Breaking News
light_mode

Daftar Oleh-Oleh Khas Kudus yang Wajib Dibawa Pulang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
  • visibility 270
Sirup dan aneka olahan dari buah parijoto khas Kudus/alammu.official

Kudus adalah sebuah kota kecil di daerah Jawa Tengah yang cukup ramai. Sektor industri, dan bisnis berkembang pesat. Begitu juga dengan dunia pariwisata dan pendidikannya. 

Kudus sangat terkenal dengan industri rokok kretek yang telah melegenda. Selain itu Kudus juga terkenal dengan wisata religi yaitu malam Sunan Kudus dan Sunan Muria. Kudus juga menjadi salah satu kota yang menjadi jujugan untuk menuntut ilmu khususnya ilmu agama. Ada banyak pondok pesantren di kota ini. 

Karena itu jika anda berkunjung di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Kretek ini jangan lupa untuk pulang membawa oleh-oleh khas Kudus yang sangat terkenal. Berikut redaksi merangkum daftar Oleh-Oleh Khas Kudus yang wajib dibawa pulang untuk keluarga.

1. Jenang

Jenang adalah makanan yang terbuat dari campuran tepung ketan, santan dan gula merah. Sepintas mirip dodol di Garut Jawa Barat. Tapi jenang Kudus memiliki rasa yang khas. Jenang menjadi oleh-oleh Kudus yang paling ikonik. Industri jenang banyak dijalankan secara tradisional di rumahan. Meskipun ada pula yang sudah modern. Sentra jenang Kudus berada di daerah Kaliputu, sebelah utara pusat kota Kudus. 

Di Kudus banyak tersebar toko-toko oleh-oleh yang menjajakan jenang Kudus. Salah satu toko oleh-oleh yang paling lengkap adalah di Jenang Mubarok Jalan Sunan Muria. 

Jenang kudus


2. Madu Mongso

Jajanan ini yang memiliki rasa dominan manis serta asam ini sekilas mirip jenang cara pembuatannya. Bahan utama madu Mongso adalah tape ketan hitam yang dimasak dengan tambahan gula hingga membentuk adonan yang lengket seperti jenang. Madu Mongso biasanya dibungkus kecil-kecil sebesar jari kelingking dalam kerta warna-warni. 

Untuk mendapatkan jajanan madu mongso ini cukup mudah karena semua toko oleh-oleh selalu menyediakan jajanan ini. 

Madu mongso/@madumongsomakti99


3. Kopi Muria

Wilayah Kudus memiliki daerah pegunungan di sebelah Utara, yaitu Pegunungan Muria. Dimana banyak tanaman kopi yang dibudidayakan oleh warga setempat. Hasil kopi dari Gunung Muria cukup melimpah.

Kopi Muria saat ini semakin maju seiring dengan bertambahnya wawasan warga setempat dalam mengolah kopi untuk mendapatkan rasa yang terbaik. Kopi Muria baik jenis robusta, arabika, hingga liberika sudah banyak yang dikemas dengan baik untuk menjadi oleh-oleh. 

Kopi muria


4. Sirup Parijoto 

Selain kopi Gunung Muria banyak tumbuh tanaman parijoto. Tanaman yang buahnya memiliki warna merah muda ini banyak dibudidayakan di area hutan Muria. 

Parijoto banyak dijual di sekitar area wisata religi Sunan Muria di Desa Colo Kec. Dawe. Parijoto dijual dalam bentuk buah segar hingga olahan. Diantara yang paling banyak diolah adalah menjadi sirup. Kono parijoto memiliki khasiat yang dipercaya jika dikonsumsi wanita yang hamil kelak jika bayinya perempuan akan cantik dan jika laki-laki akan tampan. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Pati Sabet Juara Umum MTQ Pelajar Jateng 2018

    Kabupaten Pati Sabet Juara Umum MTQ Pelajar Jateng 2018

    • calendar_month Rab, 21 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Para peserta MTQ Pelajar Jawa Tengah asal Kabupaten Pati  PATI – Kafilah Kabupaten Pati berhasil meraih anugrah sebagai juara umum dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar tingkat Jawa Tengah. Kepastian itu didapat setelah kontingen Bumi Mina Tani ini mengumpulkan total 18 angka prestasi. Dengan begitu, kontingen Kabupaten Pati berhasil mempertahankan prestasi juara umum untuk […]

  • Rumah Datoek: Lebih dari 100 Porsi Sate Ayam Merah Terjual Setiap Hari

    Rumah Datoek: Lebih dari 100 Porsi Sate Ayam Merah Terjual Setiap Hari

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 379
    • 0Komentar

    PATI – Kepopuleran sate ayam merah khas Yogyakarta kini menjangkau Pati. Warga Pati memiliki pilihan baru untuk berbuka puasa berkat hadirnya Rumah Datoek, sebuah kedai yang menyajikan menu ini. Berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Akasia nomor 14, Pati Wetan, Kecamatan Pati, Rumah Datoek yang berkonsep pop up store ini selalu ramai dikunjungi selama […]

  • DPRD Pati Dorong Kemajuan Sektor UMKM Melalui Kecanggihan Teknologi Digital

    DPRD Pati Dorong Kemajuan Sektor UMKM Melalui Kecanggihan Teknologi Digital

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 525
    • 0Komentar

    PATI – Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat, khususnya kaum muda di Kabupaten Pati untuk berwirausaha, sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) semakin mendapat perhatian. Anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong kemajuan UMKM di wilayah tersebut. “Kami mendorong para pelaku UMKM di Kabupaten Pati untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi yang […]

  • Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 167
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, mengajak masyarakat untuk memeriahkan malam takbir di masjid dan musala masing-masing, tanpa perlu melakukan takbir keliling. “Kami mengimbau agar malam takbir dilaksanakan di masjid di lingkungan masing-masing. Tidak perlu berkeliling di jalanan karena dapat berpotensi menimbulkan situasi yang kurang kondusif,” ujar Sudewo dalam acara tarawih keliling dan silaturahmi di Pendopo […]

  • DPRD Pati Apresiasi Festival Literasi

    DPRD Pati Apresiasi Festival Literasi

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati menyelenggarakan festival literasi membaca dan menulis untuk mendorong minat baca dan tulis di kalangan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya membaca dan menulis. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, festival literasi sangat penting untuk […]

  • Komisi B DPRD Pati Minta Implementasi Kebijakan Pupuk Subsidi Sesuai Aturan Pusat

    Komisi B DPRD Pati Minta Implementasi Kebijakan Pupuk Subsidi Sesuai Aturan Pusat

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.378
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati terus bergerak cepat mencari solusi atas keluhan petani terkait akses pupuk subsidi. Salah satu langkah yang diambil adalah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Pertanian untuk menangani masalah ini dalam jangka pendek. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menekankan bahwa semua pihak terkait, termasuk Dinas Pertanian setempat, harus memberikan […]

expand_less