Breaking News
light_mode

Rekaman CCTV Jadi Bukti, Polisi Diminta Gercep Ungkap Kasus Penyerangan di Desa Ketitangwetan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
  • visibility 176

PATI – Kasus penyerangan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda asal Desa Raci terhadap warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, memasuki babak baru.

Merasa geram dengan lambannya penanganan, sejumlah orang tua korban mendatangi Mapolresta Pati, Rabu (10/9/2025), untuk mendesak agar kasus tersebut segera diungkap dan pelaku ditangkap.

Rekaman CCTV Jadi Bukti Kunci

Aksi penyerangan yang terjadi beberapa hari lalu itu terekam jelas dalam video amatir dan kamera CCTV. Dalam rekaman tersebut, terlihat sekelompok pemuda menyerang warga Ketitangwetan secara brutal dan membabi buta. Ironisnya, hingga saat ini, belum ada satu pun pelaku yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Keresahan Orang Tua Korban Memuncak

Hasanuddin, salah seorang orang tua korban, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja kepolisian.

“Kami datang ke sini untuk mempertanyakan sudah sejauh mana penanganan kasus ini. Bukti sudah jelas, ada rekaman CCTV dan video amatir. Kami minta polisi segera menangkap pelaku yang sudah meresahkan warga,” tegasnya dengan nada geram.

Polisi Klaim Kantongi Identitas Pelaku

Menanggapi desakan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo, menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas para pelaku penyerangan.

“Kami sudah mengidentifikasi nama-nama pelaku dan saat ini tim kami sedang melakukan pengejaran di lapangan. Mohon bersabar, kasus ini menjadi prioritas kami,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media.

Kronologi Penyerangan

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok pemuda yang diduga berasal dari Desa Raci melakukan penyerangan terhadap warga Desa Ketitangwetan yang sedang berkumpul di depan balai desa.

Aksi tersebut kemudian berlanjut hingga ke jalan-jalan desa, menyebabkan empat orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Batangan.

Selain itu, tiga korban lainnya juga telah melaporkan kejadian ini ke polisi setelah menjalani visum.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Jalan Syabda, Calon Bintang Terang Tunggal Putra yang Berpulang

    Selamat Jalan Syabda, Calon Bintang Terang Tunggal Putra yang Berpulang

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

      Syabda Perkasa Belawa pemain bulutangkis tunggal putra/ Instagram  Kabar duka menyelimuti insan bulutangkis nasional. Atlet muda bernama Syabda Perkasa Belawa berpulang di usianya yang masih amat muda karena terlibat kecelakaan tol Pemalang- Batang, (20/3/2023) subuh. Syabda pemain tunggal putra kelahiran Jakarta, 25 Agustus 2001.  Pemain tunggal putra ini merupakan anggota pelatnas. Saat ini menduduki […]

  • Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    Reklame Tak Berizin Harus Ditertibkan, DPRD Pati Sebut Potensi PAD Sangat Besar

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.694
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menegaskan bahwa penertiban reklame dan baliho yang tidak memiliki izin serta melanggar peraturan menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan. Menurutnya, pengelolaan reklame yang baik harus menjadi perhatian serius karena sektor ini mampu memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati. Kastomo menjelaskan bahwa jika […]

  • Anggota DPRD Pati Harap Kamtibmas Terjaga, Beri Rasa Aman untuk Masyarakat

    Anggota DPRD Pati Harap Kamtibmas Terjaga, Beri Rasa Aman untuk Masyarakat

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Bambang Susilo, mengungkapkan harapannya agar aparat keamanan dapat meningkatkan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikannya menanggapi meningkatnya aksi kejahatan di jalanan di berbagai daerah, seperti begal dan aksi gangster remaja. “Kita semua tentu berharap kondisi Kamtibmas di Pati terus terjaga dengan […]

  • Safin Pati U-12 Raih Juara Piala Liga Liga Anak Indonesia 2024

    Safin Pati U-12 Raih Juara Piala Liga Liga Anak Indonesia 2024

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 196
    • 0Komentar

      PATI – Tim Safin Pati Sports School (SS) U-12 mencatat prestasi gemilang di penghujung tahun 2024. Mereka berhasil menjadi juara kategori Piala Liga dalam ajang Liga Anak Indonesia 2024 tingkat nasional untuk kelompok usia 12 tahun. Pada partai final yang digelar di kompleks Gelora Soekarno, Mojoagung, Trangkil, Pati, Selasa (24/12/2024) sore, Safin Pati SS […]

  • DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    DPRD Pati Sarankan Petani Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus 

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 200
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mendorong petani setempat untuk memanfaatkan burung hantu sebagai pengendali hama tikus. Menurutnya, metode ini lebih ramah lingkungan dibandingkan penggunaan pestisida dan jebakan tikus beraliran listrik. “Ini lebih ramah lingkungan. Selain mengurangi penggunaan pestisida, juga mendukung pelestarian burung hantu yang ternyata sangat bermanfaat bagi petani. Hewan ini […]

  • Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    Wakil Ketua MPR RI Ajak Pendidik Pesantren Jadi Garda Terdepan Tangkal Ujaran Kebencian

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    JEPARA – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak para pendidik, terutama di lingkungan pesantren, untuk menjadi garda terdepan dalam menangkal ujaran kebencian serta sentimen SARA. Caranya adalah dengan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sejak dini kepada generasi muda. Pesan ini disampaikan Lestari Moerdijat dalam bentuk pertemuan daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan yang digelar adalah Sosialisasi […]

expand_less