Breaking News
light_mode

Soroti Penutupan Ritel Modern di Lombok Tengah, Edy Wuryanto: Pekerja Jangan Jadi Korban Kebijakan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
  • visibility 99.544

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengangkat isu penutupan sejumlah gerai ritel modern di Kabupaten Lombok Tengah yang memicu kekhawatiran di kalangan tenaga kerja.

Ia menegaskan, persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi penataan usaha atau masalah perizinan daerah semata, melainkan harus memperhitungkan dampak besar yang ditimbulkan bagi para pekerja yang menggantungkan hidupnya dari sektor tersebut.

Menurut Edy, narasi yang seolah-olah membenturkan keberadaan ritel modern dengan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah hal yang tidak tepat.

Ia menilai, KDMP sebagai instrumen penguatan ekonomi rakyat memang layak didukung penuh, namun pengembangannya tidak boleh dilakukan dengan cara membatasi atau menutup usaha ritel modern yang sudah beroperasi dan telah menyerap banyak tenaga kerja.

“Jangan menempatkan gerai modern dan KDMP sebagai pihak yang harus saling meniadakan. Biarkan keduanya beroperasi dan berkompetisi secara sehat. Yang penting, masyarakat mendapatkan layanan yang baik dan pekerja tetap terlindungi,” ucap legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III tersebut.

Edy menjelaskan bahwa keberadaan ritel modern selama ini telah memberikan manfaat nyata berupa lapangan kerja formal bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Sektor ini memberikan kepastian dalam hal upah, jam kerja, perlindungan jaminan sosial, keselamatan kerja, serta kejelasan hubungan kerja.

Selain itu, ritel modern juga berkontribusi signifikan bagi negara melalui pembayaran pajak, baik dari pekerja maupun dari usaha itu sendiri, serta mendorong perputaran ekonomi daerah.

Oleh karena itu, Edy mengingatkan pemerintah agar tidak membuat kebijakan yang justru berpotensi memicu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di saat kondisi pasar tenaga kerja masih menghadapi banyak tantangan.

Penutupan gerai secara mendadak dikhawatirkan akan menambah angka pengangguran, menurunkan daya beli masyarakat, hingga memicu masalah sosial yang lebih luas.

Selain dampak sosial dan ekonomi, Edy juga mempertanyakan aspek tata kelola perizinan dalam kasus di Lombok Tengah. Ia menyoroti ketidaktepatan waktu dalam penegakan aturan, di mana masalah izin dan tata ruang baru diangkat menjadi persoalan setelah usaha berjalan, tempat disewa, karyawan direkrut, dan masyarakat sudah bergantung pada aktivitas ekonomi tersebut.

“Kalau memang ada persoalan izin dan tata ruang, mengapa baru dipersoalkan setelah usaha berjalan dan pekerja direkrut? Ini yang harus dievaluasi serius. Jangan sampai pekerja menjadi korban dari lemahnya tata kelola perizinan,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa jika sebuah usaha memang memiliki masalah administrasi atau tata ruang, seharusnya hal itu diselesaikan sejak tahap awal, jauh sebelum usaha beroperasi dan menerima karyawan.

Negara tidak boleh terlambat bertindak, lalu membiarkan konsekuensi negatifnya ditanggung oleh para pekerja yang sama sekali tidak mengetahui masalah perizinan tersebut.

Kasus di Lombok Tengah, menurut Edy, harus menjadi peringatan bagi seluruh daerah di Indonesia agar tidak terulang pola yang sama: memberikan izin yang bermasalah, membiarkan usaha berjalan dan menyerap tenaga kerja, lalu menutupnya secara paksa. Ia meminta dibuatkan mekanisme perlindungan khusus bagi pekerja jika terjadi sengketa terkait izin usaha.

“Persaingan yang sehat harus dijaga, kepastian hukum harus ditegakkan, dan pekerja jangan menjadi korban kebijakan,” ucapnya.

