Breaking News
light_mode

Tiga SMP di Pati Ini Sabet Penghargaan Adiwiyata Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
  • visibility 72

PATI – Prestasi membanggakan datang lagi dari Bumi Mina Tani. Tiga sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Pati
berhasil menyabet penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional. Hal itu diungkapkan Kasi
Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup M. Ihsan, yang sekaligus menjadi
pembina sekolah adiwiyata di Kabupaten Pati.
Ketiga sekolah tersebut adalah SMPN
1 Wedarijaksa, SMPN 5 Pati, dan SMPN 1 Batangan. Selain ketiga sekolah menengah
pertama yang meraih predikat adiwiyata nasional, salah satu sekolah menengah
kejuruan di Kabupaten Pati juga menyabet penghargaan sebagai sekolah adiwiyata
mandiri. Yaitu SMK Tunas Harapan.
Seperti diketahui, tingkatan
penghargaan sebagai sekolah adiwiyata dimulai dari tingkatan, kabupaten,
provinsi, nasional, mandiri, dan internasional. Untuk adiwiyata mandiri SMK
Tunas Harapan menjadi sekolah kedua di Kabupaten Pati.
Keberhasilan beberapa sekolah
tersebut dalam menyabet penghargaan sekolah dengan kepedulian terhadap
lingkungan, karena memiliki beberapa keunggulan. ”Masing-masing sekolah
tersebut memiliki keunngulan dalam kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar,”
kata Ihsan.
Keunggulan itu seperti di SMP N 5
Pati, tim verifikator kepincut dengan komitmen pihak sekolah yang membuat
lingkungan sekolahnya tetap hijau dan asri meskipun lahannya terbatas serta
dengan pemanfaatan barang daur ulang yang baik, di SMPN 1 Wedarijaksa, konsep
pengelolaan kantin sehat yang menjadi nilai lebih sehingga tim penilai memilih
SMPN 1 Wedarijaksa.
Sementara di SMPN 1 Batangan,
keunggulannya terletak pada komitmen sekolah yang mampu mempertahankan
penghijauan. Meskipun kondisi air di daerah yang berbatasan dengan Kabupaten
Rembang itu sangat sulit masalah air.
Sofia Bardina, kepala SMPN 5 Pati
yang menjadi salah satu sekolah menengah pertama penyabet penghargaan adiwiyata
nasional ini mengaku senang dan hal itu menjadi sebuah kebanggan.
Penghargaan ini sekaligus menjawab
keraguan banyak orang. Dimana banyak yang menganggap SMPN 5 Pati ini akan sulit
menjadi sekolah adiwiyata karena lahannya sudah sempit dan terbatas.
”Namun dengan segala daya kreativitas
dari semua pihak di sekolah, tantangan itu akhirnya mampu kami jawab dengan
penghargaan sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional ini,” papar Sofia.
Lebih lanjut, Sofia berharap kepada
semua warga sekolah, mampu terus menjaga lingkungan, dan bisa meningkat lagi
dari adiwiyata nasional menuju adiwiyata mandiri. (yan)
  

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taj Yasin : Teruskan Baca Alquran, Doakan Para Pemimpin Biar Adil

    Taj Yasin : Teruskan Baca Alquran, Doakan Para Pemimpin Biar Adil

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Lantunan ayat suci Alquran menggema sejak pagi di Masjid Agung Baitunnur Pati Selasa (30/4/2019). Masjid agung sedang punya gawe menyambut kedatangan Ramadan. Bekerjasama dengan  Jam’iyyah Mudarasatil Qur’an Lil Hafizhat (JMQH), maupun majlis ta’lim se Kabupaten Pati, kegiatan khatmil quran digelar. Selain jamaah, para pejabat juga hadir. Termasuk Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang […]

  • DPRD Pati Kawal Rapat RPJMD 2025-2029, Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

    DPRD Pati Kawal Rapat RPJMD 2025-2029, Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pati menyatakan komitmennya untuk mengawal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati Tahun 2025-2029. Anggota DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudi Rustanto, menekankan pentingnya kerjasama harmonis antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan RPJMD yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Fraksi […]

  • Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    Kesenian Tradisional Kudus, Ngintun Sego Kepel, Raih Pujian di TMII

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 62
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kesenian tradisional Ngintun Sego Kepel dari Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, berhasil memukau pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (4/5/2025). Pertunjukan yang memikat ini merupakan bagian dari Pentas Duta Seni Kabupaten se-kabupaten/kota Jawa Tengah 2025 di Anjungan Jawa Tengah TMII. Sanggar Seni Ciptoning Asri dari Desa Dersalam, Kecamatan Bae, […]

  • Kepincut Menulis Buku karena Gus Zainul Milal Bizawie

    Kepincut Menulis Buku karena Gus Zainul Milal Bizawie

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

      Zainal Abidin Sueb Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk produktif, salah satunya dengan menulis buku. Sabtu (26/6/2021) lalu ia telah meluncurkan sebuah buku dengan judul “Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya”.  Pemuda kelahiran Pati, 24 Mei 1998, asal Desa […]

  • Wahyu Indriyanto Tanggapi Santai Black Campaign di Debat Publik

    Wahyu Indriyanto Tanggapi Santai Black Campaign di Debat Publik

    • calendar_month Ming, 3 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PATI – Debat publik pertama pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pati yang diikuti oleh tiga pasangan calon (Paslon) sukses digelar pada 30 Oktober 2024 di Gedung DPRD Kabupaten Pati. Namun, debat yang disiarkan secara langsung di televisi swasta nasional dan YouTube tersebut dinodai oleh komentar-komentar negatif dan mengarah ke black campaign. Sejumlah akun tak dikenal […]

  • DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran untuk RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    DPRD Pati Sampaikan Pokok Pikiran untuk RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 97
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyampaikan pokok-pokok pikirannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, menjelaskan bahwa pokok-pokok pikiran tersebut merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat dari berbagai elemen. “DPRD Kabupaten Pati […]

expand_less