aturan, orang tak lagi punya pegangan. Kira-kira begitu pengamatan saya. Lebih tepatnya hari ini kita selalu dihadapkan dengan sebuah pernyataan dan kenyataan, bahwa bangsa ini sedang menghadapi krisis multi dimensional yang akut. […]

  • Muria Surganya Pisang Byar yang Manis Asem

    Muria Surganya Pisang Byar yang Manis Asem

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 682
    • 0Komentar

    Inilah pisang byar Muria yang menjadi oleh-oleh wisata religi Sunan Muria/ @soe_gie76 KUDUS – Tanah Pegunungan Muria dianugerahi kesuburan yang luar biasa. Beraneka tanaman tumbuh dan menjadi potensi daerah setempat, sekaligus menjadi penopang perekonomian masyarakat sekitar. Salah satu tanaman buah yang sangat terkenal di daerah ini adalah pisang byar. Pisang dengan ukuran besar-besar ini juga […]

  • DPRD Pati Dalami Dugaan Pelanggaran Kebijakan Bupati, Pansus Hak Angket Panggil Dewas RSUD

    DPRD Pati Dalami Dugaan Pelanggaran Kebijakan Bupati, Pansus Hak Angket Panggil Dewas RSUD

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 259
    • 0Komentar

    PATI – Suasana ruang Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pati kembali memanas pada Rabu (3/9/2025) saat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket memanggil jajaran Dewan Pengawas (Dewas) RSUD RAA Soewondo Pati. Pemanggilan ini terkait penyelidikan dugaan pelanggaran kebijakan yang dilakukan oleh Bupati Sudewo. Rapat yang berlangsung tegang tersebut diwarnai perdebatan, terutama saat Pansus mendesak Ketua Dewas, Torang […]

expand_less