Akademi Persib Pati Juara IFC U-17, Pemkab Siapkan Dukungan Pembinaan Atlet Muda
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 102.805

Akademi Persib Pati mendapat apresiasi dari Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, usai menjuarai IFC U-17 di Bali.
PATI – Prestasi Akademi Persib Pati yang berhasil menjuarai IFC U-17 di Bali mendapat apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Ia mendorong para pemain akademi tersebut terus mengasah kemampuan agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Dorongan itu disampaikan Chandra saat menerima kunjungan Akademi Persib Pati di Ruang Pringgitan Kabupaten Pati, Senin (12/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para pemain untuk menyampaikan keberhasilan mereka sekaligus memperoleh motivasi agar terus berkembang.
Chandra menilai gelar juara yang diraih bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan modal untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Ia meminta para pemain meningkatkan intensitas latihan agar memiliki peluang lebih besar untuk melangkah ke jenjang berikutnya.
“Kesempatan pasti ada, tetapi dengan berlatih secara intensif, barulah kita punya peluang menuju yang lebih baik,” tegas Chandra.
Ia juga mengingatkan bahwa usia muda merupakan waktu yang tepat untuk memaksimalkan potensi dan membangun prestasi. Para pemain diharapkan tetap menjaga semangat berlatih serta tidak terlena dengan keberhasilan yang telah dicapai.
“Tidak ada prestasi yang diraih dengan mudah tanpa latihan. Terus berlatih, jangan sampai semangatnya kendor. Kalian masih punya kesempatan besar untuk berkembang,” ujarnya.
Selain aspek olahraga, Chandra menyoroti pentingnya pendidikan bagi para pemain. Menurutnya, kemampuan di lapangan perlu diimbangi dengan pencapaian akademik agar para atlet muda memiliki bekal yang memadai untuk menghadapi masa depan.
“Jangan hanya fokus pada sepak bola, sekolah juga harus diperhatikan. Kalian harus menjadi pemain yang cerdas, baik di lapangan maupun di sekolah. Kurangi waktu bermain game dan gunakan untuk latihan fisik,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Pati, lanjut Chandra, juga berkomitmen mendukung perkembangan kegiatan olahraga di daerah. Sejumlah agenda olahraga telah dijadwalkan berlangsung selama Oktober 2026, mencakup cabang sepak bola, futsal, tenis, dan voli.
Pemkab Pati turut merencanakan penambahan dua agenda olahraga pada tahun mendatang. Kegiatan tersebut direncanakan digelar secara berkala setiap enam bulan sebagai upaya memperluas kesempatan bagi atlet untuk berkompetisi.
“Kita ingin olahraga di Pati terus berkembang. Pembinaan harus berjalan, kompetisi harus ada, dan pemain muda harus memperoleh ruang untuk menunjukkan kemampuannya,” kata dia.
Ia juga berharap klub-klub sepak bola lokal semakin dikenal luas melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Menurutnya, pembinaan yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting untuk mendorong klub daerah bersaing di level yang lebih tinggi.
“Lebih membanggakan jika pemain tumbuh dan berkembang dari bawah hingga mampu membela tim nasional. Saya berharap suatu saat klub-klub Pati bisa go international dan pemainnya menjadi bagian dari tim nasional Indonesia,” ungkapnya.
Chandra berharap Akademi Persib Pati tidak berhenti pada pencapaian di IFC U-17, tetapi mampu melanjutkan kiprahnya dengan mengikuti kompetisi yang lebih kompetitif. Ia juga mengungkapkan harapan agar tim tersebut mengundangnya untuk menyaksikan pertandingan final ajang ASEAN di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.
Kunjungan Akademi Persib Pati tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian keberhasilan meraih gelar juara IFC U-17 di Bali, tetapi juga memperkuat harapan terhadap keberlanjutan pembinaan atlet usia muda di Kabupaten Pati. Dengan dukungan pemerintah daerah dan peningkatan kualitas latihan, para pemain diharapkan mampu mengukir prestasi hingga ke panggung internasional.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

