Breaking News
light_mode

Daftar 6 Alasan Kenapa Harus Piknik ke Blora

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
  • visibility 982

 

Barongan khas Kota Blora/ @barongan_blora

Kabupaten Blora memang tidak populer sebagai tempat tujuan wisata. Tidak seperti kota besar semacam Solo atau Jogjakarta. Namun sangat disayangkan jika tidak menyempatkan untuk mengunjungi kota yang berada di Provinsi Jawa Tengah yang berbatasan dengan daerah Jawa Timur ini.

Blora memiliki sederet hal-hal memikat bagi siapa saja yang mengunjunginya. Berikut ini redaksi merangkum 6 alasan yang membuat kamu harus piknik ke Kota Blora.

1. Kotanya Santai

Blora adalah kota yang nyaman untuk ditinggali. Bagi yang sudah penat dengan kemacetan kota-kota besar yang cenderung industrial,  datanglah ke Blora dan nikmatilah suasana di kota yang santai tanpa kemacetan. 

Foto hutan jati Blora dari atas/ @genpiblora


2. Alamnya Kaya

Blora memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Yang menggerakkan perekonomian warganya. Blora memiliki hamparan hutan jati yang luas. Kono kayu jati dari tanah Blora adalah yang kualitasnya terbaik di dunia. 

Selain kayu jati hasil alam yang kaya adalah sumber minyak dan gas yaitu di Cepu. Minyak gas mengundang kemajuan yang luar biasa. Di Cepu yang merupakan kecamatan terbesar di Blora memiliki fasilitas yang komplet. Mulai dari hotel sampai stasiun kereta.

3. Tempatnya Tokoh Besar 

Piknik ke Blora yang tak kalah pentingnya adalah belajar kepada tokoh-tokoh besar Blora. Kota ini adalah tempat kelahiran tokoh sastra Indonesia yang sangat terkenal dengan karyanya Tetralogi Buru, dia adalah Pramoedya Ananta Toer. Di Kota ini rumah peninggalan Pram terawat dengan baik dengan segala peninggalannya. Di rumahnya ada sang adik Soesilo Toer yang juga penulis kondang. Banyak tamu dari luar kota hingga luar negeri yang sering berkunjung dan menginap di rumah peninggalan itu.

Blora juga merupakan tempat kelahiran tokoh pers terkemuka yang sangat melegenda. Dia adalah Tirto Adhi Suryo yang dikenal sebagai perintis pers nasional. Tokoh yang dikenal kritis terhadap pemerintahan kolonial.

4. Wisata Sejarah

Blora punya wisata sarat sejarah. Yaitu Heritage Tranz Loco Tour adalah destinasi wisata yang dikelola oleh KPH Perhutani Cepu. Di tempat ini, pengunjung bisa melakukan tur perjalanan menggunakan kereta api peninggalan kolonial Belanda. Kereta wisata yang akan membawamu melakukan tur ini juga akan ditarik dengan lokomotif buatan Jerman tahun 1928.

Kereta ini akan membawa kamu melintasi perkebunan dengan kecepatan 20 kilometer per jam dan jarak tempuh 60 kilometer per jam. Kereta ini juga menjadi sarana wisata edukasi sejarah dimana kamu juga bisa menyewa kereta dan gerbongnya untuk melakukan wisata perjalanan bersama rombongan. 

5. Wisata Budaya 

Blora selain terkenal dengan kayu jati juga dikenal memiliki kesenian khas yang unik. Yatu Barongan Blora. Ada banyak grup Barongan di Kota Blora. Bahkan Barongan sudah menjadi ikon kota ini. Pemerintah sampai membuatkan festival Barongan untuk menambah keseruan pengunjung menikmati pentas Barongan.

Selain itu di Blora juga terkenal dengan adanya kelompok adat Sedulur Sikep atau orang-orang Samin. Sering kali pejabat seperti gubernur maupun pejabat tinggi datang bersilaturahmi ke tokoh-tokoh Samin yang dikenal memiliki kearifan dan nilai-nilai luhur. Salah satu yang sering dikunjungi seperti kampung Samin di Klopoduwur.

Kuliner sate Blora yang lezat/ @buf.eat


6. Kulinernya Lezat

Blora memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa. Boleh dibilang Blora adalah surga kuliner tradisional yang lezat. 

