Breaking News
light_mode

Persijap Jepara Terpuruk di Jurang Zona Degradasi, Apa yang Salah?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
  • visibility 785

JEPARA – Persijap Jepara kembali gagal meraih poin penuh saat menjamu Malut United pada laga Senin (3/11/2025). Bermain di kandang sendiri, Laskar Kalinyamat harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. Hasil ini semakin memperpanjang tren negatif Persijap dalam beberapa pekan terakhir.

Kekalahan tersebut menjadi yang kelima secara beruntun, sekaligus kekalahan keempat di laga kandang musim ini. Tak hanya itu, perolehan poin Persijap yang hanya mengumpulkan 8 poin membuat mereka harus berkutat di zona degradasi klasemen sementara Super League.

Situasi ini jelas mengkhawatirkan bagi para pendukung maupun manajemen klub. Ada sejumlah faktor yang dianggap menjadi penyebab Persijap sulit bangkit dari performa buruk ini.


1. Build-Up Serangan Mudah Terputus

Persijap sering kesulitan dalam membangun serangan sejak dari lini belakang. Kesalahan passing dan pengambilan keputusan yang kurang tepat, terutama pada babak pertama, membuat serangan mudah dipatahkan oleh lawan.

Alhasil, bola kerap kembali dikuasai tim lawan dan memberi tekanan berulang pada Persijap.


2. Penyelesaian Akhir Kurang Klinis

Di lini depan, persoalannya justru kebalikannya. Meski sesekali mampu menciptakan peluang, para pemain depan Persijap tidak mampu memanfaatkannya secara maksimal. Minimnya akurasi tembakan dan ketenangan dalam kotak penalti membuat peluang emas terbuang sia-sia.

Dalam kompetisi seketat Super League, setiap peluang memiliki nilai penting. Ketidakmampuan mencetak gol tentu menjadi pukulan besar bagi tim yang sedang tertekan.


3. Kualitas Lini Belakang Belum Sebanding Standar Liga Utama

Lini belakang tampaknya menjadi titik paling rentan. Beberapa pemain menunjukkan kualitas yang dinilai belum pada level Super League. Kesalahan individu, salah antisipasi, hingga passing yang kurang akurat sering berujung pada peluang berbahaya bagi lawan.

Dengan pertahanan yang mudah ditembus, Persijap kerap kehilangan kontrol pertandingan dan dipaksa bermain lebih defensif.

Situasi Persijap masih bisa diselamatkan, namun membutuhkan evaluasi signifikan. Perbaikan di sektor pertahanan dan efektivitas serangan harus menjadi prioritas utama. Pembenahan taktik, mental bertanding, hingga rotasi pemain dapat menjadi opsi yang harus segera dilakukan.

Laskar Kalinyamat harus berhenti memberikan poin mudah kepada lawan, terutama saat bermain di kandang. Jika tren ini terus berlanjut, ancaman degradasi akan semakin nyata bagi tim kebanggaan Jepara tersebut.

EDITOR : Arif

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Buruk di Putaran Pertama Suporter Persijap Tuntut Kejelasan Manajemen

    Hasil Buruk di Putaran Pertama Suporter Persijap Tuntut Kejelasan Manajemen

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 324
    • 0Komentar

      JEPARA – Suporter Persijap Jepara kompak melayangkan petisi kepada manajemen dalam hal ini PT Jepara Raya Multitama yang menjadi badan hukum Persijap. Ada enam tuntutan yang ditandatangani tiga perwakilan kelompok supporter, Jetman, Banaspati dan Curva Nord Syndicate. Tuntutannya mulai dari kejelasan status headcoach Jaya Hartono sampai kejelasan target manajemen di kompetisi Liga 2 musim […]

  • Sinergi BRI Peduli dan Yayasan Nurul Huda, BRI Kanca Pati Salurkan 500 Paket Sembako di Desa Ngablak

    Sinergi BRI Peduli dan Yayasan Nurul Huda, BRI Kanca Pati Salurkan 500 Paket Sembako di Desa Ngablak

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.366
    • 0Komentar

    PATI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Pati terus menguatkan peran sosialnya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu melalui Program BRI Peduli (Corporate Social Responsibility/CSR). Dalam kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda Ngablak, BRI menyerahkan 500 paket sembako kepada warga Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Digelar pada […]

  • PCNU Pati Gelar Tasyakuran Hari Santri 2025, Perbup Pesantren Resmi Diluncurkan

    PCNU Pati Gelar Tasyakuran Hari Santri 2025, Perbup Pesantren Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 615
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar malam tasyakuran Hari Santri 2025 di halaman Kantor Bupati Pati, Kamis (30/10/2025) malam. Acara yang dikemas dengan Istighotsah dan Gema Selawat ini juga menjadi momentum peluncuran Peraturan Bupati (Perbup) Pesantren, pemberian penghargaan tokoh santri, serta beasiswa bagi santri tahfidz. Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim, […]

  • Ketika Pak RT Bagi-Bagi Beras ke Warga Miskin Terdampak Corona

    Ketika Pak RT Bagi-Bagi Beras ke Warga Miskin Terdampak Corona

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Warga menerima bantuan beras dari Pak RT PATI – Dingin udara pagi itu (Rabu, 6/5/2020) masih terasa. Seorang lelaki bertubuh kekar mengangkati bungkusan kantong plastik bening. Isinya beras. Lelaki yang mengenakan kaos merah itu tidak lain Trianto. Trianto adalah Ketua RT 8/1 Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo. Di tengah mewabahnya Covid-19, sejumlah kalangan tergerak turun membantu […]

  • Edy Wuryanto: Keamanan Pangan Syarat Mutlak Makan Bergizi Gratis!

    Edy Wuryanto: Keamanan Pangan Syarat Mutlak Makan Bergizi Gratis!

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 390
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi IX DPR RI menggelar rapat kerja dengan mitra terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyoroti pentingnya keamanan pangan dalam program ini, terutama setelah banyaknya kasus keracunan yang terjadi sejak awal program. “Standar kesehatan dan keselamatan pangan itu syarat mutlak, tidak bisa ditawar. Semakin standar ini […]

  • Anggota DPR RI Dorong Pati Perkuat Pendapatan Daerah Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Anggota DPR RI Dorong Pati Perkuat Pendapatan Daerah Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, mendorong Kabupaten Pati untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menghadapi tantangan ekonomi global yang berdampak pada penurunan APBN. Menurut Firman, ketergantungan pada APBN saja tidak cukup untuk membangun Pati yang lebih maju di berbagai bidang. “Untuk membangun Pati yang lebih baik dan maju, kita […]

expand_less