Breaking News
light_mode

Dari Membaca Lalu Menulis Buku

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
  • visibility 799

Melly Lestari

Sejak 2014, Melly Lestari mulai
gemar membaca. Bacaan yang digemarinya berjenis novel, terutama bacaan yang
bisa membangun jiwa. ”Saya suka sekali membaca, terutama fiksi seperti novel,”
kata Melly.
Dari membaca, perempuan kelahiran
Pati, 14 November 1996 ini mulai belajar dan gemar menulis. Hasilnya dari
kegemaran itu, kini ia sudah menerbitkan beberapa judul buku.
”Saat ini saya sudah nulis
beberapa judul buku. Judulnya antara lain angin fajar yang menyampaikan pesan,
senandung cinta surah al fajr, andaikan aku muslimah yang taat, ikhlas, dan
yang terbaru berjudul kuliah sambil bisnis,” imbuh perempuan yang beralamat di
Desa Jimbaran RT 4 RW 1, Kecamatan Kayen ini.
Semua buku itu bergenre fiksi.
Kecuali buku yang terakhir, itu buku motivasi. Perempuan yang sedang belajar di
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati ini menuturkan, membaca baginya sebuah
pintu membuka peradaban.
Dengan membaca, pengetahuan bakal
masuk dan membuka pola pikir. Untuk itu bacaan berkualitas, bakal menentukan
kualitas pola pikir yang baik juga.
Lebih lanjut, perempuan yang juga
aktif di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Terma ini mengatakan, dengan menulis
menjadi upaya bekerja untuk keabadian.
”Sepanjang apapun umur manusia,
jika tak punya sebuah karya, dalam bentuk ttulisan misalnya. Setelah meninggal
ia langsung hilang dan lenyap,” kata perempuan yang bercita-cita menjadi guru
ini.
Sementara itu, jika seorang
berumur pendek tetapi saat hidup memiliki sebuah karya misalnya tulisan. Maka
ketika meninggal akan terus dikenang,” imbuh Melly.
Seperti para ulama’ terdahulu,
dengan karya-karya kitabnya, sampai saat ini ribuan tahun lalu masa hidupnya.
Ia masih saja diperbincangkan dan dikagumi karena karya dan keilmuwannya. (has) 
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hak 1.225 Eks Karyawan PT Merpati Nusantara Airlines Belum Tuntas, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Bertindak Cepat

    Hak 1.225 Eks Karyawan PT Merpati Nusantara Airlines Belum Tuntas, Edy Wuryanto Minta Pemerintah Bertindak Cepat

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.558
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah nyata dan terpadu guna menyelesaikan masalah pesangon dan dana pensiun yang belum dibayarkan kepada mantan pekerja PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.225 orang mantan karyawan belum menerima hak mereka sejak perusahaan menghentikan operasional pada tahun […]

  • Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

    Kostum Garuda Jepara Raih The Best di Malang Culture Carnival

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 439
    • 0Komentar

    JEPARA – Bayu Supriyono, lelaki asal Jepara yang juga seniman kondang berhasil menjuarai kontes kostum etnik dalam gelaran Malang Culture Carnival akhir pekan lalu. Gelaran busana carnival tersebut merupakan even nasional yang memang menjadi sarana untuk memunculkan seniman-seniman kostum etnik. Dalam gelaran tersebut, Bayu dengan Luna Art Carnival-nya mengikutsertakan lima busana carnival bertemakan nusantara. Kostum […]

  • Pentas Harga Gabah Anjlok, dan Kritik Kesengsaraan Petani

    Pentas Harga Gabah Anjlok, dan Kritik Kesengsaraan Petani

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    PATI – Naskah berjudul Anjlok dipentaskan anak-anak Teater Tsalafiyah (TeTs) MTs Salafiyah Kajen baru-baru ini. berlatar sebuah desa yang sedang panen raya, dikisahkan terjadi harga gabah yang anjlok sekaligus merugikan petani. Naskah karya Miftahur Rohim, yang juga guru madrsah tersebut memang berniat melakukan kritik persoalan tersebut melalui panggung teater. Seperti diketahui, polemik harga gabah yang […]

  • Bupati Kudus Tekankan Pentingnya Pelayanan Publik yang Optimal

    Bupati Kudus Tekankan Pentingnya Pelayanan Publik yang Optimal

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 282
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, bersama Wakil Bupati Bellinda Birton, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di gedung C kompleks Pendapa Kabupaten Kudus pada Senin (23/6/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan publik di Kabupaten Kudus berjalan optimal. Dalam arahannya, Sam’ani menekankan pentingnya peningkatan mutu layanan publik yang meliputi kecepatan, akurasi, […]

  • Patroli Perintis Presisi Sasar Hutan dan Lahan, Polresta Pati Pastikan Aman dari Karhutla

    Patroli Perintis Presisi Sasar Hutan dan Lahan, Polresta Pati Pastikan Aman dari Karhutla

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.357
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Samapta Polresta Pati mengintensifkan kegiatan Patroli Perintis Presisi dengan menyasar kawasan hutan, lahan perkebunan, serta wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran pada Sabtu (1/8/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan dini guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pati. Kegiatan patroli dilaksanakan oleh Tim Khusus Pasopati […]

  • Dewan Pati Himbau Pemkab Perhatikan Fasilitas untuk Penyandang Disabilitas

    Dewan Pati Himbau Pemkab Perhatikan Fasilitas untuk Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, menghimbau Pemerintah Kabupaten Pati untuk meningkatkan aksesibilitas ruang publik bagi penyandang disabilitas. Hal ini disampaikan Narso dalam sebuah pernyataan, menanggapi masih minimnya fasilitas yang ramah disabilitas di Kabupaten Pati. “Sebagai warga negara Indonesia, penyandang disabilitas di Pati memiliki hak yang sama untuk mendapatkan aksesibilitas yang memadai di ruang publik,” […]

expand_less