Breaking News
light_mode

Daftar 6 Alasan Kenapa Harus Piknik ke Blora

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
  • visibility 461

 

Barongan khas Kota Blora/ @barongan_blora

Kabupaten Blora memang tidak populer sebagai tempat tujuan wisata. Tidak seperti kota besar semacam Solo atau Jogjakarta. Namun sangat disayangkan jika tidak menyempatkan untuk mengunjungi kota yang berada di Provinsi Jawa Tengah yang berbatasan dengan daerah Jawa Timur ini.

Blora memiliki sederet hal-hal memikat bagi siapa saja yang mengunjunginya. Berikut ini redaksi merangkum 6 alasan yang membuat kamu harus piknik ke Kota Blora.

1. Kotanya Santai

Blora adalah kota yang nyaman untuk ditinggali. Bagi yang sudah penat dengan kemacetan kota-kota besar yang cenderung industrial,  datanglah ke Blora dan nikmatilah suasana di kota yang santai tanpa kemacetan. 

Foto hutan jati Blora dari atas/ @genpiblora


2. Alamnya Kaya

Blora memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Yang menggerakkan perekonomian warganya. Blora memiliki hamparan hutan jati yang luas. Kono kayu jati dari tanah Blora adalah yang kualitasnya terbaik di dunia. 

Selain kayu jati hasil alam yang kaya adalah sumber minyak dan gas yaitu di Cepu. Minyak gas mengundang kemajuan yang luar biasa. Di Cepu yang merupakan kecamatan terbesar di Blora memiliki fasilitas yang komplet. Mulai dari hotel sampai stasiun kereta.

3. Tempatnya Tokoh Besar 

Piknik ke Blora yang tak kalah pentingnya adalah belajar kepada tokoh-tokoh besar Blora. Kota ini adalah tempat kelahiran tokoh sastra Indonesia yang sangat terkenal dengan karyanya Tetralogi Buru, dia adalah Pramoedya Ananta Toer. Di Kota ini rumah peninggalan Pram terawat dengan baik dengan segala peninggalannya. Di rumahnya ada sang adik Soesilo Toer yang juga penulis kondang. Banyak tamu dari luar kota hingga luar negeri yang sering berkunjung dan menginap di rumah peninggalan itu.

Blora juga merupakan tempat kelahiran tokoh pers terkemuka yang sangat melegenda. Dia adalah Tirto Adhi Suryo yang dikenal sebagai perintis pers nasional. Tokoh yang dikenal kritis terhadap pemerintahan kolonial.

4. Wisata Sejarah

Blora punya wisata sarat sejarah. Yaitu Heritage Tranz Loco Tour adalah destinasi wisata yang dikelola oleh KPH Perhutani Cepu. Di tempat ini, pengunjung bisa melakukan tur perjalanan menggunakan kereta api peninggalan kolonial Belanda. Kereta wisata yang akan membawamu melakukan tur ini juga akan ditarik dengan lokomotif buatan Jerman tahun 1928.

Kereta ini akan membawa kamu melintasi perkebunan dengan kecepatan 20 kilometer per jam dan jarak tempuh 60 kilometer per jam. Kereta ini juga menjadi sarana wisata edukasi sejarah dimana kamu juga bisa menyewa kereta dan gerbongnya untuk melakukan wisata perjalanan bersama rombongan. 

5. Wisata Budaya 

Blora selain terkenal dengan kayu jati juga dikenal memiliki kesenian khas yang unik. Yatu Barongan Blora. Ada banyak grup Barongan di Kota Blora. Bahkan Barongan sudah menjadi ikon kota ini. Pemerintah sampai membuatkan festival Barongan untuk menambah keseruan pengunjung menikmati pentas Barongan.

Selain itu di Blora juga terkenal dengan adanya kelompok adat Sedulur Sikep atau orang-orang Samin. Sering kali pejabat seperti gubernur maupun pejabat tinggi datang bersilaturahmi ke tokoh-tokoh Samin yang dikenal memiliki kearifan dan nilai-nilai luhur. Salah satu yang sering dikunjungi seperti kampung Samin di Klopoduwur.

