Breaking News
light_mode

Daftar 6 Alasan Kenapa Harus Piknik ke Blora

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
  • visibility 942

 

Barongan khas Kota Blora/ @barongan_blora

Kabupaten Blora memang tidak populer sebagai tempat tujuan wisata. Tidak seperti kota besar semacam Solo atau Jogjakarta. Namun sangat disayangkan jika tidak menyempatkan untuk mengunjungi kota yang berada di Provinsi Jawa Tengah yang berbatasan dengan daerah Jawa Timur ini.

Blora memiliki sederet hal-hal memikat bagi siapa saja yang mengunjunginya. Berikut ini redaksi merangkum 6 alasan yang membuat kamu harus piknik ke Kota Blora.

1. Kotanya Santai

Blora adalah kota yang nyaman untuk ditinggali. Bagi yang sudah penat dengan kemacetan kota-kota besar yang cenderung industrial,  datanglah ke Blora dan nikmatilah suasana di kota yang santai tanpa kemacetan. 

Foto hutan jati Blora dari atas/ @genpiblora


2. Alamnya Kaya

Blora memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Yang menggerakkan perekonomian warganya. Blora memiliki hamparan hutan jati yang luas. Kono kayu jati dari tanah Blora adalah yang kualitasnya terbaik di dunia. 

Selain kayu jati hasil alam yang kaya adalah sumber minyak dan gas yaitu di Cepu. Minyak gas mengundang kemajuan yang luar biasa. Di Cepu yang merupakan kecamatan terbesar di Blora memiliki fasilitas yang komplet. Mulai dari hotel sampai stasiun kereta.

3. Tempatnya Tokoh Besar 

Piknik ke Blora yang tak kalah pentingnya adalah belajar kepada tokoh-tokoh besar Blora. Kota ini adalah tempat kelahiran tokoh sastra Indonesia yang sangat terkenal dengan karyanya Tetralogi Buru, dia adalah Pramoedya Ananta Toer. Di Kota ini rumah peninggalan Pram terawat dengan baik dengan segala peninggalannya. Di rumahnya ada sang adik Soesilo Toer yang juga penulis kondang. Banyak tamu dari luar kota hingga luar negeri yang sering berkunjung dan menginap di rumah peninggalan itu.

Blora juga merupakan tempat kelahiran tokoh pers terkemuka yang sangat melegenda. Dia adalah Tirto Adhi Suryo yang dikenal sebagai perintis pers nasional. Tokoh yang dikenal kritis terhadap pemerintahan kolonial.

4. Wisata Sejarah

Blora punya wisata sarat sejarah. Yaitu Heritage Tranz Loco Tour adalah destinasi wisata yang dikelola oleh KPH Perhutani Cepu. Di tempat ini, pengunjung bisa melakukan tur perjalanan menggunakan kereta api peninggalan kolonial Belanda. Kereta wisata yang akan membawamu melakukan tur ini juga akan ditarik dengan lokomotif buatan Jerman tahun 1928.

Kereta ini akan membawa kamu melintasi perkebunan dengan kecepatan 20 kilometer per jam dan jarak tempuh 60 kilometer per jam. Kereta ini juga menjadi sarana wisata edukasi sejarah dimana kamu juga bisa menyewa kereta dan gerbongnya untuk melakukan wisata perjalanan bersama rombongan. 

5. Wisata Budaya 

Blora selain terkenal dengan kayu jati juga dikenal memiliki kesenian khas yang unik. Yatu Barongan Blora. Ada banyak grup Barongan di Kota Blora. Bahkan Barongan sudah menjadi ikon kota ini. Pemerintah sampai membuatkan festival Barongan untuk menambah keseruan pengunjung menikmati pentas Barongan.

Selain itu di Blora juga terkenal dengan adanya kelompok adat Sedulur Sikep atau orang-orang Samin. Sering kali pejabat seperti gubernur maupun pejabat tinggi datang bersilaturahmi ke tokoh-tokoh Samin yang dikenal memiliki kearifan dan nilai-nilai luhur. Salah satu yang sering dikunjungi seperti kampung Samin di Klopoduwur.

Kuliner sate Blora yang lezat/ @buf.eat


6. Kulinernya Lezat

Blora memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa. Boleh dibilang Blora adalah surga kuliner tradisional yang lezat. 

