DPRD Pati Minta Pemkab Perbaiki Alun-alun Kembang Joyo agar Tak Sepi Pengunjung
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2.777

Anggota DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto
PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mendukung revitalisasi Alun-alun Kembang Joyo di Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati. Tujuan utama adalah agar kawasan yang pernah ramai tersebut tidak terus ditinggalkan oleh masyarakat dan para pedagang.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto mengungkapkan bahwa kondisi kawasan saat ini jauh dari harapan. Jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di lokasi tersebut kini hanya tersisa 22 orang, padahal sebelumnya pernah mencapai angka 360 orang.
“Contohnya di Pati itu Alun-alun Kembang Joyo, harus kita lestarikan dan kita perbaiki lagi. Dulu 360 PKL sekarang 22 PKL,” ujar Joni.
Menurut dia, kurangnya perhatian terhadap pemeliharaan menjadi salah satu penyebab utama kemerosotan kawasan.
Tak ada tenaga kebersihan yang ditempatkan maupun teknisi yang mengurus perbaikan fasilitas seperti lampu jalan di lokasi tersebut.
Joni menegaskan bahwa hal ini seharusnya menjadi tanggung jawab Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait.
“Di Kembang Joyo tidak ada tukang bersih-bersih, itu tidak ada. Tidak ada tukang teknisnya untuk memperbaiki lampu, tidak, segala macem, ini seharusnya dinaungi oleh OPD terkait,” jelas dia.
Selain masalah pemeliharaan, Joni juga menyoroti bahwa program yang dilakukan Pemkab Pati terkait PKL selama ini cenderung bersifat simbolis tanpa adanya upaya kelanjutan.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang lebih serius untuk merawat dan memberdayakan para pedagang.
“Jadi pemerintah ini jangan menjadikan PKL itu hanya simbolis ataupun pencitraan. Jadi betul-betul harus dirawat dan diberdayakan, karena apa PKL ini penumpang ekonomi Indonesia,” ucapnya.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