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Saudara, PSHT Geruduk PN Pati

    Dukung Saudara, PSHT Geruduk PN Pati

    • calendar_month Jum, 19 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sidang Kasus Pengeroyokan Warga Desa Srikaton PATI – Sekitar seratusan anggota pencak silat perguruan Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) menggeruduk Pengadilan Negeri (PN) Pati Kamis (18/10/2018). Kedatangan mereka bermaksud menghadiri dan mendukung sidang kasus pengeroyokan dengan korban Heri Sugiyanto warga Desa Srikaton Kecamatan Kayen yang merupakan anggota PSHT. Ulin Nuha, Pendamping Pembina Ranting PSHT Pati […]

  • Anggota DPRD Pati Narso : Pemuda Motor Perubahan Bangsa

    Anggota DPRD Pati Narso : Pemuda Motor Perubahan Bangsa

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 350
    • 0Komentar

    PATI – Narso, anggota DPRD Kabupaten Pati, menyerukan kepada masyarakat, terutama para pemuda, untuk menjadi motor penggerak perubahan menuju Indonesia yang lebih baik. “Dalam momen ini, kita mengajak para pemuda untuk bersemangat dan menjadi motor penggerak bangsa kita, agar segera bisa menjadi negara maju,” ujarnya. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menekankan pentingnya […]

  • Kepala Dinas Banyak Diwakilkan, Ketua Komisi D DPRD Pati Angkat Bicara

    Kepala Dinas Banyak Diwakilkan, Ketua Komisi D DPRD Pati Angkat Bicara

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.240
    • 0Komentar

    PATI – Ketidakhadiran sejumlah kepala dinas dalam rapat paripurna DPRD Pati pada Senin (14/9) mendapat sorotan dari Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo. Sorotan tersebut disampaikan Bandang setelah mengikuti rapat paripurna yang salah satu agendanya membahas Raperda tentang bantuan hukum bagi kelompok rentan. Ia menilai, kehadiran pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) dalam agenda […]

  • DPRD Pati Soroti Pentingnya Transparansi Anggaran Aspirasi Demi Cegah Korupsi

    DPRD Pati Soroti Pentingnya Transparansi Anggaran Aspirasi Demi Cegah Korupsi

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.478
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKS, Sutrisno, menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah, khususnya terhadap usulan yang bersumber langsung dari aspirasi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sutrisno saat menghadiri kegiatan koordinasi pencegahan korupsi yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Pati. Menurutnya, aspirasi yang dihimpun melalui kegiatan reses anggota […]

  • Melihat Pentas Tujuh Purnama dan Rukti Lakuna

    Melihat Pentas Tujuh Purnama dan Rukti Lakuna

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Penampilan Rukti Lakuna di Desa Jimbaran Kayen Pati  Puncak pertunjukan Rukti Lakuna dari Teater Mina Tani berlangsung di halaman Sendang Simbar Dodo pada Sabtu (2/9/2023) malam. Sendang yang berada Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen penampilan penutup Rukti Lakuna yang sudah berkeliling dari berbagai tempat.  PATI – Di bawah rimbun tiga pohon beringin yang ada di sendang tersebut, tampak dihiasi […]

  • Lesbumi PCNU Pati dan Jemaah Langgar Mbah Wiro Padi Kolaborasi Sukses Gelar Ngaji Budaya

    Lesbumi PCNU Pati dan Jemaah Langgar Mbah Wiro Padi Kolaborasi Sukses Gelar Ngaji Budaya

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 360
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Pati bekerja sama dengan Jemaah Langgar Makam Mbah Wiro Padi Pasucen sukses menggelar acara Ngaji Budaya bertajuk “Jawa Njawani, Lesbumi Ngrukti”. Acara ini diadakan di halaman Langgar Makam Mbah Wiro Padi, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, pada hari Minggu (21/9/2025) malam, dalam rangka memperingati Maulid […]

expand_less