Breaking News
light_mode

Pesta Rakyat Menyambut Desa Wisata Tluwuk Wedariijaksa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 29 Mar 2022
  • visibility 727
Tarian menyambut tim penilai calon desa wisata di balaidesa Tluwuk Wedarijaksa Pati

Masyarakat Desa Tluwuk kompak untuk menjadikan desanya menjadi desa wisata. Desa ini mengandalkan hutan mangrove di pantai ujung Tluwuk sebagai destinasi utama.

PATI – Kemeriahan ala pesta tersaji di balaidesa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa, Senin (28/3/2022). Terik matahari tak menghalangi orang-orang memadati balaidesa. Mereka ingin menyaksikan proses penilaian calon desa wisata tahun 2022 dari tim pemerintah daerah Kabupaten Pati yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata.

Penampilan musik angklung dan tongtek membuka kemeriahaan proses penilaian desa wisata. Dilanjutkan dengan acara sambutan dan pemaparan potensi wisata oleh Kepala Desa Tluwuk Rumini. Setelah selesai pemaparan, tim penilai menuju destinasi wisata yang ada di desa pesisir tersebut. Tim penilai diboncengkan dengan motor bronjong (keranjang) untuk pengangkut garam dari tambak.

Sungai yang membelah hutan mangrove di pantai ujung Tluwuk


Yang pertama tim penilai menuju lokasi pesarehan (makam) Mbah Potro Bongso yang dipercaya sebagai penyebar Islam di daerah sekitar sekaligus cikal bakal desa. Selanjutnya rombongan menuju dermaga sungai untuk menaiki perahu wisata yang akan mengantar pengunjung menuju hutan mangrove di pantai ujung Tluwuk.

Penggunaan perahu wisata ini menjadi keunikan yang ditawarkan Desa Tluwuk. Jarak dari dermaga sampai di ujung pantai sekitar 3 kilometer. Air sungainya tenang, di kanan kiri merupakan lahan tambak warga yang amat luas. Di sisi kiri sungaii terlihat pemandangan Pegunungan Muria yang gagah terlihat jelas.

Hutan mangrovenya sendiri seluas 15 hektare dengan ketinggian pohonnya mencapai 8-10 meter. Sangat cocok untuk bersantai bersama keluarga, dengan suasana yang tenang dan suguhan pemandangan mangrove yang subur dan hijau.

Pemandangan Gunung Muria dengan hamparan tambak warga


Sebelum kembali ke balaidesa, rombongan tim penilai dihibur orkes musik dangdut dengan 3 orang biduan. Suasana di dermaga tambah meriah. Terlihat lalu-lalang perahu wisata mengantarkan pengunjung yang ingin melihat hutang mangrove dengan menaiki perahu wisata.

Potensi wisata di Desa Tluwuk didukung potensi-potensi lain seperti kerajinan, kuliner, dan oleh-oleh. “Kami punya makanan khas yang patut dicoba seperti masakan tradisional Tohai (fermentasi rebon/bahan terasi), ada ikan bandeng bakar lempung, petis gaplek, dan juga jus kawis. Selain itu di desa ini juga ada kerajinan miniatur truk oleng, once, dan juga bonsai,” kata Kepala Desa Tluwuk Rumini. 

Meriah sekalii penyambutan warga dengan kedatangan tim penilai calon desa wisata


“Akses jalan juga bagus, sangat mendukung. Jalan desa mulus, jalan menuju tambak area pantai juga sudah mendukung, sungai cukup lebar unutk lalu lintas perahu wisata,” imbuhnya.

Karena itu Rumini sangat optimistis desanya bisa terpililih dan layak sebagai desa wisata. Tentu desa wisata yang telah dirintis ini bakal terus dibangun dan dikembangkan lebih lanjut lagi. Apalagi melihat antusiasme masyarakat sekitar yang begitu mendukung pemerintah desa untuk mengembangkan desanya menjadi desa wisata. (yan)

   

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Mus

    Pelaku Usaha Perikanan Menjerit Gus Mus Minta Gelar Sarasehan

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

          REMBANG – Pelaku usaha perikanan di Indonesia mengalami masa-masa sulit. Banyak regulasi dari pemerintah yang dinilai mempersempit ruang gerak nelayan yang akhirnya membuat nelayan menjerit dan kesusahan.   Kondisi tersebut dilaporkan langsung oleh Amal Al Ghozali, salah seorang praktisi pertanian dan perikanan di Juwana Pati, kepada KH Mustofa Bisri (Gus Mus).    […]

  • DPRD Pati Dorong Sosialisasi TB dan HIV Lebih Intensif

    DPRD Pati Dorong Sosialisasi TB dan HIV Lebih Intensif

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.973
    • 0Komentar

    PATI – Tuberculosis (TB) dan HIV/AIDS menjadi dua permasalahan kesehatan yang mendapatkan perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Untuk menekan angka kejadian kedua penyakit tersebut, diperlukan langkah-langkah strategis, terutama melalui upaya pencegahan yang dilakukan sejak dini. “Komisi D DPRD Pati mendorong Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi secara teratur, baik melalui platform […]

  • Sejarah Lengkap Tradisi Jembul Tulakan Jepara Bagian 1

    Sejarah Lengkap Tradisi Jembul Tulakan Jepara Bagian 1

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 24.768
    • 0Komentar

    JEPARA – Bagi masyarakat Jepara khususnya di wilayah utara pasti tidak asing dengan tradisi Jembul Tulakan. Jembul Tulakan merupakan sebuah tradisi budaya khas yang ada di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara. Jembul Tulakan adalah arak-arakan Jembul di desa Tulakan. Jembul Tulakan merupakan tradisi dalam acara sedekah bumi yang di selengggarakan oleh pemerintah desa Tulakan. […]

  • Pati Bergelora, Ribuan Massa Dukung Ganjar-Mahfud di Kampanye Akbar

    Pati Bergelora, Ribuan Massa Dukung Ganjar-Mahfud di Kampanye Akbar

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    PATI – Kampanye akbar untuk pasangan capres-cawapres 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, yang digelar di Lapangan Kayen, Pati. Kampanye yang diadakan pada siang kemarin (29/01/2024) berhasil menarik ribuan massa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati. Lapangan Kayen dipenuhi oleh atribut berwarna merah, bendera, dan poster yang dibawa oleh para peserta kampanye. Peserta kampanye juga […]

  • Rancangan RPJMD Pati 2025-2029 Disepakati Bersama, Fokus pada Sektor Strategis

    Rancangan RPJMD Pati 2025-2029 Disepakati Bersama, Fokus pada Sektor Strategis

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.079
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat telah mencapai kesepakatan terkait rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025 hingga 2029. Dokumen ini akan menjadi pijakan serta arah utama pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Beberapa sektor yang dianggap strategis menjadi prioritas dalam rancangan awal tersebut, di […]

  • Eks Napiter JI, Bebas Bersyarat Usai Ikuti Pembinaan Lapas Pati

    Eks Napiter JI, Bebas Bersyarat Usai Ikuti Pembinaan Lapas Pati

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 299
    • 0Komentar

    PATI – Seorang narapidana terorisme (Napiter) berinisial Zia di Lapas Kelas IIB Pati mendapatkan pembebasan bersyarat. Ia dinyatakan bebas setelah menunjukkan perilaku baik dan aktif mengikuti seluruh program pembinaan yang diselenggarakan lapas. Zia sebelumnya terbukti terlibat dalam jaringan Jamaah Islamiyah (JI), namun kini telah berkomitmen untuk berubah dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Kepala Lapas […]

expand_less