Breaking News
light_mode

Komisi B DPRD Pati: Masa Depan Pertanian Tebu Cerah, Didukung Pasar dan Sinergi Pabrik Gula

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 98.906

PATI – Anggota Komisi B DPRD Pati, Kamari, menilai sektor pertanian tebu memiliki prospek yang sangat cerah ke depannya. Pandangan ini didasari oleh fakta bahwa kebutuhan pasar dalam negeri akan stok gula masih sangat tinggi dan belum terpenuhi sepenuhnya, sehingga peran petani tebu masih sangat dibutuhkan dan strategis.

Selain faktor pasar, kebijakan serta dukungan nyata dari pihak swasta—khususnya pabrik gula—dinilai sudah berjalan sangat baik dan mendukung kemajuan sektor ini.

Contoh nyata terlihat dari langkah yang diambil oleh PG Trangkil dan PT Kebon Agung, yang terus menghadirkan beragam inovasi guna meningkatkan produktivitas dan mendukung para petani.

Hal tersebut disampaikan Kamari saat menghadiri acara peluncuran sejumlah produk dan inovasi baru yang digelar PT Kebon Agung, pada Selasa 12 Mei 2026 di Aula PG Trangkil.

Dalam kesempatan itu, PT Kebon Agung resmi memperkenalkan 8 varietas unggul baru tanaman tebu, sekaligus menyerahkan bantuan alat pertanian berupa traktor kepada perwakilan para petani.

“Kita petani semakin semangat. Kita tahu kebutuhan gula nasional ini tinggi, dan masih kurang. Otomatis harga gula itu laku. Kedua pabrik gula selalu berinovasi dan revitalisasi. Itu menunjukkan bahwa komitmen pabrik gula dan petani dalam menanam itu ada sinergi, di PG Trangkil ini 99 persen itu tebunya petani, jadi semuanya diserap oleh pabrik,” terang Kamari, yang juga menjabat sebagai Ketua APTRI PG Trangkil.

Berkat berbagai dukungan dan kerja sama yang terjalin erat tersebut, ia sangat optimis bahwa sektor pertanian tebu akan terus berkembang lebih pesat dan membawa kesejahteraan bagi para petani.

“Dengan berbagai dukungan ini bisa mendukung Kabupaten Pati sebagai lumbung tebu. Petani sangat berterimakasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan,” paparnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Ingatkan Potensi Banjir Akibat Buang Sampah di Sungai

    DPRD Pati Ingatkan Potensi Banjir Akibat Buang Sampah di Sungai

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 314
    • 0Komentar

    PATI – Warsiti, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengingatkan masyarakat akan potensi banjir akibat kebiasaan membuang sampah di sungai. Hal ini disampaikan menyusul maraknya warga yang memanfaatkan sungai sebagai tempat pembuangan sampah rumah tangga saat musim kemarau. “Tidak adanya air di sungai saat musim kemarau ini seringkali dimanfaatkan oleh warga sebagai tempat […]

  • Jelang Lebaran Warga Miskin di Gembong Dapat THR

    Jelang Lebaran Warga Miskin di Gembong Dapat THR

    • calendar_month Sab, 2 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Rejeki nomplok bagi warga miskin di Kecamatan Gembong jelang lebaran. Hal itu karena Bupati Pati Haryanto menyerahkan bantuan uang tunai kepada warga miskin di Kecamatan Gembong. Penyerahan bantuan dari Baznas ini dilakukan di Kantor Kecamatan Gembong Rabu siang kemarin (30/5/2018). Ada 110 warga berstatus miskin dari 11 desa yang menerima bantuan uang tunai ini. […]

  • Anggota DPRD Pati Beri Pandangan Pembangunan dalam Aspek Lingkungan

    Anggota DPRD Pati Beri Pandangan Pembangunan dalam Aspek Lingkungan

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hardi dari Fraksi Partai Gerindra, menyoroti pentingnya peningkatan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan di Kabupaten Pati. Meskipun indeks Kualitas Lingkungan Hidup mengalami peningkatan dalam periode 2018-2023, Hardi menilai masih ada kelemahan dalam pengelolaan infrastruktur dan sumber daya alam. “Meskipun indeks Kualitas Lingkungan Hidup meningkat, kita harus tetap waspada. Masih banyak potensi […]

  • Surga Kecil di Pelosok Jepara itu Bernama Tempur (1)

    Surga Kecil di Pelosok Jepara itu Bernama Tempur (1)

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Sungai yang jernih airnya Gus Muwafiq. Kiai nyentrik berambut gondrong asal Yogyakarta itu dalam suatu ceramahnya pernah mengisahkan bagaimana dakwah di Jawa itu tidak mudah. Mau bercerita tentang surga kepada orang Jawa tidak laku. Surga, itu dalam penggambaran Alquran sebagai tajri min tahtihal anhaar. Air mengalir seperti sungai. Orang Jawa ngomong, kata Gus Muwafik. Mencari […]

  • Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.783
    • 0Komentar

    PATI – Dalam sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati menemukan banyak ijazah yang belum diambil hingga dua sampai tiga tahun terakhir, khususnya lulusan tahun 2023 dan 2024 dengan jumlah lebih dari 20 lembar. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menjelaskan kasus awal yang menjadi pemicu sidak adalah orang tua siswa yang […]

  • Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 941
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, meluapkan kekecewaannya atas tragedi yang menimpa seorang ibu hamil di Papua. Empat rumah sakit menolak pasien tersebut hingga akhirnya meninggal dunia bersama bayinya. Edy menilai kejadian ini bukan sekadar kelalaian, melainkan pelanggaran serius terhadap hak kesehatan yang dijamin undang-undang. “Ini bukan kecelakaan administratif, ini pelanggaran terang-terangan […]

expand_less