Kuliner Blora yang terkenal diantaranya sate ayam khas Blora, Sego pecel pincuk daun jati, lontong tahu, soto kletuk, opor di daerah Ngloram Cepu, hingga kopi santan. 

Kuliner Blora sangat memikat lidah siapa saja yang pernah mencicipinya. Pasti bakal ketagihan dengan kuliner-kuliner Blora. 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Menjaga Kebersihan Menjadi Kewajiban Setiap Pemeluk Agama

    Ketika Menjaga Kebersihan Menjadi Kewajiban Setiap Pemeluk Agama

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Seruan aksi menjaga kebersihan Sungai Juwana Sejumlah aktivis lintas agama menggelar aksi bersih-bersih Sungai Juwana, Pati. Menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan untuk kehidupan lestari berkelanjutan. PATI  – Sebuah kegiatan bertajuk “Bedo Kang Nyawiji” digelar oleh masyarakat lintas agama, ras dan golongan di bantaran Sungai Juwana. Tepatnya di area Jembatan Sampang Pati, Sabtu (29/10/2022). Mereka […]

  • Peduli Abrasi, Kodim Pati Tanam 1500 Mangrove

    Peduli Abrasi, Kodim Pati Tanam 1500 Mangrove

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Dandim Letkol Arm Arief Darmawan ikut menanam mangrove PATI – Jajaran Kodim  0718/Pati turut peduli dengan ancaman abrasi, untuk itu mereka terlibat langsung melakukan penanaman bibit mangrov di sepanjang Pantai Desa Margomulyo Kecamatan Tayu Kabupaten Pati Senin (25/3/2019) kemarin. Total ada 1500 bibit yang ditanam prajurit angkatan darat ini. Penanaman mangrove dengan menggandeng masyarakat dan […]

  • Festival Kali Juwana ke-5: Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Bersama Jampisawan

    Festival Kali Juwana ke-5: Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Bersama Jampisawan

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 545
    • 0Komentar

    PATI – Puluhan anak berpartisipasi dalam kompetisi melukis dan mewarnai di sepanjang Sungai Juwana, kemarin. Kompetisi ini merupakan bagian dari Festival Kali Juwana ke-5 yang diselenggarakan oleh Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan). Sunhadi, Ketua Jampisawan, menjelaskan bahwa kompetisi melukis dan mewarnai ini diselenggarakan di tepi Sungai Juwana dengan tujuan memberikan pendidikan kepada anak-anak tentang […]

  • Anggaran Kendaraan BGN Rp1,39 T Dikritik, Edy Wuryanto: Bukan Prioritas Program Gizi

    Anggaran Kendaraan BGN Rp1,39 T Dikritik, Edy Wuryanto: Bukan Prioritas Program Gizi

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.372
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti komposisi belanja Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai kurang efisien dan berpotensi menyimpang dari tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, porsi anggaran yang didominasi oleh belanja penunjang, terutama pengadaan kendaraan, menunjukkan adanya ketidaktepatan dalam menentukan skala prioritas. Berdasarkan data yang ada, alokasi untuk […]

  • Pemprov Jateng Resmi Luncurkan Forum Energi Daerah (FED) sebagai Wadah Utama Percepat Transisi Energi Bersih

    Pemprov Jateng Resmi Luncurkan Forum Energi Daerah (FED) sebagai Wadah Utama Percepat Transisi Energi Bersih

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukan komitmen yang tinggi dalam mempercepat transisi energi, dengan meluncurkan Forum Energi Daerah (FED) sebagai wadah koordinasi lintas sektor untuk menyusun kebijakan dan mengimplementasikan energi bersih di provinsi tersebut. Acara yang berlangsung di Djarum Oasis Kretek Factory Kudus pada Kamis (4/12/2025) dihadiri oleh 80 peserta secara luring dan 100 […]

  • DPRD Pati Dorong Perbaikan Drainase untuk Mitigasi Risiko Genangan Air

    DPRD Pati Dorong Perbaikan Drainase untuk Mitigasi Risiko Genangan Air

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, mendesak pemerintah Kabupaten Pati untuk segera menormalisasi sistem drainase di wilayah yang sistem drainasenya buruk yang menjadi penyebab utama genangan air di jalanan saat hujan. “Drainase yang buruk memicu genangan air setiap kali hujan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa perubahan fungsi lahan, seperti pembangunan permukiman yang menghalangi aliran […]

expand_less