Breaking News
light_mode

Soroti Penutupan Ritel Modern di Lombok Tengah, Edy Wuryanto: Pekerja Jangan Jadi Korban Kebijakan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 99.370

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengangkat isu penutupan sejumlah gerai ritel modern di Kabupaten Lombok Tengah yang memicu kekhawatiran di kalangan tenaga kerja.

Ia menegaskan, persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi penataan usaha atau masalah perizinan daerah semata, melainkan harus memperhitungkan dampak besar yang ditimbulkan bagi para pekerja yang menggantungkan hidupnya dari sektor tersebut.

Menurut Edy, narasi yang seolah-olah membenturkan keberadaan ritel modern dengan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah hal yang tidak tepat.

Ia menilai, KDMP sebagai instrumen penguatan ekonomi rakyat memang layak didukung penuh, namun pengembangannya tidak boleh dilakukan dengan cara membatasi atau menutup usaha ritel modern yang sudah beroperasi dan telah menyerap banyak tenaga kerja.

“Jangan menempatkan gerai modern dan KDMP sebagai pihak yang harus saling meniadakan. Biarkan keduanya beroperasi dan berkompetisi secara sehat. Yang penting, masyarakat mendapatkan layanan yang baik dan pekerja tetap terlindungi,” ucap legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III tersebut.

Edy menjelaskan bahwa keberadaan ritel modern selama ini telah memberikan manfaat nyata berupa lapangan kerja formal bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Sektor ini memberikan kepastian dalam hal upah, jam kerja, perlindungan jaminan sosial, keselamatan kerja, serta kejelasan hubungan kerja.

Selain itu, ritel modern juga berkontribusi signifikan bagi negara melalui pembayaran pajak, baik dari pekerja maupun dari usaha itu sendiri, serta mendorong perputaran ekonomi daerah.

Oleh karena itu, Edy mengingatkan pemerintah agar tidak membuat kebijakan yang justru berpotensi memicu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di saat kondisi pasar tenaga kerja masih menghadapi banyak tantangan.

Penutupan gerai secara mendadak dikhawatirkan akan menambah angka pengangguran, menurunkan daya beli masyarakat, hingga memicu masalah sosial yang lebih luas.

Selain dampak sosial dan ekonomi, Edy juga mempertanyakan aspek tata kelola perizinan dalam kasus di Lombok Tengah. Ia menyoroti ketidaktepatan waktu dalam penegakan aturan, di mana masalah izin dan tata ruang baru diangkat menjadi persoalan setelah usaha berjalan, tempat disewa, karyawan direkrut, dan masyarakat sudah bergantung pada aktivitas ekonomi tersebut.

“Kalau memang ada persoalan izin dan tata ruang, mengapa baru dipersoalkan setelah usaha berjalan dan pekerja direkrut? Ini yang harus dievaluasi serius. Jangan sampai pekerja menjadi korban dari lemahnya tata kelola perizinan,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa jika sebuah usaha memang memiliki masalah administrasi atau tata ruang, seharusnya hal itu diselesaikan sejak tahap awal, jauh sebelum usaha beroperasi dan menerima karyawan.

Negara tidak boleh terlambat bertindak, lalu membiarkan konsekuensi negatifnya ditanggung oleh para pekerja yang sama sekali tidak mengetahui masalah perizinan tersebut.

Kasus di Lombok Tengah, menurut Edy, harus menjadi peringatan bagi seluruh daerah di Indonesia agar tidak terulang pola yang sama: memberikan izin yang bermasalah, membiarkan usaha berjalan dan menyerap tenaga kerja, lalu menutupnya secara paksa. Ia meminta dibuatkan mekanisme perlindungan khusus bagi pekerja jika terjadi sengketa terkait izin usaha.

“Persaingan yang sehat harus dijaga, kepastian hukum harus ditegakkan, dan pekerja jangan menjadi korban kebijakan,” ucapnya.

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    Bus Persipa Pati Dicegat, Lapangan Ditempeli Pecahan Kaca di Manado

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 192
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati mengalami serangkaian intimidasi saat melakukan latihan resmi di Stadion Klabat Manado pada Jumat (26/1) sore. Joni Kurnianto, CEO Persipa Pati, diberi tahu langsung tentang insiden tersebut oleh Manajer Umum Persipa Pati, Dian Dwi Budianto, yang berada di tempat kejadian. Diketahui bahwa pada hari Sabtu (27/1), Persipa Pati akan berhadapan dengan Sulut […]

  • Melihat Kiprah MTs Abadiyah Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati

    Melihat Kiprah MTs Abadiyah Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 19 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

     Madrasah Pinggiran Prestasi Jempolan Madrasah erat kaitannya dengan stigma kuno dan kolot. Pamornya sudah pasti kalah dengan sekolah negeri. Namun itu tak berlaku di MTs Abadiyah. Sekolahan di pinggiran Kota Pati ini dua tahun belakangan prestasinya makin moncer. Di temani Kepala MTs Abadiyah Saiful Islam, Ali Syarifudin antusias berkisah. Pria bertubuh gempal ini adalah salah […]

  • Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim.

    Pesan Ketua NU Pati ; Tahun Politik Harus Adem

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Menjelang tahun politik 2024 Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, K.H Yusuf Hasyim meminta agar warga Nahdliyyin tetap adem dan menjaga kondusifitas.

  • Bupati Kudus Pimpin Gotong Royong Bersihkan Gorong-gorong, Cegah Banjir di Proliman

    Bupati Kudus Pimpin Gotong Royong Bersihkan Gorong-gorong, Cegah Banjir di Proliman

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 182
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, memimpin langsung gotong royong pembersihan gorong-gorong di bawah Jalan Nasional Proliman, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Jumat (11/4/2025). Kegiatan ini melibatkan jajaran pemerintah, Polri, TNI, perwakilan puskesmas, Dinas PKPLH, BPBD, PUPR, dan para relawan. Sam’ani, setelah berjalan kaki dari kediamannya, memimpin apel sebelum terjun langsung membersihkan sampah yang menyumbat gorong-gorong. […]

  • Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    Tangkal Hoaks, Begini Caranya

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    SUMBER : BINTANG.COM Lingkar Muria, PATI – Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Jawa Tengah, mendorong masyarakat untuk menjadi konsumen media yang cerdas dan kritis. Hal itu lantaran banyaknya siaran media yang kurang mendidik. Terlebih banyaknya informasi yang hoaks atau tidak benar. Demikian dikemukakan komisioner KPID Jawa Tengah Tazkiyyatul Muthmainnah, dalam kegiatan literasi media di ruang […]

  • Juara Sekolah Bersih, SD Negeri Kuanyar 2 Jadi Spot Selfi

    Juara Sekolah Bersih, SD Negeri Kuanyar 2 Jadi Spot Selfi

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Spot selfi JEPARA – Keberhasilan SD Negeri 2 Kuanyar, Mayong menjadi juara pertama lomba Sekolah Dasar Bersih dan Sehat (SDBS) Kabupaten Jepara tahun 2019, membuat sekolah ini makin tenar. Hal itu karena warga sekitar yang menjadikan sekolah tersebut menjadi spot selfi dadakan.  “Belakangan, warga sekitar menjadikan sekolah kami sebagai spot foto. Kebanyakan berfoto tidak di […]

expand_less