Kuliner sate Blora yang lezat/ @buf.eat


6. Kulinernya Lezat

Blora memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa. Boleh dibilang Blora adalah surga kuliner tradisional yang lezat. 

Kuliner Blora yang terkenal diantaranya sate ayam khas Blora, Sego pecel pincuk daun jati, lontong tahu, soto kletuk, opor di daerah Ngloram Cepu, hingga kopi santan. 

Kuliner Blora sangat memikat lidah siapa saja yang pernah mencicipinya. Pasti bakal ketagihan dengan kuliner-kuliner Blora. 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    Tawuran Antardesa di Pati Berujung Pengrusakan Rumah: 8 Pemuda Diamankan Polisi

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 167
    • 0Komentar

    PATI – Tawuran antar desa di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, berakhir dengan kerusakan rumah dan penahanan 8 pemuda oleh Polresta Pati. Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan mengungkapkan bahwa pemuda yang terlibat dalam konflik ini berasal dari Desa Wotan dan Desa Baturejo. Konflik ini terjadi pada Selasa (9/4/2024) dini hari, tepat sebelum perayaan Idulfitri. ”Untuk waktu kejadian […]

  • Fraksi PKS DPRD Pati Minta Kebijakan Pariwisata Libatkan Masyarakat dan Industri Kepariwisataan

    Fraksi PKS DPRD Pati Minta Kebijakan Pariwisata Libatkan Masyarakat dan Industri Kepariwisataan

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 205
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiasi DPRD, yaitu tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pelaku Usaha Perikanan dan Pergaraman, serta Perubahan atas Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan. “Kami Fraksi PKS mengapresiasi […]

  • Fasilitas Kesenian juga Mendesak Perbaikan

    Fasilitas Kesenian juga Mendesak Perbaikan

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    PATI – Mengenai kelayakan fasilitas kesenian di Kabupaten Pati rencananya juga akan diakomodir Komisi D DPRD Kabupaten Pati, dalam rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pelestarian seni dan budaya daerah. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati Musalam Mas’ul. Menurutnya, pihaknya akan berupaya total mendukung kelestarian sekaligus kemajuan seni dan budaya tradisional Pati dari […]

  • Kembali Berulah, Geng Remaja di Pati Gelut: Satu Orang Tewas Masih Berstatus Pelajar SMA

    Kembali Berulah, Geng Remaja di Pati Gelut: Satu Orang Tewas Masih Berstatus Pelajar SMA

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PATI – Tujuh remaja di Kabupaten Pati ditahan polisi setelah terlibat dalam pertarungan berbahaya di Jalan Gambiran, Kecamatan Margorejo menuju Desa Puri, Kecamatan Pati Kota, pada Minggu (28/7/2024). Mereka menghadapi ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin, ketujuh remaja tersebut terdiri dari dua orang dewasa dan lima […]

  • SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    SPI Grobogan Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Petani Hadapi Ancaman Bencana

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 245
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kondisi hutan yang semakin memprihatinkan akibat minimnya tumbuhan keras menjadi perhatian serius Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Grobogan. Kerentanan terhadap banjir bandang dan longsor mendorong SPI untuk mengambil inisiatif penanaman tumbuhan keras. Rencananya, penanaman tumbuhan keras akan dilakukan serentak di kawasan hutan Desa Asemrudung, Geyer, Grobogan. Beberapa petani di wilayah tersebut bahkan telah […]

  • Finishing Jadi PR Persipa Pati Setelah Imbangi Nusantara Lampung FC

    Finishing Jadi PR Persipa Pati Setelah Imbangi Nusantara Lampung FC

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.143
    • 0Komentar

    MAGELANG – Pertandingan antara Persipa Pati dan Nusantara Lampung FC dalam ajang Liga Nusantara musim 2025-2026 berakhir tanpa pemenang, dengan skor akhir 0-0. Pertandingan yang digelar pada Kamis (11/12/2025) pukul 19.00 WIB di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, menunjukkan perjuangan kedua tim untuk mengoleksi poin. Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Pelatih Persipa Pati, Eduard Tjong, mengungkapkan apresiasi […]

expand_less