Anggota Komisi B DPRD Pati : Luas Tambah Tanam Dorong Peningkatan Kualitas dan Kuantitas
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 24.035

Warsiti Anggota DPRD Pati
PATI – Target Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Pati tahun 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah daerah menargetkan capaian LTT tahun ini mencapai 119 ribu hektare, meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Target tersebut merupakan amanat yang diturunkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Pati. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, menilai kenaikan target lahan tanam ini adalah langkah yang sangat positif.
“Saya sangat-sangat mengapresiasi penambahan luasan tanam untuk sektor padi ini,” ujar Warsiti.
Politisi ini menekankan bahwa perluasan areal pertanian merupakan strategi yang tepat untuk mendongkrak sektor pangan lokal. Menurutnya, peningkatan LTT menjadi kunci utama untuk mencapai hasil yang lebih maksimal.
“Harapan saya ini justru terobosan terbaik untuk peningkatan kualitas dan kuantitas tanaman padi di Kabupaten Pati,” terangnya.
Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto, target tahun ini bertambah sekitar 10 ribu hektare jika dibandingkan tahun 2025 yang menyentuh angka 109 ribu hektare.
“Luas tambah tanam, ada penambahan sekitar 10 ribu hektare, dari semula 109 ribu hektar menjadi 119 ribu hektare,” ujar Ratri.
Dinas Pertanian menyatakan optimis mampu merealisasikan target tersebut. Dengan bertambahnya luas tanam, diharapkan produksi Gabah Kering Giling (GKG) di wilayah Bumi Mina Tani juga ikut melonjak.
Sebagai gambaran, pada tahun 2025 lalu produksi GKG mencapai 586.948 ton dari luas tanam 109.710 hektare. Angka tersebut jika dikonversi menjadi beras setara dengan 363.907 ton.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

