DPRD Pati Lihat Potensi Besar Sedekah Laut Juwana Sebagai Wisata Budaya
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3.728

Prosesi larung sesaji Sedekah Laut Juwana tahun 2026.
PATI – Tradisi sedekah laut yang digelar di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, memiliki potensi besar untuk diangkat sebagai ikon wisata budaya yang menarik. Hal itu ditegaskan oleh Anggota Komisi B DPRD Pati Yeti Kristianti, yang berasal dari Desa Bendar Kecamatan Juwana.
Wakil rakyat tersebut mengemukakan bahwa keunikan yang dimiliki tradisi ini layak untuk diperkenalkan lebih luas kepada pengunjung. Oleh karena itu, pihaknya akan menggerakkan upaya promosi serta mendorong dukungan dari pemerintah pusat.
“Ya Insyaallah kita ikut promosikan, sedekah laut ini bisa jadi tujuan wisata yang bisa dilirik pengunjung. Kita akan dorong pemerintah pusat juga untuk ikut support memeriahkan sedekah laut di Juwana ini,” ucapnya.
Sedekah Laut Juwana merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat nelayan sebagai wujud rasa syukur atas hasil laut, sekaligus memohon keselamatan dan kelimpahan hasil tangkapan di masa mendatang. Pada tahun 2025, tradisi ini telah tercatat sebagai kekayaan intelektual komunal di Kementerian Hukum Republik Indonesia dalam kategori upacara adat.
Acara ini selalu menarik minat banyak orang dari Juwana dan wilayah sekitarnya. Banyak warga bahkan turut berpartisipasi dalam prosesi larung sesaji di muara sungai dengan menggunakan perahu nelayan.
Selain upacara inti, rangkaian acara juga diisi dengan berbagai kegiatan pendukung yang meriah seperti kirab, pengajian, dan perlombaan yang penuh semangat.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

