Breaking News
light_mode

DPRD Pati Dorong Pembenahan Fasilitas Gua Pancur Sebagai Langkah Awal Meningkatkan Sektor Pariwisata Daerah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 100.303

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Pati dalam memperbaiki objek wisata Gua Pancur yang terletak di Kecamatan Kayen.

Pembenahan sarana dan prasarana dianggap sebagai langkah strategis untuk menambah daya tarik tempat wisata alam ini, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi warga sekitar.

Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Warsiti, menjelaskan bahwa Gua Pancur memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata andalan. Selain keindahan alamnya, kawasan ini juga memiliki nilai edukasi yang bisa dikemas sebagai keunggulan tersendiri bagi para pengunjung.

Namun demikian, menurutnya, potensi tersebut baru bisa dimanfaatkan secara maksimal jika didukung oleh penyediaan fasilitas yang layak dari pemerintah.

“Sebetulnya saya sangat mengapresiasi upaya itu. Saya senang dengan adanya pengembangan pariwisata. Tentunya perlu dukungan dari pemerintah daerah,” ujar Warsiti.

Ia menekankan bahwa pembangunan sektor pariwisata sebaiknya dilaksanakan secara bertahap dan terencana. Menurutnya, pemerintah lebih baik memusatkan perhatian pada satu lokasi terlebih dahulu agar hasilnya optimal, sebelum melanjutkan ke pengembangan tempat wisata lain.

“Kita fokuskan dulu pada satu titik sehingga kebutuhan fasilitas dan penataan kawasan benar-benar terpenuhi. Kalau sudah berkembang, baru bisa menjadi contoh untuk pengembangan destinasi wisata lainnya,” katanya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra juga menyampaikan bahwa Gua Pancur memerlukan penanganan yang sungguh-sungguh, terutama terkait kebersihan lingkungan serta peningkatan fasilitas pendukungnya.

Menurut dia, kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas utama agar keinginan masyarakat untuk datang berwisata ke Gua Pancur terus meningkat.

“Gua Pancur perlu penanganan. Embung kita bersihkan, gua sudah bersih dan perlu ditingkatkan sarana-prasarananya di Gua Pancur,” ujarnya.

Risma pun berharap tempat wisata di Kabupaten Pati bisa menjadi tujuan utama kegiatan wisata edukasi bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMP.

Langkah ini diharapkan mampu menambah jumlah kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian warga yang berusaha di sekitar kawasan tersebut.

Menyikapi rencana tersebut, Warsiti menilai gagasan wisata bagi pelajar merupakan hal yang sangat baik. Selain memperkenalkan kekayaan daerah kepada generasi muda sejak dini, program ini juga berpeluang meningkatkan pendapatan para pelaku usaha lokal.

Ia berharap perbaikan Gua Pancur berjalan secara terus-menerus dan menyeluruh, mulai dari memperbaiki akses jalan, menyediakan fasilitas umum, menjaga kebersihan lingkungan, hingga memperluas promosi tempat wisata ini.

Dengan pengelolaan yang baik, Warsiti yakin Gua Pancur bisa berkembang menjadi salah satu ikon wisata unggulan Kabupaten Pati yang mampu menarik pengunjung dari berbagai daerah.

(adv)

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kabupaten Pati Hanya Miliki Tujuh Fraksi pada Periode 2024-2029

    DPRD Kabupaten Pati Hanya Miliki Tujuh Fraksi pada Periode 2024-2029

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 346
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dipastikan hanya memiliki tujuh fraksi pada periode 2024-2029. Hal ini terjadi karena Partai Nasdem tidak memenuhi syarat untuk membentuk fraksi sendiri setelah hanya meraih tiga kursi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) terbaru. Tiga anggota dewan dari parpol Nasdem itu yakni, Karwito, Diddin Syafrudin, dan Miftahul Abid. Ketua […]

  • Persipa Pati Bidik Tiga Poin di Kandang Persikas Subang

    Persipa Pati Bidik Tiga Poin di Kandang Persikas Subang

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 200
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menatap laga tandang melawan Persikas Subang di Stadion Persikas Subang, Selasa (28/1/2025), dengan tekad bulat untuk meraih kemenangan. Pertandingan lanjutan babak playoff degradasi Liga 2 Nasional ini menjadi penentu bagi kedua tim untuk bertahan di kompetisi berikutnya. Laskar Saridin mengincar puncak klasemen Grup K yang saat ini dipegang oleh Persipura Jayapura. […]

  • Nestapa Petani di Pati, Jelang Panen Padi dan Melon Malah Kebanjiran

    Nestapa Petani di Pati, Jelang Panen Padi dan Melon Malah Kebanjiran

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 182
    • 0Komentar

    PATI – Banjir selalu menyuguhkan cerita getir bagi masyarakat yang menjadi korban. Seperti banjir pada bulan Maret 2024 ini yang terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Petani dihadapkan pada kenyataan gagal panen. Gagal panen ini seperti yang dirasakan petani di Dukuh Poncomulyo Desa Gadudero Kecamatan Sukolilo Pati. Sekitar seratusan hektare lahan pertanian di desa ini […]

  • Masjid Tanpa Sujud ?

    Masjid Tanpa Sujud ?

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Teater Gerak 11 PMII Cabang Kudus bersiap menggelar pentas produksi pada Sabtu (18/5/2019) nanti di Gedung O FKIP Universitas Muria Kudus pukul 20.00. Lakon yang dibawakan adalah “Masjid Tanpa Sujud”. Lakon itu merupakan naskah karya Habib Anis Sholeh Ba’asyin, seniman dan budayawan dari Bumi Mina Tani, sekaligus pendiri Orkes Puisi Sampak GusUran dan pengasuh Ngaji […]

  • Aksi Konten Pocong di Tlogowungu, Lima Remaja Minta Maaf dan Berjanji Tak Ulangi

    Aksi Konten Pocong di Tlogowungu, Lima Remaja Minta Maaf dan Berjanji Tak Ulangi

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.426
    • 0Komentar

    PATI – Lima remaja yang aksinya berperan sebagai pocong di wilayah Kecamatan Tlogowungu sempat mengundang perhatian dan keresahan warga, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara resmi. Mereka memberikan klarifikasi serta penjelasan atas perbuatannya setelah diamankan oleh petugas kepolisian pada Selasa (26/5/2026) siang. Kelima remaja tersebut adalah IR (16) yang bertindak sebagai pemeran pocong, serta ASM (15), […]

  • DPRD Pati Ungkap Pentingnya Media Sosial dan Media Massa Dalam Promosi Produk Budaya

    DPRD Pati Ungkap Pentingnya Media Sosial dan Media Massa Dalam Promosi Produk Budaya

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Maulana Adika Prastya, mendorong pemanfaatan media sosial dan media massa sebagai upaya promosi produk-produk hasil budaya. Hal ini disampaikannya terkait dengan batik tulis Soneyan, yang merupakan warisan budaya Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, yang berakar dari tradisi dan budaya wayang topeng. “Di era digital ini, peran media sosial dan media massa […]

expand_less