Breaking News
light_mode

Belajarlah pada Rizky Ridho, Pemain Lokal Jangan Takut Bersaing

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 9 Jun 2024
  • visibility 442

OLAHRAGA – Wacana slot 8 pemain asing di Liga 1 musim 2024/2025 mendapat reaksi keras dari sejumlah pemain lokal. Bahkan diantara mereka ramai-ramai membuat #IniSepakbolaIndonesia dalam akun sosial media mereka.

Postingan ini disinyalir karena para pemain lokal menolak wacana penambahan kuota pemain asing. Lantaran pemain lokal takut akan tergusur.

Beberapa pemain lokal yang menyuarakan tagar tersebut antara lain seperti Alfeandra Dewangga dan Andy Setyo. Bahkan beberapa ada pemain yang berlabel timnas dan eks timnas.

Sejumlah pihak menyayangkan reaksi pemain lokal yang takut bersaing dengan kehadiran pemain asing.

Pemain asing dinilai sebagai langkah untuk memajukan kualitas kompetisi Liga Indonesia.
Diharapkan dengan adanya pemain asing kualitas pemain lokal juga akan meningkat.

Para pemain lokal yang ada diharapkan meniru sejumlah pemain yang tak takut bersaing dengan kehadiran pemain asing.
Hal ini dapat dilihat pada diri bek Persija Jakarta Rizky Ridho.

Mantan pemain Persebaya ini tak tergantikan perannya di tim. Serta di timnas, meskipun di lini belakang timnas ada sejumlah bek keturunan yang bermain di Eropa seperti Elkan Baggot, Rizky Ridho tetap tak terganti di lini belakang.

Pemain lokal di Liga ini harus belajar sama Rizky Ridho. Dia ini salah satu pondasi awal yang sudah ada sejak pertama kali STY datang 2020, waktu itu umurnya masih 19 tahun

Udah banyak Bek-bek baru Timnas Indonesia berdatangan. Elkan, Jordi, Hubner, Idzes, tapi Ridho tetap jadi pilihan utama di Timnas
Timnas loh levelnya, bukan Klub. Dan usianya juga masih sangat muda, tapi mentalitas dan kemauan untuk bersaing dan belajar sangat luar biasa

Timnas udah mulai naik, dan harus begitu juga dengan Liganya. Kalau mau bertahan jadi pilihan utama ya contoh Rizky Ridho ini, gak takut dengan persaingan, fokus tingkatkan penampilan.

Penulis: Arif

Editor: Fatwa 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Revisi Perda PKL, Fokus Perizinan dan Perlindungan

    DPRD Pati Revisi Perda PKL, Fokus Perizinan dan Perlindungan

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 336
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati tengah merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pedagang Kaki Lima (PKL). Revisi ini difokuskan pada penyederhanaan perizinan dan peningkatan perlindungan bagi para PKL. Sistem zonasi yang sebelumnya membatasi lokasi berjualan, kini dihapus dari Perda. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslikan, menjelaskan perubahan signifikan dalam Raperda (Rancangan Peraturan […]

  • Komisi C DPRD Pati: Pembangunan Infrastruktur Harus Berbasis Kebutuhan, Merata, dan Dorong Ekonomi Rakyat

    Komisi C DPRD Pati: Pembangunan Infrastruktur Harus Berbasis Kebutuhan, Merata, dan Dorong Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.176
    • 0Komentar

    PATI – Menurut Karmijan, anggota Komisi C DPRD Pati, arah pembangunan infrastruktur ke depan harus berdasar pada kebutuhan masyarakat dan bermanfaat untuk memajukan perekonomian daerah. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak boleh sekadar memenuhi administrasi atau formalitas program belaka, melainkan harus benar-benar memberikan solusi dan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh warga. “Pembangunan tidak boleh […]

  • Kuliner Petis Sapi Pak Lasjan Runting Pati.

    Kuliner Petis Sapi Pak Lasjan Runting Pati, Hidangan Balungan yang Gurih dan Lezat Otentik

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 688
    • 0Komentar

      KULINER – Selain nasi gandul cobalah cicipi kuliner petis, jika sedang berkunjung ke Pati. Petis adalah kuliner otentik dan sangat khas di Kabupaten Pati Jawa Tengah. Kuliner petis adalah rebusan balungan atau tulang sapi maupun tulang kambing, meskipun tulang namun masih banyak daging yang menempel di sela-sela tulangnya. Kuliner petis dihidangkan dengan campuran tepung […]

  • Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    Gelandang Asal Pati Perkuat Laskar Sambernyawa

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    SOLO – Skuad Persis Solo yang bakal berlaga di Liga 2 musim ini bakal semakin kuat. Pasalnya, kesebelasan berjuluk Laskar Sambernyawa ini mendapat suntikan amunisi baru di lini tengahnya. Adalah Mohamad Dyan Aulia Burhanudin. Pesepak bola asal Kabupaten Pati ini resmi bergabung setelah meneken kontrak selama semusim baru-baru ini. Setelah resmi bergabung dengan skuad asuhan […]

  • Dapat Bingkisan Tak Terduga, Anggota Pansus Hak Angket DPRD Pati Buka Suara

    Dapat Bingkisan Tak Terduga, Anggota Pansus Hak Angket DPRD Pati Buka Suara

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Irianto Budi Utomo, mengungkapkan keterkejutannya saat menerima bingkisan unik berupa tolak angin dari perwakilan Masyarakat Pati Bersatu (MPB). Kejadian ini berlangsung saat rapat Pansus tengah berjalan. Irianto mengaku terkejut dengan kedatangan perwakilan MPB yang hendak mengalungkan tolak angin kepadanya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa […]

  • Pekamuria Adakan Seminar Konservasi, Menjaring Generasi

    Pekamuria Adakan Seminar Konservasi, Menjaring Generasi

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.083
    • 0Komentar

    KUDUS – Yayasan Penggiat Konservasi Muria (PEKAMURIA) adakan Seminar Konservasi sebagai rangkaian hari lahir ke 3 tahun. Seminar bertajuk “Generasi Hijau; Membangun Harapan, Melestarikan Lingkungan” ini, menghadirkan berbagai praktisi dari bidang kepedulian lingkungan. Hadir dalam acara tersebut, Arif Wahyudi, DPRD Komisi E Provinsi Jawa Tengah; Fawaz, Pemerhati Konservasi di Muria; serta Faesal Adam dari Kresek […]

expand_less