Kuliner Blora yang terkenal diantaranya sate ayam khas Blora, Sego pecel pincuk daun jati, lontong tahu, soto kletuk, opor di daerah Ngloram Cepu, hingga kopi santan. 

Kuliner Blora sangat memikat lidah siapa saja yang pernah mencicipinya. Pasti bakal ketagihan dengan kuliner-kuliner Blora. 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ponpes Alma’ruf Kudus Tampil di Liga Santri Tingkat Nasional

    Ponpes Alma’ruf Kudus Tampil di Liga Santri Tingkat Nasional

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Para santri Ponpes Almaruf berdoa sebelum berangkat ke Cibinong, Bogor, untuk melakoni laga di Liga Santri Nusantara seri nasional. KUDUS – Tim sepakbola Ponpes Alma’ruf Kudus tampil di Liga Santri Nasional. Tiket itu direbut setelah berhasil menjadi juara Liga Santri Nusantara (LSN) tingkat Jawa Tengah. Kesebelasan Alma’ruf tergabung dalam grup C. Mewakili Jawa Tengah regional […]

  • Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pembangunan di desa harus lebih dioptimalkan lagi. Usulan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun adalah sebuah jalan tengah. Para kepala desa menilai tambahan masa jabatan itu untuk menjaga kesinambungan pembangunan desa, para kepala desa membutuhkan waktu tambahan jabatan karena masa enam tahun dinilai tidak efektif. JAKARTA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim […]

  • Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    Nindy Korban Mutilasi dan Pembakaran Adalah Sosok Mandiri

    • calendar_month Sab, 16 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Nindy Juga Pekerja Keras Status Facebooknya yang menunjukkan Nindy memang pekerja keras Lingkar Muria, PATI – Korban mutilasi dan pembakaran oleh suami sendiri, Siti Saidah, 21, alias Sinok alias Nindy, di mata keluarga merupakan perempuan yang mandiri. Selain mandiri, Nindy juga terkenal pekerja keras. Saryadi, ayah Nindy menuturkan, putri bungsunya itu memang mandiri dan juga […]

  • Liga Desa Kabupaten Pati 2025–2026 Dibuka, Wakil Bupati: Ajang Pemersatu Desa-desa Sebagai Subyek Pembangunan

    Liga Desa Kabupaten Pati 2025–2026 Dibuka, Wakil Bupati: Ajang Pemersatu Desa-desa Sebagai Subyek Pembangunan

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.329
    • 0Komentar

    PATI – Pembukaan Liga Desa Kabupaten Pati Tahun 2025–2026 telah digelar di Stadion Joyokusumo, dengan kehadiran Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Acara yang diikuti perwakilan desa dari 14 kecamatan tersebut diadakan pada Minggu (14/12/2025), dan dijadikan ajang strategis untuk memperkuat soliditas serta kebersamaan antar desa sebagai subyek utama pembangunan. Chandra dalam sambutannya menekankan, Liga […]

  • Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    • calendar_month Sel, 23 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    BANDEL : Sebuah tronton masih nekad melintasi jalan kelas III di Jalan Juwana – Wedarijaksa beberapa waktu yang lalu Lingkar Muria, PATI  – Pemasangan pengumuman agar kendaraan berat tidak melintas di Jalan Juwana – Wedarijaksa dinilai tidak tepat. Hal ini dikemukakan anggota komisi A DPRD Kabupaten Pati Haryono. Dirinya menganggap kalau hal itu dilanggar tak […]

  • Kasus Korupsi Dana Seleksi Perangkat Desa di Pati Terungkap, Mantan Kepala Desa Tambakromo Ditangkap

    Kasus Korupsi Dana Seleksi Perangkat Desa di Pati Terungkap, Mantan Kepala Desa Tambakromo Ditangkap

    • calendar_month Kam, 21 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Unit Idik III Tipidkor (Tindak Pidana Korupsi) Satrekim Polresta Pati telah melakukan penyidikan perkara kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses seleksi perangkat Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Sat Reskrim Polresta Pati telah menahan satu tersangka, SY (58), mantan Kepala Desa Tambakromo, dalam kaitan dengan kasus ini. Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu […]

expand_less