Breaking News
light_mode

Daftar Oleh-Oleh Khas Kudus yang Wajib Dibawa Pulang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
  • visibility 369
Sirup dan aneka olahan dari buah parijoto khas Kudus/alammu.official

Kudus adalah sebuah kota kecil di daerah Jawa Tengah yang cukup ramai. Sektor industri, dan bisnis berkembang pesat. Begitu juga dengan dunia pariwisata dan pendidikannya. 

Kudus sangat terkenal dengan industri rokok kretek yang telah melegenda. Selain itu Kudus juga terkenal dengan wisata religi yaitu malam Sunan Kudus dan Sunan Muria. Kudus juga menjadi salah satu kota yang menjadi jujugan untuk menuntut ilmu khususnya ilmu agama. Ada banyak pondok pesantren di kota ini. 

Karena itu jika anda berkunjung di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Kretek ini jangan lupa untuk pulang membawa oleh-oleh khas Kudus yang sangat terkenal. Berikut redaksi merangkum daftar Oleh-Oleh Khas Kudus yang wajib dibawa pulang untuk keluarga.

1. Jenang

Jenang adalah makanan yang terbuat dari campuran tepung ketan, santan dan gula merah. Sepintas mirip dodol di Garut Jawa Barat. Tapi jenang Kudus memiliki rasa yang khas. Jenang menjadi oleh-oleh Kudus yang paling ikonik. Industri jenang banyak dijalankan secara tradisional di rumahan. Meskipun ada pula yang sudah modern. Sentra jenang Kudus berada di daerah Kaliputu, sebelah utara pusat kota Kudus. 

Di Kudus banyak tersebar toko-toko oleh-oleh yang menjajakan jenang Kudus. Salah satu toko oleh-oleh yang paling lengkap adalah di Jenang Mubarok Jalan Sunan Muria. 

Jenang kudus


2. Madu Mongso

Jajanan ini yang memiliki rasa dominan manis serta asam ini sekilas mirip jenang cara pembuatannya. Bahan utama madu Mongso adalah tape ketan hitam yang dimasak dengan tambahan gula hingga membentuk adonan yang lengket seperti jenang. Madu Mongso biasanya dibungkus kecil-kecil sebesar jari kelingking dalam kerta warna-warni. 

Untuk mendapatkan jajanan madu mongso ini cukup mudah karena semua toko oleh-oleh selalu menyediakan jajanan ini. 

Madu mongso/@madumongsomakti99


3. Kopi Muria

Wilayah Kudus memiliki daerah pegunungan di sebelah Utara, yaitu Pegunungan Muria. Dimana banyak tanaman kopi yang dibudidayakan oleh warga setempat. Hasil kopi dari Gunung Muria cukup melimpah.

Kopi Muria saat ini semakin maju seiring dengan bertambahnya wawasan warga setempat dalam mengolah kopi untuk mendapatkan rasa yang terbaik. Kopi Muria baik jenis robusta, arabika, hingga liberika sudah banyak yang dikemas dengan baik untuk menjadi oleh-oleh. 

Kopi muria


4. Sirup Parijoto 

Selain kopi Gunung Muria banyak tumbuh tanaman parijoto. Tanaman yang buahnya memiliki warna merah muda ini banyak dibudidayakan di area hutan Muria. 

Parijoto banyak dijual di sekitar area wisata religi Sunan Muria di Desa Colo Kec. Dawe. Parijoto dijual dalam bentuk buah segar hingga olahan. Diantara yang paling banyak diolah adalah menjadi sirup. Kono parijoto memiliki khasiat yang dipercaya jika dikonsumsi wanita yang hamil kelak jika bayinya perempuan akan cantik dan jika laki-laki akan tampan. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diliburkan Dua Pekan Bukan untuk Piknik

    Diliburkan Dua Pekan Bukan untuk Piknik

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Belajar mandiri di rumah  Para pelajar di Jawa Tengah diliburkan. Selama dua pekan. Waktu libur itu bukan untuk liburan. Apalagi jalan-jalan. Pemerintah memiliki kebijakan meminimalisir kontak dengan orang banyak. Karena itu para pelajar diminta libur dan belajar mandiri di rumah. Buku-buku dan beberapa lembar kertas berserak di meja belajar Windi Fibriani. Di kamarnya, siang itu […]

  • Keliling Pakai Motor, Tentara Kampanyekan Gemar Membaca

    Keliling Pakai Motor, Tentara Kampanyekan Gemar Membaca

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

     PATI – Disela-sela kegiatan fisik, Satgas TMMD Reguler ke 101 Desa Godo memiliki kegiatan yang tak kalah pentingnya. Kegiatan itu adalah kampanye gemar membaca, dengan berkeliling menggunakan sepeda motor, kemarin perpustakaan keliling itu mampir di SD 2 Godo. Kehadiran perpustakaan keliling itu lantas disambut dengan suka cita para siswa-siswi SD 2 Godo. Mereka lantas menyerbu buku-buku […]

  • DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 252
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menyoroti nasib guru honorer di wilayah tersebut yang masih belum mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah. Menurutnya, kesejahteraan para guru honorer masih jauh dari ideal, dengan penghasilan yang hanya mencapai ratusan ribu rupiah per bulan. “Sudah sejak lama, guru honorer di sekolah hanya menerima penghasilan ratusan ribu rupiah […]

  • IDI Pati 2025-2028 Resmi Dilantik, PMI Dorong Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

    IDI Pati 2025-2028 Resmi Dilantik, PMI Dorong Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 341
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pati periode 2025-2028 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (5/7). Pelantikan ini dihadiri oleh para dokter anggota IDI serta perwakilan dari berbagai organisasi, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati. Ketua PMI Pati, Atik Sudewo, menyampaikan dukungannya kepada kepengurusan baru IDI. […]

  • Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.805
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan revitalisasi SD Negeri Sampok yang berada di Kecamatan Gunung Wungkal menjadi perhatian publik. Hal ini muncul setelah anggaran pembangunan sebesar lebih dari Rp 700 juta dinilai tidak sesuai dengan hasil pembangunan yang terwujud. Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengungkapkan bahwa tim melakukan sidak ke sekolah tersebut setelah menerima laporan terkait […]

  • Persipa Pati Libas Slawi United 4 – 0

    Persipa Pati Libas Slawi United 4 – 0

    • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Kapten tim Persipa Pati Tri Handoko dibayangi pemain Slawi United Akhirnya Persipa Pati memetik poin penuh. Setelah pada laga pertama hanya bermain seri 0 – 0. Kini Laskar Saridin makin percaya diri mengarungi Liga 3 dengan misi naik kasta.  PEKALONGAN – Persipa Pati menatap laga demi laga di Liga 3 Jawa Tengah dengan penuh optimistis. […]

expand_less