DPRD Pati: Bantuan Sarana Produksi Tebu Harus Dibarengi Pendampingan
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month Sel, 29 Sep 2026
- visibility 102.542

Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi
PATI – Wakil Ketua DPRD Pati Hardi mendorong agar pendampingan terhadap petani tebu dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menunjang upaya peningkatan produktivitas tebu sekaligus mendukung program swasembada gula nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Hardi, dukungan terhadap petani tidak cukup hanya melalui penyediaan sarana produksi, termasuk program bongkar ratoon. Petani juga perlu mendapatkan pendampingan teknis agar mampu menerapkan metode budidaya yang sesuai sejak tahap awal pengolahan lahan hingga tanaman memasuki masa pemeliharaan.
Ia mengatakan pendampingan secara langsung di lapangan dapat membantu petani menghadapi berbagai persoalan selama proses budidaya. Dengan demikian, bantuan yang diberikan pemerintah diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih maksimal.
Hardi meminta organisasi perangkat daerah maupun instansi teknis terkait untuk aktif mendampingi petani selama pelaksanaan program bongkar ratoon. Pendampingan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memberikan solusi apabila petani menemukan kendala dalam pengelolaan tanaman.
“Petani tidak hanya membutuhkan bantuan fisik, tetapi juga pendampingan. Dengan bimbingan yang berkelanjutan, mereka akan lebih siap mengelola tanaman tebu secara baik dan hasilnya tentu lebih optimal,” katanya.
Lebih lanjut, Hardi menyebut keberhasilan peremajaan tanaman tebu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, penyuluh pertanian, serta petani perlu membangun koordinasi agar program bongkar ratoon dapat berjalan sesuai tujuan.
Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada proses peremajaan tanaman, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan produksi gula di Kabupaten Pati.
Diketahui, pemerintah melalui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terus mendorong peningkatan produktivitas tebu nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan gula dalam negeri. Pemerintah optimistis peningkatan produksi dapat menekan ketergantungan Indonesia terhadap gula impor.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

