Breaking News
light_mode

Moh Setyadi Resmi Isi Kursi PAW DPRD Pati, Fraksi Golkar Kembali Lengkap

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 27 menit yang lalu
  • visibility 102.498

PATI – Moh Setyadi kembali menjadi bagian dari DPRD Kabupaten Pati setelah resmi dilantik sebagai anggota legislatif melalui mekanisme Pengganti Antarwaktu (PAW), Jumat (25/9/2026).

Politikus Partai Golkar tersebut mengisi kursi yang sebelumnya ditempati Riyanto, yang meninggal dunia pada 16 April 2026. Dengan dilantiknya Moh Setyadi, komposisi Fraksi Golkar DPRD Pati kembali lengkap.

Pelantikan berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Pati dan dipimpin Ketua DPRD Pati Ali Badrudin. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Pati, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Ali Badrudin mengatakan pengangkatan Moh Setyadi telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah.

”Penggantinya adalah Saudara Moh Setyadi. Ini sudah sesuai dengan KPU, kemudian Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah ya, yang pada hari ini disampaikan pengambilan sumpah janji dan jabatan Saudara Moh Setiyadi dari Partai Golongan Karya masa jabatan atau sisa masa jabatan 2024–2029,” tutur Ali.

Ali juga meminta Moh Setyadi segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota DPRD Pati. Ia menyebut Moh Setyadi ditempatkan di Komisi A, sesuai dengan alat kelengkapan DPRD yang sebelumnya diisi oleh anggota yang digantikannya.

”Ini adalah di Komisi A, ya. Di Komisi A. Tentunya sesuai dengan Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2019 Pasal 174, ya, Saudara Moh Setyadi harus menyesuaikan di komisi atau alat kelengkapan yang digantikannya,” kata dia.

Menurut Ali, kembalinya Moh Setyadi sebagai anggota DPRD juga diharapkan dapat memperkuat peran lembaga legislatif dalam menyerap aspirasi masyarakat, khususnya konstituen di daerah pemilihan (Dapil) 2.

”Tentunya sesuai dengan sumpah yang tadi telah disampaikan bahwasanya dia akan membawa aspirasi masyarakat yang diwakilinya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pati,” tandas dia.

Sementara itu, Moh Setyadi menyatakan kesiapannya untuk meneruskan perjuangan Riyanto selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Ia juga meminta dukungan dan doa masyarakat agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik.

”Ya tentunya kami menunggu reses dulu ya. Reses itu masuknya aspirasi, kami godok nanti sama tim, baru kami realisasikan. Namun sesuai dengan situasi dan kondisinya,” tandas dia.

Diketahui, Moh Setyadi sebelumnya merupakan anggota DPRD Pati periode 2019-2024. Pada Pemilu Legislatif 2024, ia tidak kembali terpilih untuk periode 2024-2029 sebelum akhirnya kembali ke parlemen melalui mekanisme PAW.

(adv)

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sensasi Segar Air Terjun Dong Paso Somosari Jepara

    Sensasi Segar Air Terjun Dong Paso Somosari Jepara

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Mila berpose di atas batu besar di air terjun Dong Paso Somosari, Jepara  Matahari bersinar terang sepanjang hari. Angin bertiup pelan. Membelai dedaunan semak-semak. Kamilatus Sa’adah melangkah pelan, menyusuri jalan setapak. Di wajahnya, gadis berjilbab yang akrab disapa Mila itu tak merasa lelah. Jalan itu menuju sebuah air terjun. Nama air terjunnya Dung Paso. Lokasinya […]

  • DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    DPRD Pati : Harus Ada Pendampingan Pertanian Modern

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Warsiti, menekankan perlunya pendampingan dan pelatihan bagi para petani untuk membantu mereka mengadopsi praktik pertanian modern yang berkelanjutan. “Sosialisasi dan pelatihan tentang teknik pertanian modern sangat penting untuk meningkatkan produktivitas,” tegasnya. Warsiti, yang sebelumnya menjabat di Komisi A DPRD Pati, juga meminta pemerintah untuk memperhatikan infrastruktur pertanian, seperti irigasi dan […]

  • Wahyu Indriyanto Tanggapi Santai Black Campaign di Debat Publik

    Wahyu Indriyanto Tanggapi Santai Black Campaign di Debat Publik

    • calendar_month Ming, 3 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 259
    • 0Komentar

    PATI – Debat publik pertama pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati yang diikuti oleh tiga pasangan calon (Paslon) sukses digelar pada 30 Oktober 2024 di Gedung DPRD Kabupaten Pati. Namun, debat yang disiarkan secara langsung di televisi swasta nasional dan YouTube tersebut dinodai oleh komentar-komentar negatif dan mengarah ke black campaign. Sejumlah akun tak dikenal […]

  • Lapak Baru Pasar Kalinyamatan Belum Diminati Pedagang

    Lapak Baru Pasar Kalinyamatan Belum Diminati Pedagang

    • calendar_month Jum, 1 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 325
    • 0Komentar

    KOSONG: Lapak baru di depan Pasar Kalinyamatan hingga kemarin belum ditempati pedagang kaki lima. KALINYAMATAN – Lapak baru di bagian timur pasar Kalinyamatan belum ditempati. Lapak tesebut diperuntukkan kepada pedagang kaki lima (PKL). Sebelum dibangun lapak baru, tempat itu tak tertata. Dari pantauan Lingkar Muria Sabtu (2/12/17), lapak baru ini memang belum ditempati pedagang. Namun […]

  • 2019 Pati Menjadi Smart City

    2019 Pati Menjadi Smart City

    • calendar_month Rab, 18 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    PATI – Kabupaten Pati menjadi satu diantara 50 kabupaten/kota di Indonesia yang akan mendapat bantuan pendampingan menuju smart city gagasan dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Dalam waktu dekat, pendampingan akan segera dilakukan oleh Kominfo. Hal itu diutarakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Pati, Indriyanto. ”Ya pendampingan akan segera dilakukan dalam waktu dekat. […]

  • Tegakkan Perda, Pemerintah Diminta Tidak Lemah

    Tegakkan Perda, Pemerintah Diminta Tidak Lemah

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Beberapa ormas Islam di Kabupaten Pati mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Pati Selasa (20/2/18) siang kemarin. Kedatangan mereka untuk memberikan dorongan agar pemerintah tidak lemah dalam penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang penyelenggaraan pariwisata. Hal ini menyusul adanya isu yang menyebutkan bahwa perda tersebut oleh pihak pengusaha karaoke didorong hendak direvisi. […]

expand_less