Breaking News
light_mode

Daftar Oleh-Oleh Khas Kudus yang Wajib Dibawa Pulang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
  • visibility 75
Sirup dan aneka olahan dari buah parijoto khas Kudus/alammu.official

Kudus adalah sebuah kota kecil di daerah Jawa Tengah yang cukup ramai. Sektor industri, dan bisnis berkembang pesat. Begitu juga dengan dunia pariwisata dan pendidikannya. 

Kudus sangat terkenal dengan industri rokok kretek yang telah melegenda. Selain itu Kudus juga terkenal dengan wisata religi yaitu malam Sunan Kudus dan Sunan Muria. Kudus juga menjadi salah satu kota yang menjadi jujugan untuk menuntut ilmu khususnya ilmu agama. Ada banyak pondok pesantren di kota ini. 

Karena itu jika anda berkunjung di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Kretek ini jangan lupa untuk pulang membawa oleh-oleh khas Kudus yang sangat terkenal. Berikut redaksi merangkum daftar Oleh-Oleh Khas Kudus yang wajib dibawa pulang untuk keluarga.

1. Jenang

Jenang adalah makanan yang terbuat dari campuran tepung ketan, santan dan gula merah. Sepintas mirip dodol di Garut Jawa Barat. Tapi jenang Kudus memiliki rasa yang khas. Jenang menjadi oleh-oleh Kudus yang paling ikonik. Industri jenang banyak dijalankan secara tradisional di rumahan. Meskipun ada pula yang sudah modern. Sentra jenang Kudus berada di daerah Kaliputu, sebelah utara pusat kota Kudus. 

Di Kudus banyak tersebar toko-toko oleh-oleh yang menjajakan jenang Kudus. Salah satu toko oleh-oleh yang paling lengkap adalah di Jenang Mubarok Jalan Sunan Muria. 

Jenang kudus


2. Madu Mongso

Jajanan ini yang memiliki rasa dominan manis serta asam ini sekilas mirip jenang cara pembuatannya. Bahan utama madu Mongso adalah tape ketan hitam yang dimasak dengan tambahan gula hingga membentuk adonan yang lengket seperti jenang. Madu Mongso biasanya dibungkus kecil-kecil sebesar jari kelingking dalam kerta warna-warni. 

Untuk mendapatkan jajanan madu mongso ini cukup mudah karena semua toko oleh-oleh selalu menyediakan jajanan ini. 

Madu mongso/@madumongsomakti99


3. Kopi Muria

Wilayah Kudus memiliki daerah pegunungan di sebelah Utara, yaitu Pegunungan Muria. Dimana banyak tanaman kopi yang dibudidayakan oleh warga setempat. Hasil kopi dari Gunung Muria cukup melimpah.

Kopi Muria saat ini semakin maju seiring dengan bertambahnya wawasan warga setempat dalam mengolah kopi untuk mendapatkan rasa yang terbaik. Kopi Muria baik jenis robusta, arabika, hingga liberika sudah banyak yang dikemas dengan baik untuk menjadi oleh-oleh. 

Kopi muria


4. Sirup Parijoto 

Selain kopi Gunung Muria banyak tumbuh tanaman parijoto. Tanaman yang buahnya memiliki warna merah muda ini banyak dibudidayakan di area hutan Muria. 

Parijoto banyak dijual di sekitar area wisata religi Sunan Muria di Desa Colo Kec. Dawe. Parijoto dijual dalam bentuk buah segar hingga olahan. Diantara yang paling banyak diolah adalah menjadi sirup. Kono parijoto memiliki khasiat yang dipercaya jika dikonsumsi wanita yang hamil kelak jika bayinya perempuan akan cantik dan jika laki-laki akan tampan. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Muntamah Ungkap Keunggulan Pendidikan Pesantren

    Anggota DPRD Pati Muntamah Ungkap Keunggulan Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menekankan pentingnya peran pondok pesantren dalam mencetak generasi muda berakhlak mulia dan berwawasan religius. Ia menilai kualitas pendidikan di pesantren tak kalah dengan pendidikan umum. “Pondok pesantren di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) kini telah berkembang pesat, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga di bidang IT, olahraga, […]

  • Jalan Rusak Parah Jakenan-Rembang, DPRD Pati Desak Perbaikan Segera

    Jalan Rusak Parah Jakenan-Rembang, DPRD Pati Desak Perbaikan Segera

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi jalan alternatif penghubung Kabupaten Pati dan Rembang di Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan yang rusak parah menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Anggota Komisi C DPRD Pati, Jaza Khoerul Sofyan, mengungkapkan banyaknya keluhan masyarakat terkait jalan tersebut yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. “Kerusakan yang sudah berlangsung lebih dari setahun ini disebabkan […]

  • Para pemain timnas Indonesia yang turun sejak awal menghadapi Jepang. (INSTAGRAM TIMNAS INDONESIA)

    Timnas Indonesia Dihajar Jepang 6 – 0, Pelajaran Berharga di Osaka

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 73
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Kekalahan telak 0‑6 dari Jepang dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Osaka pada Selasa, 10 Juni 2025, bisa terasa menyakitkan. Namun jika ditarik ke dalam perspektif yang tepat, hasil ini justru menawarkan banyak pembelajaran penting bagi Timnas Indonesia. Jarak Kualitas Tim Masih Terang Jepang tampil sangat dominan, mencatat 22 tembakan—setengahnya on target—sementara […]

  • Polresta Pati Kenalkan Polairud Sejak Dini Lewat Outing Class Siswa SD

    Polresta Pati Kenalkan Polairud Sejak Dini Lewat Outing Class Siswa SD

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 112
    • 0Komentar

    PATI – Mako Satpolairud Polresta Pati dipenuhi keceriaan pada Selasa (30/9/2025) saat menyambut 55 siswa SD Muhammadiyah Margomulyo, Kecamatan Tayu. Kedatangan rombongan sekolah dalam rangka kegiatan Outing Class ini menjadi momen edukasi yang menyenangkan bagi para siswa kelas 4 hingga kelas 6. Wakasat Polairud IPTU Tamyis membuka acara dengan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan sekolah memilih […]

  • Waspada! Cuaca Panas Ekstrem Picu Kebakaran di Pati, DPRD Minta Warga Lebih Proaktif

    Waspada! Cuaca Panas Ekstrem Picu Kebakaran di Pati, DPRD Minta Warga Lebih Proaktif

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PATI – Cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Pati dalam beberapa minggu terakhir telah meningkatkan risiko kebakaran, terutama di area lahan pertanian dan pemukiman padat penduduk. Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, kembali mengeluarkan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana ini. “Kenaikan suhu yang signifikan membuat risiko kebakaran semakin tinggi. […]

  • Fotografer Eksplorasi Jejak Jalur Rempah dalam Pameran Hari Jadi Pati ke-701

    Fotografer Eksplorasi Jejak Jalur Rempah dalam Pameran Hari Jadi Pati ke-701

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PATI – Sejumlah fotografer mencoba mengeksplorasi Jalur Rempah lewat pameran foto pada perayaan Hari Jadi Pati ke-701, pada hari Rabu (7/8/2024). Puluhan karya foto dipajang dengan indah di area Stadion Joyokusumo. Banyak pelajar dan warga berbondong-bondong menuju lokasi pameran untuk menikmati karya-karya fotografi dari para seniman foto di Pati. Karya-karya foto tersebut mayoritas menggambarkan kegiatan […]

expand_less